Disorot Singapura Soal Kabut Asap, Ini Hubungan Bisnis TBLA dengan PML

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Disorot Singapura Soal Kabut Asap, Ini Hubungan Bisnis TBLA dengan PML yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

NEA Singapura menerbitkan Preventive Measure Notice berdasarkan Transboundary Haze Pollution Act kepada 7 Perusahaan pemegang konsesi di Indonesia.

Perseroan turut memastikan tidak ada areal milik perseroan ataupun entitas anak yang terdampak kebakaran pada 2026.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); (rob/rob) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20261023143022-19-778941/video-ihsg-menguat-tapi-asing-terus-keluar-efek-danantara”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/778941?comscore=off”,”time”:433,”title”:”Video: IHSG Menguat Tapi Asing Terus Keluar, Efek Danantara?”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/23/ihsg-menguat-tapi-asing-terus-keluar-efek-danantara-turun-ke-pasar-1792741022872_169.png”}]’); Next Article Bumitama dan First Resources Bantah Laporan Greenpeace Soal Karhutla

Disorot Singapura Soal Kabut Asap, Ini Hubungan Bisnis TBLA melalui PML Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 778947, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20261023144037-17-778947/disorot-singapura-soal-kabut-asap-ini-hubungan-bisnis-tbla-dengan-pml’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Romys Binekasri,  CNBC Indonesia 23 October 2026 14:46 Foto: CNBC Indonesia TV //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);

Jakarta, CNBC Indonesia – PT Tunas Baru Lampung Tbk (TBLA) buka suara terkait hubungan dengan PT Paramitra Mulia Langgeng (PML) yang disebutkan dalam pemberitan media Singapura, National Environment Agency (NEA) Singapura.

Perseroan juga menegaskan transaksi tersebut tidak berkaitan melalui kegiatan usaha utamanya di bidang perkebunan kelapa sawit dan tebu beserta pengolahannya.

“Perseroan hanya menjual bahan pembantu (Spareparts) ke PT PML dan tidak terkait dengan kegiatan usaha Perseroan,” tulis manajemen dalam keterbukaan informasi, Jumat (23/10/2023).

Baca: Kementerian Kebudayaan Ungkap Nasib Masyarakat Adat Terdampak Karhutla

Berdasarkan laporan keuangan TBLA per 30 Juni 2026, PML tercatat sebagai pihak berelasi dengan perseroan dan terdapat transaksi di antara kedua pihak.

TBLA juga menjelaskan, struktur kepemilikan PML terdiri atas Widarto dan Santoso Winata, yang masing-masing memiliki 50% saham.

Perusahaan-perusahaan tersebut diduga terkait melalui kebakaran hutan dan lahan yang menyebabkan kabut asap lintas batas, salah satunya PT Paramitra Mulia Langgeng (PML).

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), hubungan TBLA dengan PML hanya sebatas penjualan bahan pembantu berupa suku cadang.

Meski terdapat hubungan kepemilikan dan jabatan tersebut, perseroan menegaskan tidak mempunyai saham, penguasaan lahan, ataupun keterlibatan dalam pengelolaan areal konsesi PML, baik secara langsung maupun melalui entitas anak.

Perseroan juga membantah adanya hubungan usaha yang berkaitan melalui penggunaan lahan atau pengelolaan konsesi PML.

TBLA juga menyatakan tidak terdapat transaksi penggunaan lahan, pengalihan atau tukar-menukar areal, maupun rencana pengalihan fungsi areal konsesi PML untuk kegiatan usaha perseroan.

Lebih lanjut, TBLA menyebut tidak memiliki ketergantungan terhadap PML, baik dari sisi pasokan, jasa, maupun lahan.

Keduanya juga merupakan pemegang saham TBLA.

Selain itu, sejumlah anggota direksi dan komisaris TBLA juga menjabat di PML.

Perseroan juga menyatakan tidak mempunyai piutang, uang muka, pinjaman, jaminan, atau penanggungan yang berkaitan melalui PML.

Sementara terkait mitigasi risiko atas hubungan dengan pihak berelasi yang terindikasi terkait kebakaran hutan dan lahan, TBLA menyampaikan bahwa hingga penyampaian surat tersebut belum terdapat langkah mitigasi yang dilakukan.

Namun, perseroan membuka kemungkinan untuk menghentikan transaksi penjualan suku cadang kepada PML pada masa mendatang.

TBLA juga menyatakan tidak pernah mendapatkan temuan, sanksi, maupun proses peninjauan izin terkait PML sebelumnya.

Analisis mendalam tentang Disorot Singapura Soal Kabut Asap, Ini Hubungan Bisnis TBLA dengan PML akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *