Bursa Asia Kompak Menguat, Investor Menanti Keputusan The Fed

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Bursa Asia Kompak Menguat, Investor Menanti Keputusan The Fed yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Indeks Kospi Korea Selatan melonjak lebih dari 2% saat pembukaan perdagangan, sedangkan indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq naik 1,8%.

Baca: IHSG Ditutup Turun 1,9%, Simak 5 Saham Pilihan Hari Ini

Sementara itu, indeks acuan Australia S&P/ASX 200 menguat 0,8%.

Saham Broadcom naik 4%, Advanced Micro Devices (AMD) melonjak 5,5%, sedangkan Micron Technology menguat 2,8%.

Kenaikan saham-saham tersebut mendorong indeks Nasdaq Composite naik 1,2% pada perdagangan Selasa (27/10/2026).

Namun, Kepala Strategi Ekuitas AS Morgan Stanley Mike Wilson menilai pemulihan saham teknologi belakangan ini mengindikasikan bahwa fase koreksi pasar mungkin mendekati akhir.

“Sebagian besar koreksi sudah berakhir,” ujar Wilson dalam wawancara melalui CNBC pada Selasa.

Ia menilai pasar telah melewati fase koreksi selama empat hingga lima bulan dan mampu menyerap tekanan tersebut secara relatif efisien.

(asr/asr) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20261026103206-19-779389/video-nasib-ihsg-rupiah-jika-suku-bunga-the-fed-ditahan-vs-naik”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/779389?comscore=off”,”time”:578,”title”:”Video: Nasib IHSG & Rupiah Jika Suku Bunga The Fed Ditahan Vs Naik”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/26/ramal-nasib-ihsg-rupiah-jika-suku-bunga-the-fed-ditahan-vs-naik-1792985950330_169.png”}]’); Next Article Bursa Asia Bergerak Variatif, Investor Cermati Data Ekonomi AS

Dua perusahaan anggota kelompok Magnificent Seven, Alphabet dan Microsoft, dijadwalkan mengawali rangkaian laporan keuangan perusahaan teknologi besar tersebut.

Saham teknologi, khususnya perusahaan yang terkait melalui pembangunan infrastruktur kecerdasan buatan (AI), sebelumnya mengalami tekanan dalam beberapa pekan terakhir akibat kekhawatiran mengenai pembiayaan pengembangan teknologi tersebut.

Penguatan bursa Asia terjadi setelah indeks-indeks utama Wall Street ditutup di zona hijau pada perdagangan Selasa (27/10/2026).

Di Amerika Serikat, saham-saham semikonduktor kembali menguat setelah Broadcom mengumumkan bahwa sejumlah bank akan menyediakan pembiayaan US$63 miliar untuk membeli chip dan solusi jaringan perusahaan tersebut yang akan disewakan kepada Anthropic, perusahaan di balik kecerdasan buatan Claude.

Meski demikian, sebagian pelaku pasar memperkirakan Ketua The Fed Kevin Warsh dapat memberikan sinyal bahwa kenaikan suku bunga lanjutan masih terbuka dalam pertemuan mendatang, melalui keputusan dijadwalkan diumumkan pada pukul 14.00 waktu setempat.

Selain keputusan The Fed, investor juga menantikan laporan keuangan perusahaan teknologi besar yang akan dirilis setelah penutupan perdagangan Wall Street pada Rabu.

The Fed secara luas diperkirakan mempertahankan suku bunga acuan pada kisaran 3,75%-4%, setelah menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan September.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Harga Emas Terbang 1%, Tapi Awan Gelap Masih Menghadang

Berdasarkan CME FedWatch, probabilitas The Fed mempertahankan suku bunga saat ini mencapai sekitar 92%.

Selain saham teknologi, pasar saham AS juga mendapat dukungan dari penurunan harga minyak setelah muncul kabar bahwa Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei bertemu melalui pejabat keamanan senior Mohsen Rezaei untuk membahas persyaratan mengakhiri perang dengan AS.

Pada perdagangan Rabu ini, perhatian investor akan tertuju pada keputusan kebijakan moneter The Fed setelah bank sentral tersebut menyelesaikan rapat selama dua hari.

Bursa Asia Kompak Menguat, Investor Menanti Keputusan The Fed Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 780060, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20261028085458-17-780060/bursa-asia-kompak-menguat-investor-menanti-keputusan-the-fed’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Mentari Puspadini,  CNBC Indonesia 28 October 2026 08:59 Foto: REUTERS/Ann Wang //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);

Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa saham Asia-Pasifik dibuka menguat pada perdagangan Rabu (28/10/2026), mengikuti penguatan Wall Street di tengah reli saham teknologi dan penurunan harga minyak.

Melansir CNBC, investor kini mencermati keputusan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve (The Fed), yang akan diumumkan pada Rabu waktu setempat.

Di Jepang, indeks Nikkei 225 naik lebih dari 0,7%, sementara Topix menguat 0,3%.

Analisis mendalam tentang Bursa Asia Kompak Menguat, Investor Menanti Keputusan The Fed akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *