Trump Umumkan Gencatan Energi Rusia-Ukraina, Harga Minyak Malah Naik

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Trump Umumkan Gencatan Energi Rusia-Ukraina, Harga Minyak Malah Naik yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Selain itu, dampak Badai Isaias terhadap produsen energi di AS juga berpotensi mengganggu pasokan.

Dalam catatannya pada Senin, UOB menilai tekanan kenaikan harga minyak masih bisa berlanjut.

Dampak dari hal tersebut adalah memaksa produsen energi memangkas produksi lepas pantai.

UOB juga menyoroti serangan rudal Houthi ke bandara Riyadh, Arab Saudi, pada Sabtu lalu yang menewaskan 12 orang dan melukai lebih dari 300 orang. akibat Pasalnya, Badai Isaias telah menguat menjadi badai Kategori 3 dengan kecepatan angin mencapai 120 mil per jam (sekitar 193 km/jam) saat mendekati Pantai Teluk AS,

Sebelumnya, kedua acuan harga minyak tersebut sempat terkoreksi sekitar 1,5% di awal perdagangan.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Starlink Mobile Milik Elon Musk Bawa Petaka Baru, Opsel Bisa Tumbang

Melalui pernyataan di media sosial pada Minggu waktu AS, Trump menyebut gencatan energi dalam perang Rusia-Ukraina berlaku segera dan telah disepakati kedua belah pihak.

Sementara itu, minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak November menguat 0,95% ke posisi US$92,72 per barel.

Ia juga meminta agar kesepakatan itu tidak dilanggar.

Namun, harga minyak justru berbalik naik setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyambut baik gencatan tersebut, sembari mengingatkan bahwa Moskow juga harus menjalankan komitmen serupa.

Menurut UOB, insiden tersebut telah secara signifikan meningkatkan premi risiko geopolitik Timur Tengah di pasar minyak.

(fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20261005110802-19-773318/video-g7-lepas-cadangan-minyak-harga-batu-diramal-bisa-tembus-usd-200″,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/773318?comscore=off”,”time”:244,”title”:”Video: G7 Lepas Cadangan Minyak-Harga Batu Diramal Bisa Tembus USD 200″,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/05/g7-lepas-cadangan-minyak-100-juta-barel-harga-batu-bara-diramal-bisa-tembus-usd-200-1791175737380_169.png”}]’); Next Article Minyak Mulai Memanas, Brent Tembus US$83

Kenaikan terjadi meski Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan “gencatan energi” antara Rusia dan Ukraina yang berpotensi menambah pasokan ke pasar global.

Kontrak berjangka minyak Brent untuk pengiriman Desember naik 0,92% ke level US$105,68 per barel.

Pada Jumat pekan lalu, Trump mengatakan Rusia akan memasok lebih dari 4 juta ton solar ke pasar global berdasarkan kesepakatan yang ia capai melalui Presiden Rusia Vladimir Putin melalui sambungan telepon.

Tensi Timur Tengah Kembali Memanas

Di sisi lain, ketegangan di Timur Tengah terus membayangi pasar.

Pernyataan ini memunculkan keraguan pasar soal efektivitas kesepakatan tersebut.

Sebelumnya, peluang masuknya lebih banyak pasokan energi Rusia ke pasar global juga sempat meningkat.

Trump Umumkan Gencatan Energi Rusia-Ukraina, Harga Minyak Malah Naik Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 775488, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20261012180121-17-775488/trump-umumkan-gencatan-energi-rusia-ukraina-harga-minyak-malah-naik’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Redaksi,  CNBC Indonesia 12 October 2026 21:20 Foto: REUTERS/Yoruk Isik //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);

Jakarta, CNBC Indonesia – Harga minyak mentah dunia berbalik menguat pada perdagangan Senin (12/10/2026), setelah sempat tertekan di awal sesi.

Pada Senin pagi, koalisi pimpinan Arab Saudi yang memerangi kelompok Houthi di Yaman, yang didukung Iran, menyatakan tengah menghadapi gelombang baru serangan drone dan rudal yang menyasar wilayah Arab Saudi.

Perkembangan ini terjadi setelah Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menghubungi Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan bin Abdullah untuk membahas eskalasi terbaru di kawasan serta upaya meredakannya, sebagaimana dilaporkan kantor berita resmi Arab Saudi.

Mengutip laporan Al Jazeera, Araghchi menyampaikan bahwa Iran siap membantu membuka jalan bagi dimulainya dialog antara Arab Saudi dan kelompok Houthi.

Badai Isaias Ancam Pasokan AS

Harga minyak diperkirakan masih akan bergerak fluktuatif dalam jangka pendek, seiring berlanjutnya konflik AS-Iran.

Analisis mendalam tentang Trump Umumkan Gencatan Energi Rusia-Ukraina, Harga Minyak Malah Naik akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *