IHSG Masih Volatil, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang IHSG Masih Volatil, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Ilustrasi grafik saham dalam latar belakang hitam //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);

Jakarta, CNBCΒ IndonesiaΒ –Β IHSG ditutup melemah 1,20% ke level 6.298,61 pada perdagangan Kamis (24/9).

Dengan tambahan kuota tersebut, keterbatasan produksi yang sebelumnya menjadi perhatian perseroan dapat berkurang.

Sementara itu, PT PAM Mineral Tbk (NICL) menetapkan dividen tunai interim untuk periode buku yang berakhir Juni 2026 sebesar Rp6 per saham, melalui total nilai mencapai Rp63,81 miliar.

Keputusan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Direksi yang telah memperoleh persetujuan Dewan Komisaris pada 23 September 2026.

Hingga 30 Juni 2026, NICL membukukan laba bersih setelah pajak sebesar Rp121,60 miliar.

Dari sisi sektoral, seluruh 11 sektor mencatat pelemahan, melalui sektor Basic Materials mengalami penurunan terdalam sebesar 2,17%.

Di pasar Amerika Serikat, pergerakan indeks saham berlangsung variatif.

BBCA menyumbang -9,79 poin, BBRI -7,29 poin, BMRI -6,61 poin, dan BBNI -2,31 poin.

Kegiatan produksi, pengangkutan, dan penjualan batu bara juga dapat dilanjutkan.

Persetujuan perubahan RKAB tersebut turut memberikan tambahan kuota produksi hingga mencapai 20 juta ton.

Pergerakan tersebut juga terjadi bersamaan melalui penurunan ETF EIDO sebesar 1,71% dan indeks MSCI Indonesia sebesar 1,56%.

Dari sisi aksi korporasi, PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) memperkuat rantai pasok bisnis bullion dan manufaktur perhiasan melalui Gold Bar Spot Sale and Purchase Agreement dengan PT Freeport Indonesia (PTFI).

Melalui kerja sama tersebut, HRTA membeli emas murni dengan kadar 99,99% dalam bentuk cast bars seberat 1 kilogram yang diproduksi di fasilitas Precious Metal Refinery PTFI di Gresik, Jawa Timur.

Sebagai tahap awal pelaksanaan kerja sama, HRTA telah membeli 50 kilogram emas murni yang diterima di fasilitas perseroan di Bandung pada 16 September 2026.

Kerja sama dengan PTFI melengkapi kemitraan pasokan domestik yang sebelumnya dilakukan HRTA dengan unit tambang emas Grup United Tractors (UNTR), yakni Agincourt Resources (PTAR/Tambang Emas Martabe) dan Danusa Tambang Nusantara (DTN), bersama fasilitas pemurnian Emas Murni Abadi (EMA) pada April 2026.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi HRTA dalam memperoleh bahan baku dari sumber domestik sekaligus mengintegrasikan rantai nilai dari hulu hingga hilir.

Di sisi kapasitas produksi, HRTA juga tengah memperluas fasilitas pabrik terintegrasi hingga 60 ton per tahun.

Perseroan mencatatkan total aset Rp962,05 miliar dan kekayaan bersih sebesar Rp831,24 miliar.

Dividen interim tersebut setara melalui dividend payout ratio sebesar 52,48% dari laba bersih semester I 2026.

Dow Jones turun 0,31% ke level 51.349, S&P 500 bergerak relatif datar melalui penurunan 0,02% ke level 7.704, sedangkan Nasdaq naik tipis 0,01% ke level 26.939.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Koreksi saham bank besar turut menjadi salah satu pemberat IHSG dengan total kontribusi -26,00 poin.

Setelah pembagian dividen, kekayaan bersih perseroan menjadi Rp767,43 miliar, masih di atas total modal disetor dan cadangan wajib sebesar Rp468,66 miliar sesuai ketentuan Pasal 72 UUPT.

Pada perdagangan Kamis (24/9), saham NICL ditutup di level Rp434 per saham.

Dengan nilai dividen interim Rp6 per saham, dividend yield berdasarkan harga penutupan tersebut tercatat sebesar 1,38%.

Adapun jadwal cum date dan tanggal pembayaran dividen interim akan diumumkan oleh perseroan kemudian.

Rekomendasi Saham Hari Ini

  • JARR – Buy 3550-3570 | TP 3630-3680 | SL 3330

    [Gambas:Produk Investasi by Investasiku]

  • DSSA – Buy 1075-1085 | TP 1105-1130 | SL 1030

    [Gambas:Produk Investasi by Investasiku]

  • ENRG – Buy 1295-1305 | TP 1320-1340 | SL 1220

    [Gambas:Produk Investasi by Investasiku]

  • DSNG – Buy 1590-1600 | TP 1620-1650 | SL 1500

    [Gambas:Produk Investasi by Investasiku]

  • PART – Buy 116-118 | TP 121-123 | SL 110

    [Gambas:Produk Investasi by Investasiku]

Disclaimer: Ingat, bahwa segala analisis dan rekomendasi saham dalam artikel ini bersifat informatif sekaligus bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu.Β 

(ayh/ayh) Next Article IHSG Masih Volatil, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik

IHSG Masih Volatil, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 770785, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260925081836-17-770785/ihsg-masih-volatil-deretan-saham-ini-menarik-buat-dilirik’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); CNBC Indonesia 25 September 2026 08:49 Mega Capital Sekuritas PT Mega Capital Sekuritas, bagian dari CT Corpora, hadir sejak 1991 melalui layanan investasi inovatif dan tenaga ahli terpercaya.

Kapasitas refinery ditingkatkan menjadi 30 ton per tahun dari sebelumnya 18 ton.

Selanjutnya, ada PT Bayan Resources Tbk (BYAN) yang resmi mencabut status force majeure pada tiga anak usahanya, yakni Tiwa Abadi (TA), Tanur Jaya (TJ), dan Fajar Sakti Prima (FSP).

Pencabutan tersebut dilakukan setelah ketiga entitas memperoleh persetujuan lengkap atas perubahan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026 dari Kementerian ESDM pada 23 September 2026.

Dengan pencabutan status tersebut, ketiga anak usaha dapat kembali memenuhi kewajiban penyediaan batu bara berdasarkan Coal Supply Agreement kepada pelanggan.

Sejumlah saham yang mencatat pergerakan positif antara lain FORU yang naik 24,58%, DCII 1,52%, dan DSSA 1,87%.

Sementara itu, BMRI turun 2,86%, BBRI melemah 1,57%, dan BBCA terkoreksi 1,19%.

Investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp1,42 triliun di pasar reguler dan Rp1,49 triliun di seluruh pasar.

Analisis mendalam tentang IHSG Masih Volatil, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

πŸ“‹ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *