Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Dolar AS Bertahan di Rp18.000 Pagi Ini yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Faktor penyebabnya adalah perubahan klasifikasi tersebut berpotensi memicu penyesuaian portofolio dan arus keluar dana asing dari pasar saham domestik, yang dapat menambah tekanan terhadap rupiah.
π Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Kepala Departemen Makroekonomi INDEF, Muhammad Rizal Taufikurrahman mengatakan, meskipun pembahasan nasib pasar saham Indonesia di MSCI masih dilakukan hingga keputusan final di Juni 2027, tetapi investor dapat mengurangi eksposur sebelum keputusan final.
“Penjualan saham asing yang diikuti pembelian dolar berpotensi menekan rupiah, sementara memburuknya persepsi risiko dapat menjalar ke SBN dan menaikkan biaya pembiayaan,” ujar Rizal kepada CNBC Indonesia, Jumat (16/10/2026).
Karena itu, Rizal menegaskan intervensi BI harus disertai transparansi kepemilikan saham, penindakan manipulasi, dan disiplin fiskal yang kredibel.
Sementara itu, dari luar negeri, ekonomi China menunjukkan perbaikan setelah pertumbuhannya kembali meningkat pada kuartal III-2026.
Mengutip Reuters, produk domestik bruto (PDB) China tumbuh 4,5% secara tahunan (year-on-year/yoy), melampaui ekspektasi pasar sebesar 4,4% dan meningkat dari 4,3% pada kuartal sebelumnya.
Secara kuartalan, ekonomi China tumbuh 1,2%, lebih tinggi dari perkiraan 1,1% dan pertumbuhan 0,9% pada kuartal sebelumnya.
Perkembangan ini menjadi perhatian Indonesia mengingat China merupakan salah satu mitra dagang utama. yang mengakibatkan MSCI masih membuka konsultasi dengan pelaku pasar hingga 30 April 2027, sementara keputusan akhirnya dijadwalkan diumumkan paling lambat 30 Juni 2027.
Ketidakpastian ini menjadi perhatian investor
Dolar AS Bertahan di Rp18.000 Pagi Ini Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 777328, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20261019090555-17-777328/dolar-as-bertahan-di-rp18000-pagi-ini’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Elaine Tairio, CNBC Indonesia 19 October 2026 09:13 Foto: Petugas menjunjukkan uang pecahan dolar Amerika Serikat (AS) dan rupiah diΒ Dolar Asia Money Changer, Jakarta, Rabu (8/7/2026).Β (CNBC Indonesia/Faisal Rahman) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);
Jakarta, CNBC Indonesia – Rupiah belum beranjak dari level psikologis Rp18.000/US$ pada awal perdagangan Senin (19/10/2026).
Mata uang Garuda dibuka stagnan terhadap dolar Amerika Serikat (AS), setelah mengalami tekanan tajam pada akhir pekan lalu.
Berdasarkan data Refinitiv, rupiah dibuka di level Rp18.000/US$, tidak berubah dibandingkan penutupan Jumat (16/10/2026) di posisi yang sama.
Sementara itu, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 09.00 WIB terpantau relatif stagnan di posisi 101,832.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
//
Pergerakan rupiah pada awal perdagangan hari ini masih dibayangi kekhawatiran terhadap kondisi pasar keuangan domestik setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 11,32% pada Jumat pekan lalu.
Tekanan tersebut terjadi menyusul pengumuman MSCI yang membuka kemungkinan perubahan klasifikasi pasar saham Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market.
Meski demikian, perubahan status tersebut belum menjadi keputusan final.
Pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat berpotensi mendukung permintaan ekspor Indonesia dan memberikan sentimen positif bagi rupiah.
(evw/evw) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260928101540-19-771371/video-dolar-as-makin-perkasa-rupiah-dekati-rp-18000-per-usd”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/771371?comscore=off”,”time”:407,”title”:”Video: Dolar AS Makin Perkasa, Rupiah Dekati Rp 18.000 per USD”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/28/dolar-as-makin-eprkasa-rupiah-anjlok-dekati-rp-18000-per-dolar-as-1790565607759_169.png”}]’); Next Article Rupiah Menguat Usai Pidato Prabowo, Dolar AS Turun ke Rp17.820
Analisis mendalam tentang Dolar AS Bertahan di Rp18.000 Pagi Ini akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
π Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
π’ Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
π Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
π’ Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
β οΈ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
