Video: Made In Indonesia Jadi Daya Tarik Adopsi Kendaraan Listrik RI

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Video: Made In Indonesia Jadi Daya Tarik Adopsi Kendaraan Listrik RI yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Video Video: Made In Indonesia Jadi Daya Tarik Adopsi Kendaraan Listrik RI Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 755476, idkanal : 19 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260731135824-19-755476/video-made-in-indonesia-jadi-daya-tarik-adopsi-kendaraan-listrik-ri’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); CNBC Indonesia TV,  CNBC Indonesia 19 September 2026 14:00

Jakarta, CNBC Indonesia- CEO Vinfast Southeast Asia, Antonio Zara mengungkapkan sejumlah keunggulan adopsi kendaraan listrik dalam meningkatkan efisiensi, menekan biaya sekaligus mendukung program transisi energi.

Salah satu mobil listrik unggulan VinFast adalah MPV 7 yang merupakan mobil keluarga melalui 7 kursi ditawarkan dengan harga Rp 330 jutaan dengan penawaran gratis biaya charing selama 2 tahun.

Di Indonesia penggunaan taksi EV sudah semakin massif sejalan melalui meningkatnya kesadaran terhadap peran EV, seperti yang dijalankan Vinfast melalui taksi Green SM.

Dampak dari hal tersebut adalah EV menjadi lebih hemat.

Seiring dengan perkembangan teknologi, Vinfast terus mengembangkan kendaraan listrik dapat memenuhi kebutuhan masyarakat untuk kendaraan ritel maupun komersial termasuk dengan membangun pabrik di Indonesia.

Sementara Pengamat Otomotif, Bebin Djuana menyebutkan kendaraan listrik komersial menjadi segmen EV yang memiliki potensi pertumbuhan. akibat Jika dibandingkan dengan kendaraan komersial lainnya biaya operasional lebih dari Rp 900 ribu untuk Jarak tempuh 400-500 kilometer per bulan,

Namun pengembangan EV membutuhkan dukungan ekosistem termasuk soal stasiun pengisian daya atau Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik (SPKL).

Selengkapnya simak dialog Bunga Cinka melalui CEO Vinfast Southeast Asia, Antonio Zara dan Pengamat Otomotif, Bebin Djuana dalam AutoBizz, CNBC Indonesia (Jum’at, 31/07/2026)

Bagikan: const copyurltv = document.getElementById(“copyurltv”); const copyThistv = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); }; copyurltv.addEventListener(“click”, () => { copyThistv(); }); var article = { idnews: 755476, idkanal: 19 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260731135824-19-755476/video-made-in-indonesia-jadi-daya-tarik-adopsi-kendaraan-listrik-ri’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-bottom-tv’)); }, 1000 ); });

Analisis mendalam tentang Video: Made In Indonesia Jadi Daya Tarik Adopsi Kendaraan Listrik RI akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *