Jangan Panik! Bos BI Beberkan ‘Jurus Jitu’ Agar Tak Jadi Korban Scam

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Jangan Panik! Bos BI Beberkan ‘Jurus Jitu’ Agar Tak Jadi Korban Scam yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

BI Bilang QRIS Mau Masuk ke HK, Saudi, Timor Leste & India

Menurutnya, terdapat tiga langkah utama yang harus dilakukan masyarakat untuk menghindari menjadi korban penipuan digital.

Pertama, memeriksa identitas pihak yang menghubungi.

Mereka nggak perlu hacker, tetapi cukup memahami psikologi,” kata Filianingsih dalam Lampung Financial Festival 2026, Sabtu (5/9/2026).

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Baca: Live Now!

Lalu mereka menanyakan ‘untuk itu bisa dibantu tolong diberikan PIN-nya, tolong diberikan nomor tabungan dan lain-lain’.

Dan kita akan panik ya,” ujarnya.

Filianingsih mengatakan berbagai modus penipuan yang banyak ditemukan saat ini antara lain penggunaan call center palsu, pencurian kode OTP, rekening fiktif, hingga tautan donasi palsu.

Karena itu, BI terus mengampanyekan pentingnya kewaspadaan konsumen melalui slogan “Kalau Ragu, Stop Dulu”.

Baca: Siap-Siap!

Bos BI Beberkan ‘Jurus Jitu’ Agar Tak Jadi Korban Scam Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 765301, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260905160814-17-765301/jangan-panik-bos-bi-beberkan-jurus-jitu-agar-tak-jadi-korban-scam’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Romys Binekasri,  CNBC Indonesia 05 September 2026 16:12 Foto: Deputi Gubernur Bank Indonesia, Filianingsih Hendartasaat menyampaikan pemaparan dalam Lampung Financial Festival di Hotel Novotel, Bandar Lampung, Sabtu (5/9/2026).

Filianingsih menegaskan kode OTP, PIN, maupun kata sandi tidak boleh dibagikan kepada siapa pun.

“Dan jaga kode, jangan pernah kasih kode OTP, PIN, password rahasia, tidak boleh dibagi.

CT Bagikan Kisah Inspiratif di Lampung Financial Festival

Ia menjelaskan salah satu modus yang kerap digunakan adalah menghubungi calon korban melalui pesan WhatsApp atau telepon melalui mengatasnamakan bank maupun platform e-commerce.

(CNBC Indonesia/Tri Susilo) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);

Jakarta, CNBC Indonesia – Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Filianingsih Hendarta mengingatkan masyarakat untuk semakin waspada terhadap berbagai modus penipuan digital atau scam yang marak terjadi seiring pesatnya perkembangan transaksi keuangan digital.

Menurut Filianingsih, pelaku kejahatan siber saat ini tidak selalu mengandalkan kemampuan meretas sistem (hacker), melainkan memanfaatkan teknik social engineering atau manipulasi psikologis untuk mengelabui korban.

“Nah, ini social engineering, ilmu menipu zaman now.

Ia mengimbau masyarakat tidak mudah mempercayai tautan maupun nomor telepon yang dikirimkan melalui pesan singkat.

“Jangan percaya pada link atau nomor dari chat.

Cari di aplikasi bank kita biasanya pakai apa,” ujarnya.

Baca: Ada 636 Ribu Laporan Scam Hingga Juli, Literasi Keuangan Kian Mendesak

Ketiga, menjaga kerahasiaan data pribadi dan kode keamanan.

Ia menyarankan memberi jeda sekitar 10 menit untuk memverifikasi informasi sebelum mengambil tindakan.

“Jangan buru-buru bereaksi, tunggu 10 menit untuk bereaksi, cek ketiga hal tadi,” katanya.

(haa/haa) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260901103154-19-763913/video-cuan-label-idx-green-equity-designation-bagi-emiten–investor”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/763913?comscore=off”,”time”:393,”title”:”Video: Cuan Label IDX Green Equity Designation Bagi Emiten – Investor”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/01/bedah-cuan-label-idx-green-equity-designation-bagi-emiten-investor-1788234823557_169.png”}]’); Next Article Duit Rp9,1 Triliun Punya Warga RI Digondol Maling, OJK Banjir Aduan

Ke pacar pun nggak boleh dibagi ya,” tegasnya.

Selain itu, Filianingsih menyarankan masyarakat untuk tidak terburu-buru merespons pesan atau panggilan yang mencurigakan.

Masyarakat diminta memastikan apakah nomor tersebut benar-benar berasal dari lembaga resmi atau justru nomor baru yang mencurigakan.

“Kadang dia menggunakan logonya kalau WA ya dia menggunakan logo bank tertentu, tetapi kita tahu biasanya bank tidak menggunakan nomor-nomor WA biasa ya,” kata Filianingsih.

Kedua, memastikan informasi melalui kanal resmi.

Dampak dari hal tersebut adalah membuat korban panik.

Dalam kondisi panik tersebut, korban kemudian diminta memberikan informasi sensitif seperti PIN, nomor rekening, hingga kode OTP (one time password).

“Nah kita panik kan, wah ini kita jangan-jangan kita di-hack ini apa. akibat Pelaku biasanya menginformasikan adanya transaksi mencurigakan

Analisis mendalam tentang Jangan Panik! Bos BI Beberkan ‘Jurus Jitu’ Agar Tak Jadi Korban Scam akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *