Hadapi MSCI, OJK Siapkan 3 Jurus Ini

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Hadapi MSCI, OJK Siapkan 3 Jurus Ini yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Jadi, jumlah total untuk kasus yang kami sampaikan, termasuk 3 kasus besar yang disampaikan Jumat 16 Oktober lalu, kami jatuhkan denda Rp283,8 miliar kepada 805 pihak,” sebutnya.

Hasan juga menegaskan reformasi akan terus berjalan mencakup seluruh area integritas perdagangan dan kualitas tata kelola, engagement hubungan yang lebih intensif, baik indeks provider investor, terutama institusi global, institusi domestik, investor ritel, serta pelaku pasar lainnya.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); (rob/rob) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20261019125602-19-777449/video-bren-siapkan-buyback-saham-rp1-triliun”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/777449?comscore=off”,”time”:86,”title”:”Video: BREN Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/19/bren-siapkan-buyback-saham-rp1-triliun-1792393863250_169.png”}]’); Next Article Emiten Para Konglomerat Kompak Buyback Sahamnya yang Lagi Murah

Hadapi MSCI, OJK Siapkan 3 Jurus Ini Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 779355, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20261026094013-17-779355/hadapi-msci-ojk-siapkan-3-jurus-ini’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Zefanya Aprilia,  CNBC Indonesia 26 October 2026 09:44 Foto: Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi saat menyampaikan Konferensi Pers Asesmen Sektor Jasa Keuangan dan Kebijakan OJK Hasil RDKB September 2026.

Sepanjang 2026 OJK telah mengenakan sanksi administratif berdasarkan kasus, berupa denda senilai Rp2,3 triliun kepada 166 pihak disertai 28 sanksi peringatan tertulis, 8 pembekuan, 6 pencabutan izin, 8 STTD, 13 larangan, dan 6 perintah tertulis.

“Dalam peraturan tersebut dinyatakan emiten nantinya wajib free float sesuai ketentuan dan jangka waktu yang berlaku,” kata Hasan.

Kedua, OJK mendorong BEI untuk menyempurnakan metodologi terkait high shareholding concentration (HSC), antara lain penguatan transparansi dan juga penguatan tata kelola melalui melibatkan pihak independen di luar self-regulatory organization (SRO) dalam komite kerja.

(Tangkapan Layar Youtube/Otoritas Jasa Keuangan) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);

Jakarta, CNBC Indonesia – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan sejumlah langkah sebagai tindak lanjut usai MSCI membuka peluang untuk menurunkan klasemen Bursa Efek Indonesia (BEI) dari emerging market ke standalone.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi mengatakan selain menegaskan komitmen reformasi pasar modal, pihak otoritas juga memastikan sejumlah langkah sebagai respons lanjutan.

“Pertama, memperpanjang buyback tanpa RUPS hingga Juni 2027.

Hal ini bertujuan untuk ikut mendukung mekanisme tata kelola HSC dan memastikan kredibilitas.

Ketiga, otoritas juga mendorong BEI dalam penguatan metodologi pengawasan perdagangan, termasuk identifikasi pola transaksi tidak wajar, perdagangan terkoordinasi, dan mekanisme tindak lanjut pengawasan.

“Komitmen ini tentu bukan sekedar wacana.

29 Tahun 2023, khususnya pasal 29, 6, dan 12 melalui memperhatikan prinsip kehati-hatian, kemampuan keuangan perusahaan, serta kewajiban keterbukaan informasi.

Hasan juga menegaskan pelaksanaan buyback tanpa persetujuan RUPS tersebut tidak boleh mengabaikan ketentuan minimum free float.

Sementara, untuk memberikan fleksibilitas, pelaksanaannya mengacu pada POJK No.

Ini tentu merespons permintaan kepastian waktu buyback tanpa persetujuan RUPS dari para emiten yang nampaknya sudah menilai untuk melakukan buyback,” ujarnya Senin (26/10/2026).

Baca: IHSG Perlahan Pulih, OJK: Bukan Berarti Semua Tekanan Berakhir

Menurut Hasan, dalam pelaksanaan buyback saham harus sesuai melalui kerangka POJK No.

Analisis mendalam tentang Hadapi MSCI, OJK Siapkan 3 Jurus Ini akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *