Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang BEI Bakal Keluarkan Seluruh Saham HSC dari Perhitungan IHSG yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Masa konsultasi atas usulan tersebut dibuka sejak 15 Oktober 2026 hingga April 2027, melalui keputusan akhir dijadwalkan paling lambat 30 Juni 2027.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Dalam pengumumannya, MSCI menyebut investor institusional menekankan perlunya implementasi yang konsisten serta bukti dampak material yang berkelanjutan dari berbagai kebijakan yang telah diumumkan.
Bobot saham-saham HSC ke IHSG ini 18%,” jelasnya.
Saham yang sudah keluar dari daftar HSC nantinya akan kembali masuk ke dalam perhitungan IHSG.
Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menyatakan OJK menghormati pandangan MSCI dan terus melakukan pembenahan serta tindak lanjut atas berbagai masukan yang diberikan.
Pengumuman tersebut sebelumnya didahului evaluasi MSCI pada Juni lalu.
MSCI juga menyoroti belum terlihatnya bukti penegakan aturan yang berarti.
Salah satunya, BEI akan mengeluarkan seluruh saham yang masuk daftar High Shareholding Concentration (HSC) dari perhitungan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan pihaknya telah melakukan pertemuan secara daring melalui MSCI usai pengumuman tersebut.
Kami juga sudah menghapus harga minimum Rp50,” ujarnya di Press Room BEI, Jakarta, Senin (19/10/2026).
Menurutnya, BEI akan terus menjalankan inisiatif untuk menghadirkan transparansi yang lebih baik, pasar yang kredibel, serta tata kelola yang baik.
Inisiatif pertama, dalam publikasi nama pemegang saham di atas 1%, BEI akan menambahkan keterangan apakah pemegang saham tersebut terafiliasi atau tidak terafiliasi.
Kedua, untuk menghadirkan indeks harga yang lebih kredibel dan berintegritas, BEI akan mengeluarkan seluruh saham HSC dari IHSG.
“Kedua inisiatif tersebut diharapkan dapat memberikan transparansi dan integritas yang lebih baik.
Jeffrey juga memastikan tidak ada sanksi tambahan bagi emiten yang sahamnya masuk daftar HSC.
Sementara itu, terkait perkembangan sanksi terhadap tiga saham yang sebelumnya dikenai sanksi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Jeffrey menyebut pembaruannya akan disampaikan langsung oleh OJK.
Tamparan MSCI
Sebagai informasi, MSCI mengumumkan rencana untuk mengubah klasifikasi pasar saham Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market.
Selain itu, MSCI tetap memberlakukan pembekuan terhadap sejumlah perubahan indeks untuk saham-saham Indonesia hingga pemberitahuan lebih lanjut.
Meski demikian, MSCI kembali mengakui pelaksanaan inisiatif reformasi pasar modal Indonesia yang telah berjalan, termasuk publikasi kepemilikan saham di atas 1%, peningkatan granularitas klasifikasi investor, pengumuman HSC, serta kebijakan kenaikan batas minimum free float.
Namun, sama seperti pertemuan-pertemuan sebelumnya, BEI tidak dapat mengungkapkan detail kesimpulan dari pertemuan itu.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Bos Danantara Rosan-Dony Merapat ke Istana Kepresidenan, Susul Bos OJK
“Kami berkomitmen untuk terus melanjutkan reformasi pasar modal setelah empat inisiatif yang sudah kita selesaikan, yaitu disclosure nama pemegang saham di atas 1%, penyampaian data investor yang granular, peningkatan ketentuan free float, dan pengumuman HSC.
Faktor penyebabnya adalah kita ketahui ada potensi risiko dalam saham-saham HSC. yang mengakibatkan Sebelumnya, saham-saham HSC juga sudah tidak dapat masuk ke sejumlah indeks flagship BEI seperti IDX30, LQ45, dan IDX80.
“Pertimbangannya untuk memberikan gambaran pergerakan IHSG yang lebih wajar,
Keduanya akan kami sampaikan segera waktu efektifnya,” kata Jeffrey.
Ia menegaskan langkah tersebut bukan merupakan delisting, melainkan saham HSC tidak lagi dimasukkan dalam perhitungan IHSG.
Dalam evaluasi 23 Juni 2026, MSCI menyatakan akan mempertimbangkan sejumlah opsi apabila kemajuan belum memadai menjelang review November, termasuk konsultasi reklasifikasi Indonesia menjadi Frontier Market.Gejolak pun langsung terasa di pasar.
BEI Bakal Keluarkan Seluruh Saham HSC dari Perhitungan IHSG Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 777602, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20261019171133-17-777602/bei-bakal-keluarkan-seluruh-saham-hsc-dari-perhitungan-ihsg’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Mentari Puspadini, CNBC Indonesia 19 October 2026 17:16 Foto: (CNBC Indonesia/Mentari Puspadini) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);
Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan dua inisiatif baru dalam rangkaian reformasi pasar modal, menyusul pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI) pekan lalu.
IHSG anjlok 11,6% pada perdagangan Jumat (16/10/2026), lalu kembali turun lebih dari 3% pada Senin (19/10/2026) hingga menyentuh level terendah dalam enam tahun terakhir.
(fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20261016124848-19-776827/video-bei-respons-soal-potensi-msci-menurunkan-status-pasar-saham-ri”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/776827?comscore=off”,”time”:592,”title”:”Video: BEI Respons Soal Potensi MSCI Menurunkan Status Pasar Saham RI”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/16/bei-buka-suara-soal-potensi-msci-menurunkan-status-pasar-saham-ri-ke-standalone-market-1792129817413_169.png”}]’); Next Article BEI Kaget MSCI Mau Downgrade Saham RI, Padahal Baru Ketemu di Bangkok
Analisis mendalam tentang BEI Bakal Keluarkan Seluruh Saham HSC dari Perhitungan IHSG akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
