Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Breaking! IHSG Anjlok 2% yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
IHSG merosot signifikan dari area 5.880 menuju 5.840, lalu terus melemah hingga menyentuh level terendah hariannya di 5.823,54.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Baca: IHSG Anjlok di Atas 1%, Ini Penyebabnya
Dari sisi aktivitas perdagangan, volume transaksi tercatat mencapai 143,13 juta lot melalui nilai transaksi sebesar Rp4.335,91 miliar.
Hari ini sejumlah agenda dan data ekonomi juga masih membayangi pasar keuangan Indonesia, termasuk pidato Chairman The Fed Kevin Warsh di pertemuan IMF-World Bank di Bangkok, Thailand.
Berikut beberapa sentimen pasar hari ini:
1.
Surplus perdagangan China melonjak menjadi US$133,53 miliar pada September 2026, naik tajam dari US$88,72 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Setelah itu, indeks langsung berbalik turun tajam pada menit-menit awal perdagangan sebelum sempat berusaha pulih dan bergerak mendatar di kisaran 5.880 hingga 5.900 pada sesi pagi.
Memasuki pukul 10.00 WIB, tekanan jual kembali menguat.
Indeks dolar pada perdagangan Rabu menyentuh 102,555.
IHSG berada di level 5.823,87, turun 119,16 poin atau 2%.
Sejak pembukaan, IHSG sudah menunjukkan tanda-tanda kurang bertenaga.
Angka ini melampaui ekspektasi pasar sebesar 3,6%, dipicu lonjakan harga energi.
Berdasarkan data Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS), harga bensin melonjak 34,2% secara tahunan, sementara harga minyak pemanas melesat 74,2%.
Inflasi Produsen AS
Pada hari ini, Kamis (15/10.2026), AS akan mengumumkan data indeks harga produsen (PPI) untuk September 2026.
Secara bulanan, inflasi inti meningkat 0,3%, melampaui ekspektasi sebesar 0,2%.
Menyusul tingginya inflasi, indeks dolar ikut terbang.
Indeks dibuka di level 5.917,13 dan sempat menyentuh titik tertinggi harian di 5.917,70, nyaris tidak bergerak dari harga pembukaan.
Sebagai catatan, inflasi PPI naik 0,4% secara bulanan pada Agustus 2026, tertinggi dalam tiga bulan terakhir.
Angka ini melampaui ekspektasi pasar sebesar US$118,1 miliar dan menjadi surplus terbesar kedua sepanjang sejarah.
Berdasarkan data Administrasi Umum Kepabeanan China, ekspor melonjak 36,3% secara tahunan (yoy) menjadi US$447,18 miliar.
Ekspor mobil juga meningkat tajam.
Ancaman ini muncul sehari setelah serangan yang dilaporkan merusak kompleks perusahaan minyak raksasa Saudi Aramco di Dhahran.
Houthi menyebut fasilitas tersebut sebagai target sah dan mengklaim serangan sebagai balasan atas gempuran Arab Saudi di Yaman.
Koalisi pimpinan Saudi menyatakan telah mencegat rudal balistik yang mengarah ke Riyadh pada Rabu.
Eskalasi konflik ini mengancam ambisi Putra Mahkota Mohammed bin Salman untuk mendiversifikasi ekonomi Saudi dan mengurangi ketergantungan pada minyak.
Faktor penyebabnya adalah dapat memengaruhi ekspektasi kebijakan moneter The Fed, pergerakan dolar AS, imbal hasil US Treasury, dan harga emas. yang mengakibatkan Diskusi ini berpotensi memberikan petunjuk mengenai prospek ekonomi global, tekanan inflasi, arah suku bunga AS, serta risiko utang dunia.
Pernyataan Warsh menjadi perhatian pelaku pasar
Angka ini membuka peluang surplus tahunan kembali melampaui rekor tahun lalu sebesar US$1,2 triliun.
Membaiknya neraca dagang China terutama kenaikan impor menjadi kabar baik bagi Indonesia.
Bagi Indonesia, sinyal kebijakan The Fed yang lebih ketat berpotensi menekan rupiah dan memicu arus modal keluar dari pasar negara berkembang, sedangkan sinyal yang lebih lunak dapat mendukung aset berisiko.
6.
Pengiriman ke Amerika Serikat (AS) melonjak 39,6%, sementara ekspor ke Uni Eropa tumbuh 25,3% dan ke negara-negara ASEAN melesat 52,3%.
Di sisi lain, impor China turut melesat 31% secara tahunan menjadi rekor US$313,66 miliar, melampaui perkiraan pasar sebesar 24,5%.
Secara kumulatif, surplus perdagangan China mencapai US$938,11 miliar sepanjang Januari-September 2026.
Di Yaman, meningkatnya pertempuran juga memperburuk krisis kemanusiaan dan menghambat penyaluran bantuan.
2.
Kenaikan ini dipicu lonjakan harga barang, termasuk harga solar.
Secara tahunan, inflasi produsen meningkat menjadi 5,4% di Agustus 2026 dari 4,8% pada Juli, terutama didorong kenaikan biaya transportasi.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); (rob/rob) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20261013172042-19-775821/video-ihsg-jeblok-ke-bawah-6000-sentimen-ini-jadi-penekan”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/775821?comscore=off”,”time”:501,”title”:”Video: IHSG Jeblok ke Bawah 6.000, Sentimen Ini Jadi Penekan!”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/13/ihsg-jeblok-ke-bawah-6000-sentimen-ini-jadi-penekan-1791887027535_169.png”}]’); Next Article IHSG Anjlok 1% Ini Penyebabnya
China adalah mitra dagang utama Indonesia, kenaikan impor diharapkan bisa meningkatkan permintaan barang dari Indonesia.
4.
Secara bulanan (month-to-month/mtm), Indeks Harga Konsumen (IHK) AS naik atau inflasi 0,6%, menjadi kenaikan terbesar sejak April 2026.
Kenaikan ini didorong oleh biaya transportasi dan harga energi, meski masih di bawah ekspektasi pasar sebesar 1%.
Indeks Harga Konsumen (IHK) China naik 0,2% secara bulanan (month-on-month/MoM) pada September 2026.
Diskusi Chairman The Fed-IMF
Pertemuan IMF-World Bank di Bangkok, Thailand menghadirkan agenda penting pada hari ini, Kamis (15/10/2026)yakni diskusi antara Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF), Kristalina Georgieva, dan Ketua Federal Reserve, Kevin Warsh, dalam sesi Fireside Chat di Bangkok, Thailand.
Agenda utama yang patut dicermati adalah diskusi antara Ketua Federal Reserve (The Fed) Kevin Warsh dan Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva di Bangkok, Thailand, pada pukul 10.30 WIB.
Faktor penyebabnya adalah adanya kemungkinan outflow dari Emerging Market.
3. yang mengakibatkan Level indeks masih berada di kisaran tertingginya sejak April2 025 atau 1,5 tahun.
Lonjakan indeks dolar ini berpotensi membuat rupiah melemah
Sejak 1996, inflasi bulanan China rata-rata sebesar 0,14%, melalui rekor tertinggi 2,6% pada Februari 2008 dan terendah minus 1,8% pada Juni 1998.
Di sisi lain, inflasi produsen atau Producer Price Index (PPI) melonjak menjadi 5%, tertinggi sejak Juni 2022, dari 3,8% pada Agustus.
Surplus Dagang China Tembus US$133 Miliar, Ekspor Melonjak 36%
China mengumumkan data inflasi konsumen dan produsen hingga neraca dagang September Rabu, kemarin.
Kenaikan harga bahan bakar dan biaya produksi mendorong tekanan harga di sektor industri.
5.
Harga bensin melonjak 9,1% dan menyumbang lebih dari separuh kenaikan IHK bulanan.
Tekanan juga terlihat pada inflasi inti (core CPI), yang naik menjadi 2,6% secara tahunan dari 2,4% pada Agustus.
Perkembangan Perang: Houthi Ancam Serang Bandara dan Fasilitas Minyak Arab Saudi
Kelompok Houthi di Yaman mengancam melanjutkan serangan terhadap bandara dan fasilitas minyak Arab Saudi.
Inflasi AS Memanas, Dolar Mengganas
AS mengumumkan data inflasi September Rabu, kemarin.
Inflasi Amerika Serikat (AS) meningkat menjadi 3,7% secara tahunan (year-on-year/yoy) pada September 2026, naik dari 3,4% pada dua bulan sebelumnya.
Inflasi China
Inflasi China naik menjadi 0,9% secara tahunan (yoy) pada September 2026, dari 0,8% pada Agustus.
IHSG Anjlok 2% Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 776391, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20261015105327-17-776391/breaking-ihsg-anjlok-2’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Romys Binekasri, CNBC Indonesia 15 October 2026 10:54 Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);
Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus terjeermbab di zona merah pada perdagangan hari ini.
Analisis mendalam tentang Breaking! IHSG Anjlok 2% akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
