Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Bos BEI: 7 Calon Emiten Antre IPO, 2 Perusahaan Beraset Jumbo yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Bos BEI: 7 Calon Emiten Antre IPO, 2 Perusahaan Beraset Jumbo Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 773198, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20261005053502-17-773198/bos-bei-7-calon-emiten-antre-ipo-2-perusahaan-beraset-jumbo’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Romys Binekasri, CNBC Indonesia 06 October 2026 13:50 Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia.
π Artikel Terkait yang Direkomendasikan
(CNBC Indonesia/Muhammad Sabki) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);
Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat, memasuki kuartal IV tahun ini akan ada 7 perusahaan yang akan melaksanakan pencatatan saham perdana (Initial Public Offering/IPO) di pasar modal Indonesia.
“Hingga saat ini, terdapat 7 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI,” kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI Saidu Solihin, dikutip Selasa (6/10/2026).
Saidu menyebut, hingga 2 Oktober 2026 telah tercatat 7 perusahaanΒ yang sudah menjadi emiten atau mencatatkan sahamnya di lantai BEI melalui penghimpunan dana sebesar Rp 2,16 triliun.
Baca: Perusahaan Mau IPO Makin Sepi di Pasar Modal RI, Ini Penyebabnya
Sebagai informasi, dari 7 calon emiten yang berada dalam pipeline, ada 2 perusahaan beraset skala besar atau memiliki aset di atas Rp250 miliar, 3 perusahaan aset skala menengah atau beraset antara Rp50 miliar hingga Rp250 miliar, dan 2 perusahaan beraset skala kecil atau di bawah Rp 50 miliar.
Adapun sektornya antara lain, 2 perusahaan dari sektor energi, 4 perusahaan dari sektor kesehatan, dan 1 perusahaan dari sektor industri.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi mengatakan penurunan jumlah calon emiten dipengaruhi sejumlah faktor, salah satunya kondisi global.
“Penurunan calon perusahaan untuk melakukan IPO dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain dinamika kondisi pasar global, termasuk meningkatnya ketidakpastian geopolitik yang memengaruhi timing perusahaan untuk melaksanakan penawaran umum,” ujarnya dalam keterangan tertulis.
Data BEI menunjukkan jumlah IPO hingga Agustus 2026 turun sekitar 68,2% dibandingkan 22 perusahaan pada Januari-Agustus 2025.
Sejumlah saham IPO 2026 masih mencatat lonjakan harga yang signifikan setelah debut, meski kondisi tersebut belum cukup untuk menunjukkan pemulihan fungsi pasar perdana sebagai sumber pendanaan perusahaan.
OJK bersama BEI pun terus melakukan sosialisasi dan coaching clinic di sejumlah daerah untuk mendorong perusahaan yang siap melantai di bursa.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); (rob/rob) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260922171437-19-769974/video-rupiah-melemah-ihsg-terkoreksi-169-anjlok-ke-6200-an”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/769974?comscore=off”,”time”:533,”title”:”Video: Rupiah Melemah & IHSG Terkoreksi 1,69% Anjlok ke 6.200-an”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/22/hasil-rdg-bi-dinanti-rupiah-melemah-ihsg-terkoreksi-169-ke-6200-an-1790072835936_169.png”}]’); Next Article Calon Emiten IPO Pasar Modal Lesu, Ini Penjelasan OJK
OJK menargetkan penghimpunan dana pasar modal sebesar Rp250 triliun pada 2026, sementara hingga 6 September 2026 telah mencapai Rp148,3 triliun.
“Dalam mencapai target dimaksud, OJK tetap senantiasa mengedepankan pada kualitas keterbukaan informasi serta kesiapan calon emiten,” imbuh Hasan.
Di sisi lain, minimnya jumlah IPO tidak sepenuhnya berarti saham-saham baru kehilangan minat investor.
Penghimpunan dana juga anjlok sekitar 79,2% dari Rp10,39 triliun pada periode yang sama tahun lalu menjadi Rp2,16 triliun.
Menurut Hasan, OJK tidak hanya mengejar jumlah perusahaan yang melakukan IPO, tetapi juga memperhatikan total penghimpunan dana di pasar modal.
Analisis mendalam tentang Bos BEI: 7 Calon Emiten Antre IPO, 2 Perusahaan Beraset Jumbo akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
π Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
π’ Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
π Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
π’ Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
β οΈ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
