Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Terhantam Badai MSCI, IHSG Ambruk 11,57% ke Level 5.185 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Level tertinggi hari ini hanya mencapai 5.404,51, sementara level terendah berada di 5.185,11.
Sepanjang perdagangan hari ini memperlihatkan indeks sempat berusaha bangkit setelah anjlok di awal sesi, melalui rebound terbatas di kisaran 5.300 pada sekitar pukul 10.00 WIB.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Faktor penyebabnya adalah sejumlah sektor antara lain sektor infrastruktur yang anjlok sebesar 14,3%, disusul oleh material dasar yang anjlok 13,3%, dan sektor kesehatan yang anjlok 13,1%.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Saham-saham yang membebani IHSG antara lain, PT. yang mengakibatkan
Mengutip data IDX, sepanjang perdagangan hari ini hanya ada 11 saham yang bertahan menguat, sementara 812 saham melemah dan 140 saham tak bergerak.
Penyebab IHSG ambuk hari ini
Terhantam Badai MSCI, IHSG Ambruk 11,57% ke Level 5.185 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 776961, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20261016161146-17-776961/terhantam-badai-msci-ihsg-ambruk-1157-ke-level-5185’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Romys Binekasri, CNBC Indonesia 16 October 2026 16:14 Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia, Jumat 28/2/2020 (CNBC Indonesia/Tri Susilo) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);
Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tersungkur di zona merah pada perdagangan Jumat (16/10/2026).
(ABDA).
Sentimen pasar saat ini dipengaruhi rencana MSCI mengubah klasifikasi pasar saham Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market.
Rencana tersebut masih dalam tahap konsultasi dan belum menjadi keputusan final.
Menutup perdagangan hari ini, IHSG berada di level 5.185,10, turun 678,67 poin atau 11,57%.
Tekanan jual sudah terlihat sejak pembukaan.
IHSG kembali melemah secara bertahap dan terus bergerak turun hingga penutupan.
Dari sisi aktivitas perdagangan, volume transaksi tercatat sebesar 658,27 juta lot melalui nilai transaksi mencapai Rp26.379,63 miliar atau sekitar Rp26,4 triliun.
Baca: Asing Kabur Gegara MSCI, Dradjad ke Investor Lokal: Serok Aja!
Apabila mendorong keluarnya dana asing dari pasar saham, kebutuhan terhadap dolar AS dapat meningkat dan menambah tekanan terhadap rupiah.
(rob/rob) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20261016143938-19-776905/video-ihsg-anjlok-11-dihantam-msci-apa-yang-dikhawatirkan-investor”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/776905?comscore=off”,”time”:558,”title”:”Video: IHSG Anjlok 11% Dihantam MSCI, Apa Yang Dikhawatirkan Investor?”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/16/ihsg-anjlok-11-dihantam-pengumuman-msci-apa-yang-dikhawatirkan-investor-1792136654806_169.png”}]’); Next Article Hanya 15 Saham Menguat, IHSG Akhir Sesi I Anjlok 10,7%
Penilaian tersebut didasarkan pada kekhawatiran mengenai tingkat investabilitas, transparansi struktur kepemilikan saham, dugaan praktik perdagangan terkoordinasi, serta belum terlihatnya penegakan aturan yang memberikan dampak berarti.
Selama proses konsultasi, MSCI juga tetap membekukan sejumlah perubahan indeks untuk saham Indonesia.
(AMMN).
Sementara saham-saham penopang koreksi IHSG hari ini antara lain, PT.
MSCI tidak akan menaikkan Foreign Inclusion Factor (FIF) dan Number of Shares (NOS), menambahkan saham baru ke dalam MSCI Indonesia Investable Market Index, maupun menaikkan saham ke segmen indeks yang lebih tinggi.
Kabar tersebut berpotensi meningkatkan kehati-hatian investor asing terhadap aset domestik.
Dampak dari hal tersebut adalah indeks langsung berada di zona merah sejak awal sesi. akibat IHSG dibuka di level 5.393,92, jauh di bawah penutupan hari sebelumnya,
MSCI membuka kesempatan bagi pelaku pasar untuk memberikan tanggapan hingga 30 April 2027, sedangkan keputusan akhir akan diumumkan paling lambat 30 Juni 2027.
“MSCI akan mengumumkan keputusan akhir pada akhir Juni 2027 dan mungkin memberikan pembaruan sementara mengenai tanggapan peserta pasar selama periode konsultasi,” tulis MSCI dalam pengumumannya, dikutip Jumat (16/10/2026).
MSCI menilai klasifikasi Indonesia sebagai pasar berkembang tidak lagi sesuai melalui kondisi pasar saat ini.
Analisis mendalam tentang Terhantam Badai MSCI, IHSG Ambruk 11,57% ke Level 5.185 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
