17 Asuransi dan Dapen Masuk Radar Pengawasan Khusus OJK, Ada Apa?

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang 17 Asuransi dan Dapen Masuk Radar Pengawasan Khusus OJK, Ada Apa? yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Adapun total aset dana pensiun per September 2026 tumbuh 2,53% secara ytd.

Pada perusahaan penjaminan, pada September 2026 nilai aset terkontraksi sebesar 2,03% yoy atau 0,53% ytd menjadi Rp47,26 triliun.

(asr/asr) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20261007083509-19-773951/video-total-aset-industri-perasuransian-di-agustus-capai-rp-1200-t”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/773951?comscore=off”,”time”:219,”title”:”Video: Total Aset Industri Perasuransian di Agustus Capai Rp 1.200 T”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/07/total-aset-industri-perasuransian-di-agustus-capai-rp-1200-t-naik-26-yoy-1791337215913_169.png”}]’); Next Article Asuransi-Dapen Resmi Masuk Pembiayaan Hijau, OJK Kasih Insentif!

Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 782893, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20261106103313-17-782893/17-asuransi-dapen-masuk-radar-pengawasan-khusus-ojk-ada-apa’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Mentari Puspadini,  CNBC Indonesia 06 November 2026 11:15 Foto: Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun Merangkap Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Ogi Prastomiyono saat konferensi pers Asesmen Sektor Jasa Keuangan dan Kebijakan OJK hasil RDKB April 2025.

Untuk asuransi non komersial yang terdiri dari BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan serta program asuransi ASN, TNI, dan POLRI terkait program jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian, total aset tercatat sebesar Rp216,06 triliun atau terkontraksi sebesar 2,9% yoy, melanjutkan koreksi Agustus 2026 sebesar 1,85% yoy.

Di sisi industri dana pensiun, total aset dana pensiun per September 2026 tumbuh sebesar 6,11% yoy melalui nilai mencapai Rp1.721,91 triliun.

Sementara, sebanyak 166 perusahaan dari 200 perusahaan penunjang (85,45%) yang telah memenuhi minimal modal yang disyaratkan otoritas.

Ogi turut memaparkan perkembangan industri Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun terkini.

17 Asuransi & Dapen Masuk Radar Pengawasan Khusus OJK, Ada Apa?

(Tangkapan Layar Youtube/Otoritas Jasa Keuangan) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);

Jakarta, CNBC Indonesia – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan jumlah perusahaan asuransi dan reasuransi serta dana pensiun yang berada di bawah pengawasan khusus.

Kepala Eksekutif Pengawas PPDP OJK Ogi Prastomiyono mengatakan pihaknya terus melakukan berbagai upaya untuk mendorong penyelesaian permasalahan pada lembaga jasa keuangan melalui pengawasan khusus.

“Sampai melalui 26 Oktober 2026 dilakukan terhadap 9 perusahaan asuransi dan reasuransi serta 8 dana pensiun,” ujarnya dalam konferensi pers virtual, Kamis (5/11/2026).

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Ekonomi Global Suram, Ini Ramalan Terbaru Sektor Jasa Keuangan RI

Ogi melanjutkan pengawasan OJK senantiasa dilakukan dengan memperhatikan ketentuan peraturan perundangan yang berlaku dan kepentingan pemegang polis atau peserta.

Dalam kesempatan yang sama, Ogi juga menyebutkan berdasarkan laporan bulanan per September 2026 terdapat 121 perusahaan asuransi dan reasuransi dari 151 perusahaan (83,45%) telah memenuhi jumlah minimum ekuitas yang disyaratkan pada 2026.

Untuk perusahaan penjaminan, sebanyak 24 perusahaan (79,17%) telah memenuhi minimum ekuitas yang dipersyaratkan pada 2026.

Aset industri asuransi per September 2026 mencapai Rp1.192,84 triliun atau naik 0,98% yoy dari posisi yang sama di tahun sebelumnya, dan terkontraksi 0,71% ytd dari akhir tahun sebelumnya.

“Perubahan tersebut antara lain dipengaruhi oleh dinamika aset investasi, khususnya pada instrumen saham,” jelas Ogi.

Baca: OJK Ungkap 191 Kasus Kejahatan Keuangan, Kasus Perbankan Mendominasi

Dari sisi asuransi komersial, total aset mencapai Rp976,78 triliun atau naik 1,90% yoy.

Analisis mendalam tentang 17 Asuransi dan Dapen Masuk Radar Pengawasan Khusus OJK, Ada Apa? akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *