Rupiah Makin Terseok-seok, Cerita Dolar Balik Rp16.000 Mustahil

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Rupiah Makin Terseok-seok, Cerita Dolar Balik Rp16.000 Mustahil yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Efektivitas stabilisasi nilai tukar juga diperkuat dan kecukupan likuiditas dijaga melalui meningkatkan insentif untuk instrumen Swap dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) Lindung Nilai kepada Bank Indonesia dalam rangka pendanaan luar negeri.

“Intervensi akan terus dilakukan secara konsisten dan berkesinambungan melalui transaksi Non-Deliverable Forward (NDF) di pasar offshore, transaksi spot dan DNDF di pasar domestik, disertai pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder.

Dampak dari hal tersebut adalah level tersebut dapat tersentuh, jika tekanan global masih menghantui,” kata Josua kepada CNBC Indonesia.

Adapun menurutnya, ada tiga hal yang dapat membuat rupiah makin melemah. akibat Karena dari Rp 18.000 ke Rp 18.200 hanya sekitar 1% ebih lemah,

Faktor penyebabnya adalah belum tercapainya kesepakatan terkait pembukaan Selat Hormuz.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

“Hal ini mendorong ekspektasi pengetatan kebijakan moneter Amerika Serikat lebih lanjut, sehingga _yield_ UST tenor 10 tahun kembali naik ke level 5,23%, tertinggi sejak 2007,” ungkapnya dalam keterangan tertulis.

Baca: Dolar Sentuh Rp 18.000, BI Rate Bisa Naik Bulan Depan? yang mengakibatkan Di samping itu, harga minyak naik hingga di atas US$108 per barel

Rupiah Makin Terseok-seok, Cerita Dolar Balik Rp16.000 Mustahil Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 771960, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260930063819-17-771960/rupiah-makin-terseok-seok-cerita-dolar-balik-rp16000-mustahil’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Chandra Dwi Pranata,  CNBC Indonesia 30 September 2026 07:25 Foto: Ilustrasi Rupiah Melemah (CNBC Indonesia/ Edward Ricardo) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);

Jakarta, CNBC Indonesia-Tekanan terhadap nilai tukar rupiah semakin besar.

Pelemahan rupiah juga didorong oleh peningkatan kebutuhan valuta asing oleh importir menjelang akhir kuartal III-2026.

“Selain itu, Bank Indonesia mengelola struktur suku bunga di pasar uang melalui penguatan strategi operasi moneter pro-market,” terang Erwin.

Cadangan devisa tercatat meningkat ke level USD146,5 miliar pada akhir Agustus 2026.

BI, kata Erwin terus hadir di pasar memastikan mekanisme pasar berjalan melalui baik dan stabilitas nilai tukar Rupiah terjaga sesuai fundamentalnya.

Koordinasi dan komunikasi melalui korporasi dan pelaku pasar terus dilakukan secara intensif.”

Baca: Ekonom Bilang Dolar Bisa Rp18.200, Waspada 3 Faktor Ini

Outlook Rupiah

Chief Economist Bank Permata Josua Pardede mengatakan rupiah berpeluang besar menembus level Rp 18.200-an per dolar Amerika Serikat (AS) jika tekanan global masih cukup kuat.

“Rupiah masih bisa menuju Rp 18.200/US$, meski hal tersebut diperlakukan sebagai skenario tekanan.

“Arus keluar dana dari portofolio aset negara emerging markets di tengah kenaikan yield obligasi,” ujarnya.

Meski demikian, pergerakan rupiah masih sejalan melalui pergerakan mata uang kawasan (regional), dengan pelemahan terbatas secara quarter-to-date (qtd) sebesar 0,67%.

Di sisi lain, pasti, dolar Amerika Serikat (AS) kini sudah bertengger lagi pada level Rp18.000.

Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas Bank Indonesia, Erwin Gunawan Hutapea menjelaskan melemahnya rupiah disebabkan oleh kekhawatiran atas tekanan inflasi global dan risiko fiskal. sedangkan Perlahan

Pertama yakni harga minyak global yang masih bertahan di level US$ 100 per barel, dan imbal hasil (yield), obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun yang bertahan di atas 5%, dan adanya outflow investor asing.

“Ada 3 kondisi yang jika terjadi bersamaan, pelemahan rupiah bisa semakin dalam, yakni harga minyak bertahan di atas US$ 100 per barel, yield obligasi AS tenor 10 tahun tetap di atas 5%, dan arus modal bergerak negatif secara bersamaan” terang Josua.

Sementara itu, Kepala Center of Macroeconomics and Finance Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) M.

Dampak dari hal tersebut adalah level tersebut merupakan skenario risiko yang perlu diantisipasi.

“Potensi rupiah menembus level tersebut terbuka lebar jika penguatan dolar, arus modal keluar, dan kebutuhan valas terus berlanjut,” ujar Rizal.

(chd/mij) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260928101540-19-771371/video-dolar-as-makin-perkasa-rupiah-dekati-rp-18000-per-usd”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/771371?comscore=off”,”time”:407,”title”:”Video: Dolar AS Makin Perkasa, Rupiah Dekati Rp 18.000 per USD”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/28/dolar-as-makin-eprkasa-rupiah-anjlok-dekati-rp-18000-per-dolar-as-1790565607759_169.png”}]’); Next Article BI Buka Suara! akibat Rizal Taufikurahman mengatakan peluang rupiah menyentuh level Rp 18.200-an per dolar AS terbuka lebar.

“Potensi rupiah menembus Rp18.200 per dolar AS terbuka dalam beberapa pekan mendatang,” kata Rizal.

Apalagi, jarak dari Rp 18.000 ke Rp 18.200 sangat tipis yakni hanya 1,1%,

Analisis mendalam tentang Rupiah Makin Terseok-seok, Cerita Dolar Balik Rp16.000 Mustahil akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *