Bos BI Soal Rupiah Berisiko Rp20.000/US$: Kami Jaga Stabilitas!

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Bos BI Soal Rupiah Berisiko Rp20.000/US$: Kami Jaga Stabilitas! yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Namun, pergerakan mata uang Garuda tidak hanya ditentukan oleh kondisi domestik, melainkan juga dipengaruhi berbagai faktor eksternal yang berada di luar kendali bank sentral.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Baca: Bos BI: Kita Tak Pernah Terbayang Harga Minyak Balik ke US$80/Barel

Menurutnya, jika melihat fundamental ekonomi Indonesia, kondisi dalam negeri relatif baik dibandingkan negara-negara lain yang menjadi pembanding atau peer group.

“Di Bank Indonesia kan tugas kami menjaga stabilitas rupiah.

Tapi kalau kita lihat dari fundamental ekonomi kita, sebenarnya kita dalam kondisi yang relatif oke dibandingkan melalui peer group kita,” ujar Destry kepada awak media, Jumat (30/10/2026).

Destry menjelaskan, pergerakan rupiah saat ini juga merupakan bagian dari fluktuasi yang terjadi di pasar.

Dia menegaskan, keputusan kebijakan moneter akan bergantung pada perkembangan data ekonomi atau data dependent.

“Nanti kita lihat perkembangannya seperti apa,” ujarnya.

Destry menjelaskan, BI memiliki beragam instrumen kebijakan untuk merespons dinamika ekonomi dan pasar keuangan.

Jadi bukan hanya suku bunga yang jadi kebijakan kita,” papar Destry.

(haa/haa) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20261009125645-19-774724/video-respons-cepat-bi-jaga-rupiah-pastikan-volatilitas-terjaga”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/774724?comscore=off”,”time”:380,”title”:”Video: Respons Cepat BI Jaga Rupiah & Pastikan Volatilitas Terjaga”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/09/respons-cepat-bi-jaga-rupiah-gubernur-destry-pastikan-volatilitas-terjaga-1791526049301_169.png”}]’); Next Article The Fed Diramal Naikkan Bunga Desember Ini, BI Gimana?

Bos BI Soal Rupiah Berisiko Rp20.000/US$: Kami Jaga Stabilitas!

Ketika muncul perkembangan bahwa The Federal Reserve (The Fed) tidak menaikkan suku bunga, pasar merespons positif dan penguatan terjadi di tingkat global.

Baca: Destry Ungkap Curhatan Bos Bank Asing, Sesalkan Keputusan MSCI

“Kalau kita lihat hari ini juga penguatan terjadi di global.

Menurutnya, stabilitas menjadi prioritas agar iklim ekonomi tetap kondusif dan sektor riil dapat tumbuh serta menciptakan lapangan pekerjaan.

“Fokus di kita itu adalah memang menjaga stabilitas.

Dengan demikian, suku bunga bukan satu-satunya instrumen yang dapat digunakan bank sentral.

Instrumen tersebut antara lain insentif untuk menekan biaya lindung nilai atau hedging, kebijakan makroprudensial, hingga Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).

“Karena kita punya kebijakan kan banyak ya instrumennya.

Jadi banyak faktor yang di luar kontrol dari kita,” jelasnya.

Meski demikian, Destry memastikan BI memiliki komitmen untuk terus menjaga stabilitas rupiah.

Jadi stabilitas itu adalah pertama yang harus kita jaga, supaya tercipta iklim ekonomi yang kondusif untuk nantinya ekonomi di sektor riil bisa tumbuh dan bisa membuka lapangan pekerjaan,” tegasnya.

Di tengah tekanan terhadap rupiah, Destry belum memberikan sinyal bahwa BI akan menaikkan suku bunga acuan.

Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 780782, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20261030062748-17-780782/bos-bi-soal-rupiah-berisiko-rp20000-us–kami-jaga-stabilitas’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Robertus Andrianto,  CNBC Indonesia 30 October 2026 06:55 Foto: Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti saat menyampaikan Hasil Rapat Dewan Gubernur Bulanan Bulan Oktober 2026 Cakupan Triwulanan dan Tahunan di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Untuk yang moneter kita punya kebijakan makroprudensial.

(CNBC Indonesia/Tri Susilo) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);

Jakarta, CNBC Indonesia – Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti buka suara merespons kekhawatiran nilai tukar rupiah yang disebut-sebut berpotensi menembus level Rp20.000 per dolar Amerika Serikat (AS).

Sebelumnya, Utusan Khusus Presiden Hashim Bidang Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo mengingatkan rupiah bisa melemah hingga ke kisaran Rp 20.000 – Rp 21.000 per dolar AS jika aliran modal asing terus keluar akibat polemik pasar modal di Indonesia.

Destry pun menegaskan, tugas utama BI adalah menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

Oh Amerika enggak naikkan suku bunga, dampaknya ternyata langsung positif.

Jadi kalau kita lihat pergerakan rupiah kan memang sangat banyak faktor yang mempengaruhi.

Sebab, nilai tukar dipengaruhi oleh dinamika permintaan dan penawaran (supply and demand), serta persepsi pelaku pasar.

Dia mencontohkan, perkembangan kebijakan suku bunga di Amerika Serikat dapat langsung memengaruhi pergerakan mata uang di pasar global.

Analisis mendalam tentang Bos BI Soal Rupiah Berisiko Rp20.000/US$: Kami Jaga Stabilitas! akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *