Akhiri Perdagangan Hari Ini, IHSG Anjlok 1,88% ke Level 6.031

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Akhiri Perdagangan Hari Ini, IHSG Anjlok 1,88% ke Level 6.031 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Menurut Bloomberg, rasio permintaan mencapai 2,77 kali dari jumlah yang ditawarkan.

Investor tidak langsung, termasuk bank sentral dan investor institusi, menyerap 80,34% dari permintaan.

Yield Treasury 30 tahun sempat menyentuh 5,732%, sebelum kembali turun akibat tingginya permintaan dalam lelang.

Departemen Keuangan AS melelang US$39 miliar obligasi tenor 10 tahun melalui yield 5,300%, menjadi level tertinggi pada abad ini.

Kemarin, cadangan devisa Indonesia tercatat sedikit menurun, meski tingkat kecukupannya tetap melampaui standar internasional serta rilis data uang primer Indonesia.

Hari ini, perhatian beralih ke hasil risalah Federal Open Market Committee (FOMC) dari rapat The Fed yang terbit dini hari tadi, kemudian laporan keyakinan konsumen Indonesia.

Pandangan The Fed yang hawkish, lonjakan indeks dolar dan tingginya imbal hasil US Treasury akan memberi tekanan bagi pasar saham dan rupiah.

Risalah Bank Sentral Eropa dan klaim pengangguran Amerika Serikat akan menjadi bahan penilaian berikutnya terhadap prospek suku bunga, nilai tukar, dan aset berisiko.

Yield Treasury AS turun pada Rabu setelah lelang obligasi tenor 10 tahun senilai hampir US$40 miliar mendapat permintaan kuat.

Hingga akhir sesi II, IHSG berada di level 6.031,28, turun 115,44 poin atau 1,88%.

Namun, permintaan yang kuat kemudian membantu menekan yield ke sekitar 5,27%.

Setelah sempat rebound terbatas ke kisaran 6.130 pada sekitar pukul 10.00 WIB, IHSG kembali bergerak melemah secara bertahap.

Memasuki sesi kedua, tekanan jual semakin kuat.

Akhiri Perdagangan Hari Ini, IHSG Anjlok 1,88% ke Level 6.031 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 774484, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20261008160543-17-774484/akhiri-perdagangan-hari-ini-ihsg-anjlok-188-ke-level-6031’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Romys Binekasri,  CNBC Indonesia 08 October 2026 16:07 Foto: Ilutrasi Bursa.

Menjelang sore, sekitar pukul 15.00 WIB, indeks bergerak di kisaran 6.040 hingga 6.060, sebelum akhirnya terperosok ke level terendah harian di 6.031,28 pada akhir periode yang terpantau.

Dengan pola tersebut, rentang pergerakan IHSG hari ini, level tertinggi berada di level 6.179,09 hingga terendah 6.031,28.

Baca: IHSG Anjlok 1% Lebih, Ini Penyebabnya

Sentimen pasar pada Kamis (8/10/2026) akan dipengaruhi perkembangan ketahanan eksternal Indonesia dan arah kebijakan moneter global.

IHSG jatuh menembus level psikologis 6.100 dan terus turun ke area 6.060 hingga 6.080.

Penurunan ini terjadi setelah yield sebelumnya mencapai level tertinggi yang belum pernah terlihat sejak 2002.

Yield obligasi Treasury AS tenor 10 tahun, yang menjadi acuan penting bagi pasar saham, sempat mencapai 5,365% pada perdagangan Rabu.

(CNBC Indonesia/Muhammad Sabki) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);

Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertekan cukup dalam pada akhir perdagangan Kamis (8/10/2026).

Tekanan jual muncul dan menyeret indeks turun ke area 6.120 sebelum pukul 10.00 WIB.

Faktor penyebabnya adalah dapat meningkatkan tekanan terhadap aset pasar berkembang.

Sementara itu, bursa saham Asia bergerak melemah pada perdagangan Kamis (8/10/2026), seiring kenaikan imbal hasil obligasi yang menekan minat investor terhadap aset ekuitas.

Indeks Nikkei 225 Jepang turun 0,4%, Kospi Korea Selatan melemah 0,35%, sementara S&P/ASX 200 Australia terkoreksi 0,4%.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); (rob/rob) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260922171437-19-769974/video-rupiah-melemah-ihsg-terkoreksi-169-anjlok-ke-6200-an”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/769974?comscore=off”,”time”:533,”title”:”Video: Rupiah Melemah & IHSG Terkoreksi 1,69% Anjlok ke 6.200-an”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/22/hasil-rdg-bi-dinanti-rupiah-melemah-ihsg-terkoreksi-169-ke-6200-an-1790072835936_169.png”}]’); Next Article Akhir Sesi I IHSG turun 0,55% ke Level 6.158, Saham BYAN Jadi Beban yang mengakibatkan Sementara pembeli langsung menyumbang 17,12%, menunjukkan tingginya minat terhadap surat utang tersebut.

Yield obligasi tenor 30 tahun juga turun ke sekitar 5,65%, sejalan dengan kuatnya permintaan terhadap surat utang pemerintah AS.

Kenaikan yield Treasury menjadi perhatian bagi Indonesia

Total volume transaksi tercatat 567,04 juta lot melalui nilai transaksi mencapai Rp11.256,53 miliar.

Pada awal perdagangan sekitar pukul 09.00 WIB, IHSG dibuka menguat di 6.154,97 dan sempat menyentuh level tertinggi harian di 6.179,09.

Level tersebut merupakan yang tertinggi sejak April 2002.

Kenaikan juga terjadi pada obligasi tenor lebih panjang.

Analisis mendalam tentang Akhiri Perdagangan Hari Ini, IHSG Anjlok 1,88% ke Level 6.031 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *