Video: Alasan Bos BI Tak Naikkan BI Rate Saat Suku Bunga The Fed Naik

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Video: Alasan Bos BI Tak Naikkan BI Rate Saat Suku Bunga The Fed Naik yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Selain itu BI juga melakukan upaya menarik capital inflow lewat kebijakan insentif biaya hedging yang diharapkan dapat menambah keyakinan investor untuk menempatkan dana asing ke Indonesia.

Bank Indonesia juga memastikan respons bank sentral terhadap pergerakan sentiment global termasuk pergerakan Harga minyak mentah dunia hingga suku bunga The Fed.

Dimana bauran kebijakan BI ini dipastikan untuk menjaga stabilitas nilai tukar sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi RI.

Seperti apa arah kebijakan Bank Indonesia menghadapi volatilitas global Selengkapnya simak dialog Andi Shalini melalui Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti dalam Power Lunch, CNBC Indonesia (Jum’at, 09/10/2026)

Bagikan: const copyurltv = document.getElementById(“copyurltv”); const copyThistv = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); }; copyurltv.addEventListener(“click”, () => { copyThistv(); }); var article = { idnews: 774725, idkanal: 19 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20261009125646-19-774725/video-alasan-bos-bi-tak-naikkan-bi-rate-saat-suku-bunga-the-fed-naik’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-bottom-tv’)); }, 1000 ); });

FIRST ON CNBC INDONESIA Video: Alasan Bos BI Tak Naikkan BI Rate Saat Suku Bunga The Fed Naik Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 774725, idkanal : 19 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20261009125646-19-774725/video-alasan-bos-bi-tak-naikkan-bi-rate-saat-suku-bunga-the-fed-naik’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); CNBC Indonesia TV,  CNBC Indonesia 09 October 2026 15:04

Jakarta, CNBC Indonesia- Ketidakpastian geopolitik global yang masih tinggi disebut Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti sebagai tantangan bagi bank sentral global termasuk Indonesia.

Saat ini gejolak Timur Tengah yang mempengaruhi rantai pasok global hingga kenaikan inflasi global termasuk di Amerika Serikat serta kenaikan yield US Treasury dan penguatan Indeks Dolar AS.

Kondisi ‘higher for longer’ turut berdampak ke pasar keuangan global yang tercermin pada meningkatnya capital outflow asing dari pasar emerging market seperti Indonesia, kondisi ini menyebabkan tekanan pasar domestik hingga pelemahan nilai tukar Rupiah.

Sementara terkait respons BI yang tidak menaikkan BI rate saat The Fed mengerek level Fed Funds Rates sebesar 25 Bps pada September 2026, Destry mengatakan bahwa antisipasi ini sudah dilakukan oleh BI di bulan sebelumnya atau ‘looking forward”.

Analisis mendalam tentang Video: Alasan Bos BI Tak Naikkan BI Rate Saat Suku Bunga The Fed Naik akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *