Harta Karun Emas 30.000 Ton di Banten Bikin Heboh, Dirampok Asing

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Harta Karun Emas 30.000 Ton di Banten Bikin Heboh, Dirampok Asing yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Berdasarkan arsip harian De Indische Courant (25 Juli 1939), rute logistik dan pengangkutan hasil tambang diperluas melalui jalur Rangkasbitung serta Pelabuhan Ratu.

Pengelolaan tambang emas Cikotok diambil alih oleh NV Perusahaan Pembangunan Pertambangan, sebelum akhirnya diserahkan estafet pengelolaannya kepada PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada 1974.

Setelah mengabdi selama puluhan tahun sebagai salah satu tulang punggung sejarah industri mineral Indonesia, denyut nadi Tambang Emas Cikotok akhirnya resmi berhenti pada 2005 setelah cadangan emasnya dinyatakan habis terkuras.

Kendati era Cikotok telah purna, tongkat estafet kejayaan pertambangan emas nusantara kini diteruskan oleh raksasa-raksasa tambang modern lain di tanah air, seperti PT Freeport Indonesia di Papua.

(fab/fab) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260903154800-19-764723/video-sektor-fokus-leasing-saat-daya-beli-tertekan–biaya-dana-mahal”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/764723?comscore=off”,”time”:553,”title”:”Video: Sektor Fokus Leasing Saat Daya Beli Tertekan – Biaya Dana Mahal”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/03/tekanan-daya-beli-biaya-dana-mahal-leasing-incar-pembiayaan-mobil-motor-listrik-1788425729684_169.png”}]’); Next Article RI Punya Harta Karun di Bawah Bantal, Bisa Saingi China!

Pada 1928, sebanyak 25 terowongan berhasil dibor menembus perbukitan terjal dan lembah sempit di Cikotok.

Harian Sumatra-bode edisi 2 Maret 1928 mencatat skala proyek masif tersebut: “Sebanyak kurang lebih 25 terowongan kini telah dibangun, hanya sebagian yang memiliki kedalaman tidak lebih dari 135 meter.”

Pilihan Redaksi

  • Kerja Saat Libur Demi Bayar Uang Sekolah, Bocah SMP Nemu Emas Rp3,1 M
  • ‘Harta Karun’ Ditemukan di Bawah Tanah Gunung Tangkuban Parahu

Meski pemerintah kolonial menggelontorkan dana fantastis mencapai 80.000 gulden per tahun-angka yang bernilai miliaran rupiah di masa kini-pengeluaran tersebut terbayar lunas.

Jauh sebelum era industri pertambangan moderen, wilayah Cikotok di Banten sempat menjadi pusat perhatian kolonial berkat temuan cadangan bijih emas yang luar biasa masif.

Catatan sejarah menunjukkan bahwa wilayah yang terletak sekitar 200 kilometer di sebelah selatan Jakarta (Batavia) ini pernah menghasilkan puluhan ribu ton material emas, menjadikannya salah satu tonggak penting dalam peta industri mineral nasional.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Kisah emas Cikotok bermula dari desas-desus yang lama berhembus di masa pemerintahan kolonial Hindia Belanda.

Laporan De Locomotief (29 Maret 1933) menyebutkan bahwa potensi cadangan yang terungkap bahkan melampaui 61.000 ton melalui estimasi nilai mencapai 3,68 miliar gulden.

Kendati aliran kekayaan melimpah ruah dari perut bumi Banten, realitas pahit harus ditelan oleh penduduk pribumi.

“Selama pekerjaan, sering ditemukan emas melalui berat beragam.

Paling tinggi mencapai 126 gram,” tulis De Indische Courant.

Pada 1933, wilayah konsesi tambang ini membentang hingga seluas 400 kilometer persegi.

Janji-janji manis kesejahteraan dari pemerintah kolonial tinggal kenangan; eksploitasi masif tersebut nyaris hanya mempertebal pundi-pundi keuangan kolonial belaka.

Era Kemerdekaan dan Akhir Riwayat Cikotok

Selepas proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia, lembaran baru dibuka.

Sebuah pabrik pengolahan berkapasitas 20 ton per hari bahkan didirikan, meski kapasitas tersebut tetap kewalahan menampung melimpahnya material tambang yang diangkat para pekerja.

Selama proses eksploitasi, para buruh pribumi kerap menemukan bongkahan bijih melalui kadar tinggi.

Pemerintah kolonial kemudian memberikan hak konsesi eksploitasi kepada perusahaan NV Mijnbouw Maatschappij Zuid Bantam.

Pengukuran dan pengerukan dilakukan secara besar-besaran.

Oppenoorth pada 1919.

Berangkat dari Sukabumi, Oppenoorth dan timnya menyusuri lebatnya hutan belantara Pulau Jawa, merintis akses jalan, hingga membuat terowongan eksplorasi demi memetakan sumber daya tersebut.

CNBC Insight Harta Karun Emas 30.000 Ton di Banten Bikin Heboh, Dirampok Asing Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 765381, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260906005031-17-765381/harta-karun-emas-30000-ton-di-banten-bikin-heboh-dirampok-asing’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); MFakhriansyah,  CNBC Indonesia 06 September 2026 07:30 Foto: REUTERS/Francis Kokoroko //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);

 

Naskah ini merupakan bagian dari CNBC Insight, rubrik yang menyajikan ulasan sejarah untuk menjelaskan kondisi masa lalu lewat relevansinya di masa kini.

Demi memastikan kebenarannya, pemerintah kolonial lantas menugaskan tim peneliti geologi yang dipimpin oleh W.F.F.

Jakarta, CNBC Indonesia – Indonesia ternyata menyimpan lembaran sejarah panjang terkait eksploitasi harta karun bernilai fantastis.

Berdasarkan laporan ilmiah masa itu, potensi cadangan bijih emas yang teridentifikasi di bawah tanah Cikotok menembus angka 30 ribu ton.

Harta Karun Jatuh ke Tangan Penjajah

Temuan sensasional ini praktis memicu kegemparan.

Analisis mendalam tentang Harta Karun Emas 30.000 Ton di Banten Bikin Heboh, Dirampok Asing akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *