Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Awal Perdagangan, IHSG Menguat Terbatas 0,06% yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Sejumlah agenda penting, mulai dari keputusan bank sentral yang akan menggerakkan pasar saham, obligasi, valuta asing, dan komoditas.
Pada pekan ini, tujuh bank sentral dijadwalkan mengumumkan keputusan kebijakan moneter, yakni State Bank of Pakistan pada 26 Oktober; Federal Reserve AS, Bank of Canada, Reserve Bank of New Zealand, dan Bank of Thailand pada 28 Oktober; European Central Bank (ECB) pada 29 Oktober; serta Bank of Japan (BOJ) pada 30 Oktober.
Investor juga akan mencermati data pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS) dan zona euro, serta inflasi PCE AS yang menjadi salah satu acuan utama The Fed dalam menentukan arah kebijakan moneter.
Berikut sederet agenda ekonomi yang perlu dicermati pasar pekan ini.
1.
π Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Pertumbuhan Ekonomi Zona Euro Kuartal III-2026
Estimasi awal PDB zona euro dirilis Jumat (30/10) pukul 17.00 WIB.
Ekonomi diperkirakan tumbuh 0,2% secara kuartalan, melambat dari 0,6% pada kuartal sebelumnya.
Secara tahunan, pertumbuhan diproyeksikan mencapai 1,1%, turun dari 1,2%.
Laba Industri China September 2026
China merilis data laba industri Januari-September pada Selasa (27/10) pukul 08.30 WIB.
Awal Perdagangan, IHSG Menguat Terbatas 0,06% Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 779343, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20261026085546-17-779343/awal-perdagangan-ihsg-menguat-terbatas-006’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Romys Binekasri, CNBC Indonesia 26 October 2026 09:03 Foto: Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (19/10/2026).Β (CNBC Indonesia/Faisal Rahman) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);
Jakarta, CNBCΒ Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan awal pekan ini Senin (26/10/2026) di zona hijau.
IHSG sempat menyentuh level tertinggi di 5.449,35, sementara level terendah berada di 5.438,75.
Dari sisi aktivitas perdagangan, volume transaksi di awal sesi mencapai 5,23 juta lot melalui nilai transaksi sekitar Rp244,76 miliar.Β
Baca: IHSG Sukses Menghijau Akhir Pekan, Simak 5 Saham Pilihan Hari Ini
Pasar keuangan global dan Indonesia akan menghadapi pekan padat pada minggu ini.
Perkembangan perang masih menjadi penggerak utama pasar pekan ini.
Pertumbuhan Ekonomi AS Kuartal III-2026
Estimasi awal PDB AS kuartal III dirilis Kamis (29/10) pukul 19.30 WIB.
Ekonomi AS diperkirakan tumbuh 3,2% secara kuartalan dalam hitungan tahunan (annualized), naik dari 2,2% pada kuartal sebelumnya.
Pertumbuhan yang lebih kuat dapat menegaskan ketahanan ekonomi AS, tetapi jika disertai inflasi tinggi, ekspektasi suku bunga tinggi lebih lama berpotensi menguat.
5.
Keputusan Suku Bunga The Fed Oktober 2026
The Fed dijadwalkan mengumumkan keputusan suku bunga pada Rabu waktu AS atau Kamis (29/10) pukul 01.00 WIB, dilanjutkan konferensi pers pada pukul 01.30 WIB.
Konsensus pasar memperkirakan bank sentral AS mempertahankan suku bunga di kisaran 3,75%-4,00%, setelah menaikkan bunga sebesar 25 basis poin pada September.
Meski suku bunga diperkirakan tidak berubah, perhatian investor akan tertuju pada pernyataan Ketua The Fed Kevin Warsh mengenai prospek inflasi, kondisi pasar tenaga kerja, dan kemungkinan pengetatan kebijakan berikutnya.
Sikap yang lebih hawkish berpotensi memperkuat dolar AS dan menekan aset berisiko, termasuk saham negara berkembang.
Perlambatan lanjutan dapat menekan prospek permintaan komoditas, sedangkan penguatan laba berpotensi menjadi sinyal perbaikan aktivitas industri dan investasi China.
3.
Perlambatan yang lebih tajam dapat meningkatkan kekhawatiran terhadap ekonomi kawasan dan menjadi pertimbangan penting bagi arah kebijakan ECB.
(rob/rob) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20261013172042-19-775821/video-ihsg-jeblok-ke-bawah-6000-sentimen-ini-jadi-penekan”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/775821?comscore=off”,”time”:501,”title”:”Video: IHSG Jeblok ke Bawah 6.000, Sentimen Ini Jadi Penekan!”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/13/ihsg-jeblok-ke-bawah-6000-sentimen-ini-jadi-penekan-1791887027535_169.png”}]’); Next Article IHSG Anjlok 1% dan Dolar AS Nyaris Rp 18.000, Ini Penyebabnya
Keputusan Suku Bunga BOJ Oktober 2026
BOJ dijadwalkan mengumumkan keputusan suku bunga pada Jumat (30/10), melalui waktu pengumuman yang dapat berubah mengikuti jadwal resmi bank sentral.
Konsensus memperkirakan BOJ mempertahankan suku bunga di 1,25%, setelah kenaikan dari 1,00% pada September.
Selain keputusan suku bunga, pasar akan mencermati laporan prospek ekonomi dan harga, termasuk perubahan proyeksi pertumbuhan, inflasi, serta penilaian terhadap perkembangan upah dan konsumsi.
8.
Keputusan Suku Bunga ECB Oktober 2026
ECB dijadwalkan mengumumkan keputusan suku bunga pada Kamis (29/10) pukul 20.15 WIB, melalui konferensi pers pada pukul 20.45 WIB.
Konsensus memperkirakan suku bunga operasi pembiayaan utama tetap di 2,65%, sementara suku bunga fasilitas simpanan bertahan di 2,50%.
Investor akan mencermati bagaimana ECB menyeimbangkan risiko inflasi dengan perlambatan ekonomi kawasan Eropa.
Faktor penyebabnya adalah dapat memberikan sinyal mengenai konsolidasi kekuasaan Presiden Xi Jinping, penguatan pemberantasan korupsi, serta prioritas pemerintahan menjelang 2027.
Bagi investor global, hasil pertemuan ini penting untuk mencermati kepastian kebijakan, iklim bisnis, dan prospek ekonomi China yang berpengaruh terhadap pasar saham, nilai tukar yuan, harga komoditas, serta negara mitra dagang seperti Indonesia.
2. yang mengakibatkan Sidang Partai Komunis China
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Communist Party Fifth Plenum atau Sidang Pleno Kelima Komite Sentral Partai Komunis China merupakan pertemuan penting untuk membahas arah politik dan kebijakan strategis China.
Partai akan membahas arah kebijakan ekonomi, industri, teknologi, dan pembangunan negara dalam beberapa tahun ke depan.
Sidang yang dijadwalkan berlangsung pada 26-29 Oktober 2026 ini menjadi sorotan
Tekanan harga energi dan ketidakpastian pertumbuhan menjadi faktor penting dalam menentukan arah kebijakan selanjutnya.
7.
Kondisi tersebut berpotensi memperkuat ekspektasi suku bunga tinggi lebih lama.
Sebaliknya, inflasi yang lebih rendah dapat meredakan tekanan terhadap pasar, meskipun diperlukan bukti penurunan yang konsisten sebelum prospek kebijakan moneter berubah secara signifikan.
6.
IHSG dibuka pada level 5.442,30, naik 3,04 poin atau sekitar 0,06% dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di level 5.439,26.
Pada perdagangan sesi I pagi ini, pergerakan indeks sejak pembukaan relatif terbatas.
Faktor penyebabnya adalah PCE merupakan salah satu indikator inflasi yang menjadi acuan utama The Fed dalam menentukan kebijakan moneter.
Jika inflasi melampaui perkiraan, kekhawatiran bahwa tekanan harga masih sulit dikendalikan dapat meningkat. yang mengakibatkan Secara tahunan, inflasi inti diproyeksikan meningkat menjadi 3,1%, dari 3,0%.
Data ini penting
Sebagai pembanding, laba industri tumbuh 15,7% secara tahunan pada Januari-Agustus, melambat dari 17,6% pada Januari-Juli.
Sebaliknya, sinyal bahwa tekanan inflasi mulai mereda dapat memberikan ruang bagi pasar untuk menilai ulang prospek kebijakan moneter AS.
Bagi Indonesia, arah kebijakan The Fed menjadi faktor penting yang dapat memengaruhi pergerakan rupiah, arus modal asing, serta daya tarik Surat Berharga Negara (SBN).
4.
Inflasi PCE Amerika Serikat
AS juga akan merilis data inflasi Personal Consumption Expenditures (PCE) September pada Kamis (29/10) pukul 19.30 WIB.
Sebagai catatan, pada Agustus 2026, inflasi PCE tercatat 3,4% (YoY) sementara inflasi inti sebesar 3,0% (YoY).
Inflasi PCE inti, yang tidak memasukkan komponen makanan dan energi, diperkirakan naik 0,3% secara bulanan pada September 2026, dari 0,2% pada Agustus.
Analisis mendalam tentang Awal Perdagangan, IHSG Menguat Terbatas 0,06% akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
π Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
π’ Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
π Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
π’ Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
β οΈ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
