Akhir Sesi I IHSG Menguat 0,35% ke Level 6.052

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Akhir Sesi I IHSG Menguat 0,35% ke Level 6.052 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Kekhawatiran eskalasi konflik mendorong harga minyak Brent naik lebih dari 4% hingga menembus US$104 per barel.

(AMMN).

Sementara saham-saham yang menekan ruang gerak IHSG antara lain, PT.

Perubahan ekspektasi kebijakan Eropa dapat memengaruhi euro, imbal hasil obligasi, dan selera investor terhadap aset berisiko.

Dari sisi global, Direktur Pelaksana Dana Moneter International ( IMF) Kristalina Georgieva kemarin memperingatkan bahwa harga energi berpotensi tetap tinggi meskipun perang di kawasan Teluk segera berakhir.

Suku bunga deposito berada di 2,50%, sementara suku bunga operasi pembiayaan utama sebesar 2,65%.

Risalah ini bukan keputusan suku bunga baru.

Ketidakpastian geopolitik, termasuk konflik AS-Iran dan perang Rusia-Ukraina, menjadi bagian dari pertimbangan terhadap prospek harga.

Meski demikian, ECB mempertahankan seluruh pilihan kebijakan dan tidak memberikan kepastian mengenai langkah suku bunga berikutnya.

Posisi di atas 100 menunjukkan konsumen secara keseluruhan masih optimistis, tetapi penurunannya mengindikasikan pemulihan daya beli belum sepenuhnya merata.

Selanjutnya, risalah rapat Bank Sentral Eropa (ECB) yang dirilis Kamis kemarin menunjukkan pembuat kebijakan masih melihat risiko inflasi cenderung meningkat.

Meski menunda serangan, Trump menegaskan blokade laut terhadap Iran tetap berlaku dan Teheran tidak akan diizinkan memiliki senjata nuklir.

Sentimen lainnya, berasal dari Bank Indonesia pada Kamis kemarin melaporkan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) September sebesar 118,1, turun tipis dari 118,5 pada Agustus.

Bagi pasar, pesannya menunjukkan pengetatan lanjutan belum dapat dikesampingkan, tetapi juga belum dipastikan.

Pemulihan produksi dan distribusi membutuhkan waktu, sementara harga minyak Brent berjangka masih mengindikasikan tekanan hingga 2027.

Georgieva menyebut harga minyak masih berada di sekitar US$100 per barel, mencerminkan risiko pasokan dan tingginya biaya transportasi.

Setelah itu, indeks perlahan bangkit dan bergerak menanjak hingga mencapai level tertinggi di 6.059,54.

Dari sisi aktivitas perdagangan, volume transaksi tercatat sebanyak 177,49 juta lot saham melalui nilai transaksi mencapai Rp4.084,13 miliar atau sekitar Rp4,08 triliun.

Baca: IHSG Dibuka Menguat 0,19% ke Level 6.042

Penguatan IHSG hingga siang hari ini didorong oleh 332 saham menguat, sementara 309 saham melemah dan 322 saham tak bergerak.

Mengutip data Refinitiv, penguatan IHSG tengah hari ini didorong oleh sektor material dasar yang naik 1,07%, disusul oleh sektor keuangan yang naik 0,8%, dan sektor infrastruktur yang juga naik 0,8%.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Adapun saham-saham pengungkit IHSG hinngga sesi I ini antara lain, PT.

Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan Timur Tengah dan kekhawatiran terhadap pasokan minyak global.

Sebelumnya, Trump sempat mempertimbangkan serangan baru terhadap Iran sebelum pemilu.

Keterbatasan penyulingan turut menekan harga bahan bakar olahan.

(GEMS).

Sentimen pasar pada Jumat (9/10/2026) akan dipengaruhi perkembangan konsumsi domestik, ketahanan pasar tenaga kerja Amerika Serikat (AS), serta risiko harga energi global.

Kemarin, keyakinan konsumen Indonesia sedikit menurun, sementara klaim pengangguran AS kembali lebih rendah daripada perkiraan.

Hari ini, perhatian beralih pada penjualan ritel Indonesia untuk melihat keberlanjutan pemulihan belanja masyarakat.

Di dalam negeri, perkembangan APBN dan investasi hilirisasi turut menjadi perhatian terkait kebutuhan pembiayaan pemerintah serta prospek produksi dan ekspor.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan tidak akan menyerang Iran sebelum pemilihan paruh waktu pada 3 November 2026.

Akhir Sesi I IHSG Menguat 0,35% ke Level 6.052 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 774693, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20261009113419-17-774693/akhir-sesi-i-ihsg-menguat-035-ke-level-6052’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Romys Binekasri,  CNBC Indonesia 09 October 2026 11:36 Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia, Kamis 26/3/2020 (CNBC Indonesia/Tri Susilo) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);

Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil parkir di zona hijau pada perdagangan Jumat (9/10/2026).

Pasokan gas alam dari Teluk juga terganggu akibat ancaman terhadap pengiriman melalui Selat Hormuz, terutama berdampak pada Asia dan Eropa.

(rob/rob) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260916171712-19-768493/video-pasar-pantau-risiko-minyak-usd-100–bunga-the-fed-diramal-naik”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/768493?comscore=off”,”time”:403,”title”:”Video: Pasar Pantau Risiko Minyak USD 100 – Bunga The Fed Diramal Naik”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/16/risiko-minyak-tembus-usd-100-suku-bunga-the-fed-diramal-naik-ihsg-memerah-1789553969997_169.png”}]’); Next Article IHSG Dibuka Menguat 0,19% ke Level 6.042

Menutup perdagangan sesi I, IHSG berada di level 6.052,51, naik 21,23 poin atau 0,35%.

Pergerakan indeks sepanjang pagi cukup fluktuatif.

IHSG dibuka di posisi 6.039,01, lalu sempat tertekan hingga menyentuh level terendah di 5.995,82, atau turun di bawah level psikologis 6.000.

Analisis mendalam tentang Akhir Sesi I IHSG Menguat 0,35% ke Level 6.052 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *