Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang IHSG Dibuka Melemah, Turun 0,13% ke 6.532 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Dampak dari hal tersebut adalah investor domestik berpotensi merespons perkembangan terbaru pada perdagangan hari ini.
π Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah serangan Houthi terhadap Arab Saudi dan gangguan terhadap jalur pelayaran di kawasan Teluk mengancam pasokan energi dunia. akibat Nilai transaksi pada awal perdagangan mencapai Rp 248,4 miliar, melibatkanΒ 361,7Β juta saham dalam 44.110 kali transaksi.Β
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Asing Buang Saham Rp3,36T Sepekan, Begini Nasib BBCA
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin (14/9/2026) berpotensi dipengaruhi oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, kenaikan harga minyak dunia, serta ekspektasi kenaikan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS).
Sejumlah sentimen tersebut berkembang setelah pasar keuangan Indonesia ditutup pada Jumat pekan lalu,
Sementara itu, inflasi inti meningkat 0,3% secara bulanan, melampaui perkiraan pasar sebesar 0,2%.
Perkembangan tersebut memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga The Federal Reserve (The Fed) sebesar 25 basis poin dalam pertemuan 15-16 September 2026.
Kerusakan pipa minyak Arab Saudi yang menjadi jalur alternatif pengiriman minyak tanpa melalui Selat Hormuz turut meningkatkan kekhawatiran pasar.
Jika gangguan pasokan berlanjut, hingga 4% pasokan minyak dunia berpotensi terdampak, di luar pasokan yang telah terganggu akibat masalah pelayaran di Selat Hormuz.
Kondisi tersebut berpotensi mendorong kenaikan harga minyak, yang telah menembus US$100 per barel pada pekan lalu.
IHSG Dibuka Melemah, Turun 0,13% ke 6.532 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 767583, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260914081618-17-767583/ihsg-dibuka-melemah-turun-013-ke-6532’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); mkh, CNBC Indonesia 14 September 2026 09:02 Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);
Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan Senin (14/9/2026).
Dampak dari hal tersebut adalah memberikan tekanan terhadap rupiah dan aset berisiko di negara berkembang, termasuk saham Indonesia.
Di sisi lain, penguatan Wall Street pada perdagangan Jumat malam berpotensi menjadi sentimen positif bagi pasar saham domestik. akibat Berdasarkan CME FedWatch, peluang kenaikan suku bunga menuju kisaran 3,75%-4,00% telah mencapai 87,3%.
Kenaikan suku bunga AS berpotensi mendorong penguatan dolar AS dan imbal hasil obligasi pemerintah AS,
Indeks harga konsumen (CPI) naik 0,4% secara bulanan, lebih tinggi dibandingkan kenaikan 0,1% pada Juli.
Pada pukul 09.00 WIB, IHSG tercatat turun 0,13% atau 8,77 poin ke level 6.532,61.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, IHSG dibuka di level 6.533,87, lebih rendah dibandingkan posisi penutupan sebelumnya di 6.541,38.
Sebanyak 249 saham naik, 143 turun, dan 571 belum bergerak.
Namun, investor masih akan mencermati perkembangan harga minyak dan arah kebijakan The Fed.
Selain sentimen global, pelaku pasar juga akan menantikan sejumlah data ekonomi penting sepanjang pekan ini, termasuk penjualan ritel China, utang luar negeri Indonesia, serta keputusan suku bunga The Fed dan Bank of Japan (BOJ).
(mkh/mkh) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260828164151-19-763201/videonasib-ihsg-rupiah-saat-investor-pantau-inflasi-rebalancing-msc”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/763201?comscore=off”,”time”:715,”title”:”Video:Nasib IHSG & Rupiah Saat Investor Pantau Inflasi-Rebalancing MSC”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/31/nasib-ihsg-rupiah-saat-investor-pantau-data-inflasi-rebalancing-msci-the-fed-1788148089548_169.png”}]’); Next Article Bursa Asia Rebound, Kospi & Nikkei Bergerak di Zona Hijau
Lonjakan harga energi dapat meningkatkan tekanan inflasi global dan memengaruhi ekspektasi kebijakan moneter bank sentral.
Dari AS, data inflasi konsumen Agustus menunjukkan tekanan harga yang masih tinggi.
Analisis mendalam tentang IHSG Dibuka Melemah, Turun 0,13% ke 6.532 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
π Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
π’ Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
π Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
π’ Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
β οΈ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
