Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Calon DGS Aida Ungkap Cara BI Tangani Kekeringan Likuiditas di Himbara yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Meski begitu, ia menegaskan, likuiditas yang mengering di Himbara ini masih aman untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan yang sudah tercipta.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
“Jadi mereka masih cukup, hanya kalau mereka mau ekspansi lebih lanjut itu yang menjadi tantangan mereka.
(CNBC Indonesia/Faisal Rahman) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);
Jakarta, CNBC Indonesia – Calon Deputi Gubernur Senior (DGS) Bank Indonesia (BI) Aida S.
Calon DGS Aida Ungkap Cara BI Tangani Kekeringan Likuiditas di Himbara Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 762431, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260826153217-17-762431/calon-dgs-aida-ungkap-cara-bi-tangani-kekeringan-likuiditas-di-himbara’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Robertus Andrianto, CNBC Indonesia 26 August 2026 15:56 Foto: Calon Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI), Aida S.
Budiman saat menjalani Uji Kelayakan atau Fit and Proper Test di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Rabu (26/8/2026).
Sementara ini mereka aman, dan saya mohon tidak dibacanya tidak seperti kesulitan likuiditas,” tegas Aida.
Oleh sebab itu, guna menyelesaikan masalah potensi kekeringan likuiditas itu, Aida mengatakan, BI telah menetapkan pemberlakuan kebijakan kebijakan likuiditas makroprudensial (KLM) baru mulai 1 September 2026.
KLM baru itu dalam bentuk insentif pengurangan kewajiban giro bank di BI paling tinggi sebesar 2% dari dana pihak ketiga (DPK) kepada bank yang tak melampaui batas kepemilikan surat berharga, baik itu surat berharga negara (SBN) serta sekuritas rupiah Bank Indonesia (SRBI).
“Makanya ini kami lakukan KLM yang tadinya hanya untuk bank yang berikan kredit sektor prioritas sebesar 5,5%, kami tambah jadi 6% dikembalikan GWM tadi,” tutur Aida.
“Tapi kami ubah kalau dia untuk sektor prioritas tetap dikasih 4%, hanya kalau si bank-bank tadi ngekepin surat berharganya saja tidak diapa-apain, dia tidak boleh lagi dapat insentif 2% dari GWM,” tegasnya.
Baca: Saham Himbara Kompak Menguat Sepekan Ini, Asing Mulai Masuk
Melalui kebijakan KLM Pendalaman Pasar Uang ini, harapannya segmentasi likuiditas antar bank tak lagi terjadi, sebab KLM ini akan digelontorkan bagi bank yang kepemilikan SRBI dan SBN nya tak melebihi rasio 19%.
“Akibatnya akan terjadi redistribusi dari bank-bank yang punya surat berharga, treshold 19% yang net tidak direpokan dari total fundingnya, itu pergi seperti ke Himbara, BPD, itu akan terjadi demikian per 1 September, jadi interkasi antara keduanya kita bisa mengurangi trade off-trade off kebijakan yang tidak terhindari akan terjadi,” tuturnya.
(arj/arj) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260826122627-19-762327/video-fitch-destry-damayanti-jadi-nakhoda-bi-bantu-perkuat-rupiah”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/762327?comscore=off”,”time”:59,”title”:”Video: Fitch: Destry Damayanti Jadi Nakhoda BI Bantu Perkuat Rupiah”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/26/fitch-destry-damayanti-jadi-nakhoda-bi-bantu-perkuat-rupiah-1787727559766_169.png”}]’); Next Article Ini Potret Aida S.
Faktor penyebabnya adalah surat berharganya sudah habis,” ucap Aida saat uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test di Komisi XI DPR, Jakarta, Rabu (26/8/2026).
Aida mengatakan, keringnya likuiditas di Himbara ini dipicu oleh habisnya kepemilikan surat berharga, karena tertumpuk di perbankan tertentu. yang mengakibatkan Budiman mengakui, Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) kini tengah menghadapi masalah kekeringan likuiditas.
Keringnya likuiditas di Himbara inilah yang beberapa waktu terakhir membuat penyaluran kredit sempat tersendat, sebelum akhirnya kini bisa kembali tumbuh cepat di kisaran dua digit.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Saham Bank Mandiri, BRI dan BNI Melesat Kencang di Agustus
“Kalau kredit kan sekarang motornya Himbara, tetapi Himbara ini semakin mengalami kesulitan likuiditas,
Analisis mendalam tentang Calon DGS Aida Ungkap Cara BI Tangani Kekeringan Likuiditas di Himbara akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
