Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Dicecar BEI, MMIX Beberkan Susunan Pemegang Saham yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Dicecar BEI, MMIX Beberkan Susunan Pemegang Saham Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 768758, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260917151753-17-768758/dicecar-bei-mmix-beberkan-susunan-pemegang-saham’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Redaksi, CNBC Indonesia 17 September 2026 17:45 Foto: MMIX //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);
Jakarta, CNBC Indonesia – PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) menyampaikan tanggapan atas permintaan penjelasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait pemeriksaan transaksi saham perseroan.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Merujuk pengumuman Bursa tertanggal 5 Juni 2026 soal suspensi saham MMIX, BEI kemudian membuka kembali perdagangan saham tersebut di Pasar Reguler dan Pasar Tunai mulai sesi I tanggal 17 Juni 2026.
(fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260911151039-19-767257/video-sentimen-pendorong-pelemahan-rupiah–ihsg-terkoreksi-nyaris-2″,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/767257?comscore=off”,”time”:465,”title”:”Video: Sentimen Pendorong Pelemahan Rupiah – IHSG Terkoreksi Nyaris 2%”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/11/sentimen-eksternal-dorong-pelemahan-rupiah-ihsg-terkoreksi-nyaris-2-1789114369077_169.png”}]’); Next Article 59 Emiten Berpotensi Ditendang dari BEI, Ini Daftar-Nama Perusahaannya
Direktur Utama Mengky Mangarek dan Direktur Eveline Natalia Susanto masing-masing menggenggam 144 juta saham atau 6%.
Berdasarkan data yang disampaikan, pemegang saham terbesar MMIX adalah PT Multi Inti Usaha melalui kepemilikan 1,44 miliar saham atau 60% dari total 2,4 miliar saham.
Melansir keterbukaan informasi, emiten produk kesehatan dan perawatan diri itu membeberkan susunan pemegang saham dan manajemen yang berlaku per 26 Januari 2024.
Perseroan menjelaskan, data pemegang saham dan susunan manajemen per 26 Januari 2024 mengacu pada keputusan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).
Porsi masyarakat tercatat sebanyak 600 juta saham atau 25%.
Sisanya dimiliki jajaran direksi dan komisaris.
Komisaris Utama Hillary Josephine dan Komisaris Allen Feliciano masing-masing memiliki 36 juta saham, yang dalam tabel perseroan dicantumkan sebesar 2%.
Adapun Direktur Christopher Lee dan Komisaris Independen Togu Cornetius Simanjuntak tidak memiliki saham perseroan.
Dalam lampiran Keputusan Menkumham Nomor AHU-0046853.AH.01.02.Tahun 2023 tertanggal 10 Agustus 2023 yang turut disertakan, modal dasar MMIX tercatat Rp180 miliar melalui modal ditempatkan Rp60 miliar.
Nilai kepemilikan PT Multi Inti Usaha tercatat Rp36 miliar, sedangkan masyarakat Rp15 miliar.
Lampiran tersebut juga memuat catatan bahwa susunan pemegang saham di dalamnya bukan merupakan susunan sesuai daftar pemegang saham terakhir yang tercatat di Biro Administrasi Efek (BAE).
Dalam poin kedua, BEI meminta informasi mengenai pemegang saham berbentuk institusi beserta pemilik manfaat akhir (ultimate shareholders) hingga level perorangan.
Manajemen menyebut tidak ada perubahan atas data tersebut hingga 11 Juni 2024.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Harga Batu Bara Masih Membara, Siapa Emiten Paling Pesta Pora?
Di sisi lain, tidak merinci susunan pemegang saham maupun pengurus PT Multi Inti Usaha yang merupakan pemegang saham mayoritas perusahaan.
Terkait anak usaha, MMIX menyatakan tidak memiliki anak perusahaan per 26 Januari 2024, sehingga tidak ada data pemegang saham maupun manajemen anak usaha yang dapat disampaikan.
“Perseroan senantiasa berkomitmen untuk memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal serta ketentuan PT Bursa Efek Indonesia yang berlaku,” tulis manajemen.
Sebelumnya, saham MMIX sempat dihentikan sementara perdagangannya oleh BEI. sedangkan Menanggapi hal itu, perseroan menyatakan terdapat pemegang saham berbentuk badan hukum,
Analisis mendalam tentang Dicecar BEI, MMIX Beberkan Susunan Pemegang Saham akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
