Rupiah Anjlok 0,45%, Dolar AS Ditutup Naik ke Rp18.000

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Rupiah Anjlok 0,45%, Dolar AS Ditutup Naik ke Rp18.000 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Secara quarter-to-date (QTD), rupiah tercatat melemah terbatas sebesar 0,28%.

“Secara umum, pergerakan rupiah masih sejalan melalui mata uang kawasan, dengan pelemahan terbatas sebesar 0,28% secara quarter-to-date (QTD),” tegasnya.

Ketahanan sektor eksternal Indonesia juga masih ditopang cadangan devisa sebesar US$146,3 miliar pada akhir September 2026.

“Bank Indonesia juga menjaga kecukupan likuiditas dan mengelola struktur suku bunga di pasar uang, serta terus berkoordinasi dan berkomunikasi secara intensif dengan korporasi, pelaku pasar, dan pihak terkait lainnya,” ujar Erwin.

(evw/evw) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260928101540-19-771371/video-dolar-as-makin-perkasa-rupiah-dekati-rp-18000-per-usd”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/771371?comscore=off”,”time”:407,”title”:”Video: Dolar AS Makin Perkasa, Rupiah Dekati Rp 18.000 per USD”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/28/dolar-as-makin-eprkasa-rupiah-anjlok-dekati-rp-18000-per-dolar-as-1790565607759_169.png”}]’); Next Article Pagi Ini Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Rp17.900

Arus keluar dana dari aset portofolio Indonesia pun diperkirakan masih berlanjut.

Meski demikian, BI memastikan akan terus hadir di pasar untuk menjaga rupiah tetap bergerak sesuai melalui fundamental sekaligus memastikan mekanisme pasar berjalan dengan baik.

“Intervensi terus dilakukan secara konsisten melalui transaksi Non-Deliverable Forward (NDF) di pasar offshore, transaksi spot dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) di pasar domestik, serta pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder,” kata Erwin, Jumat (16/10/2026).

Erwin menambahkan, pergerakan rupiah masih sejalan dengan mata uang negara-negara kawasan.

Mata uang Garuda kembali melemah dan menembus level psikologisnya di Rp18.000/US$.Β 

Merujuk data Refinitiv, rupiah ditutup melemah 0,45% ke posisi Rp18.000/US$ pada perdagangan Jumat (16/10/2026).

Sepanjang perdagangan, rupiah tidak pernah keluar dari zona merah.

Rencana tersebut belum menjadi keputusan final, tetapi langsung meningkatkan kekhawatiran investor terhadap prospek aliran dana asing di pasar keuangan domestik.

Jika rencana tersebut diterapkan, perubahan komposisi indeks berpotensi memicu penyesuaian portofolio investor global.

Rupiah berhasil menguat 70 poin dari posisi terlemah hariannya, meski tetap berakhir tepat di level psikologis Rp18.000/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 15.00 WIB terpantau melemah 0,22% ke posisi 101,829.

//

Pelemahan rupiah yang terjadi ketika DXY terkoreksi menunjukkan tekanan hari ini lebih banyak dipengaruhi sentimen dari dalam negeri, terutama pengumuman MSCI mengenai pasar saham Indonesia.

MSCI membuka konsultasi atas proposal perubahan klasifikasi pasar saham Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market.

Kekhawatiran terhadap berlanjutnya arus keluar dana asing kemudian menambah tekanan terhadap rupiah.

Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas Bank Indonesia (BI) Erwin Gunawan Hutapea mengatakan tekanan rupiah juga terjadi ketika sentimen menghindari risiko atau risk-off global meningkat.

Menurut Erwin, kondisi tersebut mendorong permintaan terhadap dolar AS dan menekan pasar keuangan domestik.

Rupiah Anjlok 0,45%, Dolar AS Ditutup Naik ke Rp18.000 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 776924, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20261016145054-17-776924/rupiah-anjlok-045-dolar-as-ditutup-naik-ke-rp18000’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Elvan Widyatama,  CNBC Indonesia 16 October 2026 15:03 Foto: Petugas menjunjukkan uang pecahan dolar Amerika Serikat (AS) dan rupiah diΒ Dolar Asia Money Changer, Jakarta, Rabu (8/7/2026).Β (CNBC Indonesia/Faisal Rahman) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);

Jakarta, CNBC Indonesia – Rupiah mengakhiri perdagangan terakhir pekan ini melalui tekanan yang cukup berat.

Mata uang Garuda dibuka melemah 0,33% di level Rp17.980/US$, kemudian tertekan hingga Rp18.070/US$ yang menjadi posisi terlemah hari ini.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Tekanan berangsur berkurang menjelang penutupan.

Analisis mendalam tentang Rupiah Anjlok 0,45%, Dolar AS Ditutup Naik ke Rp18.000 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

πŸ“‹ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *