Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Sesi I IHSG Anjlok 1,7%, Diseret Emiten Tambang! yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Volume transaksi di pasar reguler tercatat sebesar 170,64 juta lot, melalui nilai transaksi mencapai Rp7,83 triliun dan frekuensi sekitar 1,19 juta kali.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Sementara itu, transaksi melalui pasar negosiasi tercatat sebanyak 2,59 juta lot dengan nilai mencapai Rp181,37 miliar dan frekuensi sebanyak 163 kali.
Dampak dari hal tersebut adalah memberikan tekanan terhadap rupiah dan aset berisiko di negara berkembang, termasuk saham Indonesia.
Di sisi lain, penguatan Wall Street pada perdagangan Jumat malam berpotensi menjadi sentimen positif bagi pasar saham domestik. akibat Berdasarkan CME FedWatch, peluang kenaikan suku bunga menuju kisaran 3,75%-4,00% telah mencapai 87,3%.
Kenaikan suku bunga AS berpotensi mendorong penguatan dolar AS dan imbal hasil obligasi pemerintah AS,
Lonjakan harga energi dapat meningkatkan tekanan inflasi global dan memengaruhi ekspektasi kebijakan moneter bank sentral.
Dari AS, data inflasi konsumen Agustus menunjukkan tekanan harga yang masih tinggi.
Sementara itu, inflasi inti meningkat 0,3% secara bulanan, melampaui perkiraan pasar sebesar 0,2%.
Perkembangan tersebut memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga The Federal Reserve (The Fed) sebesar 25 basis poin dalam pertemuan 15-16 September 2026.
Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 767678, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260914121535-17-767678/sesi-i-ihsg-anjlok-17-diseret-emiten-tambang’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Romys Binekasri, CNBC Indonesia 14 September 2026 12:36 Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia.
Adapun transaksi di pasar tunai relatif sangat kecil, yakni hanya 41 lot, melalui nilai sekitar Rp3,15 juta dan frekuensi sebanyak lima kali.
Beban terbesar IHSG adalah sektor energi yang turun 4,87%, diikuti oleh sektor utilities -4,09%, sektor kesehatan -2,39%.
Adapun saham penekan IHSG terbesar adalah emiten pertambangan.
Dampak dari hal tersebut adalah investor domestik berpotensi merespons perkembangan terbaru pada perdagangan hari ini.
Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah serangan Houthi terhadap Arab Saudi dan gangguan terhadap jalur pelayaran di kawasan Teluk mengancam pasokan energi dunia. akibat Bank Mandiri (BMRI) yang mengalami koreksi -1,61% menyumbang -6,08 indeks poin terhadap penurunan IHSG.
Sementara itu, pergerakan IHSG pada perdagangan hari ini dipengaruhi oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, kenaikan harga minyak dunia, serta ekspektasi kenaikan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS).
Sejumlah sentimen tersebut berkembang setelah pasar keuangan Indonesia ditutup pada Jumat pekan lalu,
Kerusakan pipa minyak Arab Saudi yang menjadi jalur alternatif pengiriman minyak tanpa melalui Selat Hormuz turut meningkatkan kekhawatiran pasar.
Jika gangguan pasokan berlanjut, hingga 4% pasokan minyak dunia berpotensi terdampak, di luar pasokan yang telah terganggu akibat masalah pelayaran di Selat Hormuz.
Kondisi tersebut berpotensi mendorong kenaikan harga minyak, yang telah menembus US$100 per barel pada pekan lalu.
Hingga sesi I perdagangan, sebanyak 153 saham naik, 542 saham melemah, dan 268 tak bergerak.
Data menunjukkan total transaksi di seluruh pasar mencapai 173,23 juta lot melalui nilai transaksi sebesar Rp8,01 triliun dan frekuensi mencapai sekitar 1,19 juta kali.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Jika dirinci berdasarkan mekanisme perdagangan, transaksi pasar reguler mendominasi aktivitas perdagangan.
Namun, investor masih akan mencermati perkembangan harga minyak dan arah kebijakan The Fed.
Selain sentimen global, pelaku pasar juga akan menantikan sejumlah data ekonomi penting sepanjang pekan ini, termasuk penjualan ritel China, utang luar negeri Indonesia, serta keputusan suku bunga The Fed dan Bank of Japan (BOJ).
(rob/rob) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260828164151-19-763201/videonasib-ihsg-rupiah-saat-investor-pantau-inflasi-rebalancing-msc”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/763201?comscore=off”,”time”:715,”title”:”Video:Nasib IHSG & Rupiah Saat Investor Pantau Inflasi-Rebalancing MSC”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/31/nasib-ihsg-rupiah-saat-investor-pantau-data-inflasi-rebalancing-msci-the-fed-1788148089548_169.png”}]’); Next Article IHSG Dibuka Melemah, Turun 0,13% ke 6.532
Bayan Resources (BYAN) menjadi kontributor utama melalui bobot -23,84 poin dan diikuti Merdeka Gold Resources (EMAS) yang menyumbang -10,64 poin.
Pilihan Redaksi
- Harga Saham Bayan (BYAN) Merosot 35,02%, Market Cap Turun Rp374,17 T
- Purbaya Beri Bukti Asing Serbu RI, Nilainya Tembus Ratusan Triliun
- Bos BI Beberkan Alasan Rupiah Tertekan Lawan Dolar Minggu Lalu
Kemudian Merdeka Copper Gold (MDKA) juga menambah tekanan tehadap IHSG dengan -5,43 poin dan Bumi Resources (BUMI) -4,69 poin.
Selain itu, sejumlah saham kapitalisasi besar lainnya juga mengalami koreksi dan menambah tekanan terhadap IHSG.
(CNBC Indonesia/Muhammad Sabki) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);
Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan sejak awal perdagangan hari ini, Senin (14/9/2026).
IHSG tercatat melemah 111,50 poin atau 1,70% ke level 6.429,88.
Indeks harga konsumen (CPI) naik 0,4% secara bulanan, lebih tinggi dibandingkan kenaikan 0,1% pada Juli.
Analisis mendalam tentang Sesi I IHSG Anjlok 1,7%, Diseret Emiten Tambang! akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
