BEI Kaget MSCI Mau Downgrade Saham RI, Padahal Baru Ketemu di Bangkok

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang BEI Kaget MSCI Mau Downgrade Saham RI, Padahal Baru Ketemu di Bangkok yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

MSCI memang sempat mengajukan pertanyaan, tetapi pembahasannya terbatas pada efektivitas kebijakan dan penegakan aturan atau enforcement.

“Satu pertanyaan mengenai MSCI, ya memang kita memberikan kesempatan untuk masing-masing pihak, termasuk MSCI MSCI sewaktu itu mempertanyakan mengenai yang tadi saya sampaikan efektivitas dan enforcement gitu aja, jadi tidak ada signal gitu ya, bahwa oh ini ada kemungkinan di stand alone market,” ujar Iding dalam konferensi pers BEI, di Jakarta, Jumat, (16/10/2026).

Baca: Hanya 15 Saham Menguat, IHSG Akhir Sesi I Anjlok 10,7%

Menurut Iding, BEI selama ini juga telah berdiskusi melalui MSCI dan investor global mengenai reformasi pasar modal Indonesia.

Menurut dia, pengumuman final MSCI sebelumnya diperkirakan baru akan disampaikan pada November 2026, melalui jadwal yang disebutnya sekitar 12 November.

“Yang kami juga terus terang surprise, banyak pihak surprise, yang pelaku pasar juga surprise, kok bisa jauh lebih awal,” kata Iding.

Sebagai informasi, Danantara Indonesia menggelar forum roundtable bertajuk Reform, Transparency and Capital: Indonesia’s Financial Sector and the Role of Danantara di Bangkok, Thailand, pada Selasa (13/10/2026).

Morgan, The TCW Group, dan MSCI.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); (rob/rob) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20261016083358-19-776695/video-msci-berpotensi-turunkan-status-ri-jadi-standalone-market”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/776695?comscore=off”,”time”:85,”title”:”Video: MSCI Berpotensi Turunkan Status RI Jadi "Standalone Market"”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/16/msci-berpotensi-turunkan-status-ri-jadi-standalone-market-1792121448750_916.png”}]’); Next Article Media Asing Sorot Potensi Pasar Saham RI Downgrade Menjadi Standalone

Pasalnya, isu tersebut tidak dibahas dalam pertemuan antara sejumlah pemangku kepentingan sektor keuangan Indonesia dan MSCI di Bangkok, Thailand, pada Selasa (13/10/2026).

Direktur Pengembangan BEI Iding Pardi mengatakan, pertemuan yang digelar Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) tersebut tidak hanya melibatkan MSCI, tetapi juga penyedia indeks global dan lembaga pemeringkat lainnya.

Faktor penyebabnya adalah pengumuman MSCI mengenai kemungkinan perubahan klasifikasi pasar saham Indonesia muncul lebih awal dari perkiraan. yang mengakibatkan Ia menyebut para investor global mengapresiasi langkah-langkah yang akan dilakukan Indonesia, meskipun sebagian di antaranya masih mempertanyakan efektivitas kebijakan dan penegakan aturan.

Iding juga mengaku terkejut

Pertemuan tersebut merupakan bagian dari rangkaian agenda Annual Meeting Dana Moneter Internasional (IMF).

Sejumlah pejabat yang hadir dalam forum tersebut antara lain Menteri Keuangan Indonesia Suahasil Nazara, Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi, Deputi Gubernur Bank Indonesia Thomas A.M.

Forum itu turut dihadiri sejumlah investor global serta perwakilan pemerintah, Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Iding menjelaskan, diskusi dalam pertemuan tersebut berlangsung aktif melalui sebagian besar pertanyaan peserta berfokus pada kebijakan fiskal dan moneter serta reformasi badan usaha milik negara (BUMN).

BEI Kaget MSCI Mau Downgrade Saham RI, Padahal Baru Ketemu di Bangkok Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 776817, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20261016121320-17-776817/bei-kaget-msci-mau-downgrade-saham-ri-padahal-baru-ketemu-di-bangkok’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Mentari Puspadini,  CNBC Indonesia 16 October 2026 12:24 Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);

Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa Efek Indonesia (BEI) mengaku terkejut atas pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang mempertimbangkan reklasifikasi pasar saham Indonesia dari kategori emerging market menjadi standalone market.

Djiwandono, serta Direktur Pengembangan BEI Iding Pardi.

Sementara perwakilan lembaga dan investor yang turut hadir berasal dari Moody’s Ratings, S&P Global Ratings, Fitch Ratings, International Finance Corporation (IFC), Standard Chartered Bank, J.P.

Analisis mendalam tentang BEI Kaget MSCI Mau Downgrade Saham RI, Padahal Baru Ketemu di Bangkok akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *