Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Ada Pidana Pasar Modal, Saham CUAN, BREN dan DSSA Kompak ARB yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
(DSSA).
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Berdasarkan data perdagangan, saham CUAN ditutup di level 540, anjlok 14,29% atau turun 90 poin dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Pergerakan saham emiten energi baru terbarukan milik Grup Barito ini sempat menunjukkan fluktuasi terbatas sebelum kembali bertahan di level terendahnya.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: OJK Periksa Investor Kakap yang ‘Minta Jatah’ IPO Saham BREN-CUAN
Sementara itu, saham DSSA terkoreksi 14,88% atau turun 125 poin ke level 715.
Saham emiten energi dan infrastruktur holding Grup Sinar Mas tersebut turut menyentuh batas ARB pada perdagangan hari ini.
Ambruknya ketiga saham itu terjadi selang Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengumumkan hasil pemeriksaan penegakan hukum.
(CNBC Indonesia/Tri Susilo) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);
Badung, CNBC Indonesia – Tiga saham kompak menyentuh batas Auto Rejection Bawah (ARB) pada perdagangan hari ini, Jumat (16/10/2026).
Mereka kompak menyatakan dampaknya besar terhadap pasar modal domestik.
(ayh/ayh) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20261016100847-19-776741/video-ojk-respons-msci-peluang-ri-turun-ke-standalone-market”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/776741?comscore=off”,”time”:89,”title”:”Video: OJK Respons MSCI & Peluang RI Turun ke "Standalone Market"”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/16/ojk-buka-respons-msci-peluang-ri-turun-ke-standalone-market-1792120466395_169.png”}]’); Next Article OJK Denda DSSA Rp1,5 Triliun, BREN Rp500 Miliar, CUAN Rp100 Miliar
Saham emiten tambang batu bara milik Prajogo Pangestu tersebut bergerak turun hingga menyentuh batas ARB.
Selanjutnya, saham Prajogo Pangestu lainnya, BREN juga merosot 14,91% atau turun 325 poin ke level 1.855.
OJK juga memeriksa proses penawaran umum saham BREN dan CUAN melalui dugaan pelanggaran Pasal 107 undang-undang yang sama.
“Dalam pemeriksaan saham DSSA, OJK meminta data dan dokumen kepada anggota bursa terkait, serta menelusuri aliran dana dari pihak-pihak yang berkaitan dengan transaksi saham tersebut,” ujarnya dalam konferensi pers di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, jumat (16/10/2026).
Selain itu, OJK juga memanggil pihak-pihak yang diduga terlibat pelanggaran, setidaknya 12 direksi perusahaan efek, 15 pihak perorangan, dan 11 badan hukum asing.
Dari pemeriksaan itu, OJK menemukan tindak pidana manipulasi pasar saham DSSA yang dilakukan oleh nasabah perorangan dan institusi melalui beberapa anggota bursa.
Ada Pidana Pasar Modal, Saham CUAN, BREN dan DSSA Kompak ARB Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 776991, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20261016171430-17-776991/ada-pidana-pasar-modal-saham-cuan-bren-dan-dssa-kompak-arb’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Zefanya Aprilia, CNBC Indonesia 16 October 2026 17:18 Foto: Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (30/6/2026).
Dampak dari hal tersebut adalah jumlah saham yang beredar di pasar menjadi terbatas.
Baca: OJK Denda DSSA Rp1,5 Triliun, BREN Rp500 Miliar, CUAN Rp100 Miliar
Selain itu, OJK menemukan adanya keuntungan yang diperoleh secara tidak sah dari pelanggaran transaksi saham DSSA dan kegiatan pemesanan saham BREN dan CUAN. akibat Hal ini membuat saham BREN dan CUAN terkonsentrasi pada kelompok tertentu,
Pemanggilan dilakukan terhadap setidaknya lima anggota direksi perusahaan efek, 3 bank kustodian, dan tujuh pihak penerima penjatahan pasti,” jelasnya
OJK juga menemukan tindakan penyesatan dalam pemesanan saham BREN dan CUAN.
Dampak dari hal tersebut adalah menyebabkan harga saham DSSA naik signifikan.
“OJK juga menemukan bukti pelanggaran oleh direksi perusahaan efek, dan atas hal itu telah membekukan izin orang perseorangan dari direksi perusahaan efek yang bersangkutan,” ucapnya.
Sementara pada pemeriksaan saham BREN dan CUAN, OJK menemukan bahwa saham yang ditawarkan dalam penawaran umum telah direncanakan sejak awal untuk diberikan kepada sekelompok pihak yang terkait dengan pemegang saham pengendali.
“OJK meminta data dan dokumen kepada 4 anggota bursa penjamin emisi efek dan 3 bank kustodian, serta menelusuri aliran dana dari pihak-pihak terkait penawaran umum tersebut. akibat Manipulasi tersebut dilakukan secara terencana dan terstruktur,
Penurunan itu terjadi usai trading halt indeks anjlok 8% tak lama setelah pembukaan perdagangan hari ini.
Penurunan tajam tersebut dipicu oleh keputusan Morgan Stanley Capital International (MSCI) berpotensi menurunkan klasifikasi pasar saham Indonesia menjadi standalone.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Hasan Fawzi memaparkan, OJK menyatakan telah memeriksa perdagangan saham DSSA pada periode 2023 hingga 2026 melalui dugaan pelanggaran Pasal 91 dan Pasal 92 Undang-Undang Pasar Modal atau Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK).
Ketiga saham tersebut adalah PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk.
Atas temuan tersebut, OJK mengenakan sanksi administratif berupa denda sebesar Rp1,5 triliun atau setara US$ 83,3 juta kepada DSSA, Rp500 miliar atau US$27,8 juta dolar kepada BREN, dan Rp100 miliar atau US$ 5,6 juta kepada CUAN.
Adapun pada sesi II perdagangan Jumat (16/10/2026), IHSG berada di level 5.227,01 turun 636,77 poin atau 11%.
Pihak yang terkait melalui pengendali perusahaan memperoleh penjatahan saham dalam jumlah sangat besar dengan mengaburkan identitasnya.
Analisis mendalam tentang Ada Pidana Pasar Modal, Saham CUAN, BREN dan DSSA Kompak ARB akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
