COO Danantara Ungkap Jurus Memperkuat BUMN Hingga Bisa Cuan

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang COO Danantara Ungkap Jurus Memperkuat BUMN Hingga Bisa Cuan yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Menurut Dony, banyak perusahaan BUMN yang revenue stream-nya sama, tetapi komposisinya belum ideal.

“Kita cek internal kapabilitas daripada perusahaannya seperti apa.

Karena tidak ada industri yang tidak ada benchmarkingnya,” jelas Dony kepada CNBC Indonesia dalam Danantara BUMN Progress Update, Rabu (26/8/2026).

Baca: Calon Gubernur BI Destry Ungkap Cara Bantu Pemerintah Kejar Target 8%

Sedangkan yang kedua lanjutnya adalah mengecek revenue stream, danΒ revenue composition.

Langkah ini penting dilakukan untuk mengetahui bagaimana tata kelola perusahaan BUMN di berbagai sektor.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

“Yang pertama adalah, tentu sebelum kita melakukan review, kita tentukan dulu global benchmarknya apa.

dan yang satu lagi adalah business restructuring,” kata Dony.

Dony menjelaskan dalam 1,5 tahun terakhir inilah yang dilakukan oleh Danantara dan hasilnya sudah menutup 290 perusahaan dan diharapkan pada akhir tahun ini tersisa 254 perusahaan yang solid, kuat, dan juga untung.

Baca: Purbaya Gelontorkan Rp7 T ke BPS Buat Perbaiki Pendataan Desil

(dpu/dpu) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260820130415-19-760910/video-telkom-rampingkan-anak-usaha-dari-68-jadi-18-entitas”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/760910?comscore=off”,”time”:47,”title”:”Video: Telkom Rampingkan Anak Usaha, Dari 68 Jadi 18 Entitas”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/20/telkom-rampingkan-anak-usaha-dari-68-jadi-18-entitas-1787215687030_169.png”}]’); Next Article PR Besar Danantara, Dua Ditarget Selesai Tahun Ini

Ada yang kita lakukan financial restructuring saja.

Baik itu financial capabilities maupun people and organization.

Sehingga BUMN satu melalui yang lainnya bergerak sendiri-sendiri dan membentuk konglomerasi.

Bentuknya tentu macam-macam, ada yang multi corporate action, ada yang equity injection, ada yang restrukturisasi kredit, ada yang haircut, ada macam-macam yang kita lakukan.

COO Danantara Ungkap Jurus Memperkuat BUMN Hingga Bisa Cuan Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 762413, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260826145049-17-762413/coo-danantara-ungkap-jurus-memperkuat-bumn-hingga-bisa-cuan’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Teti Purwanti,  CNBC Indonesia 26 August 2026 15:09 Foto: CNBC INDONESIA //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);

Jakarta, CNBC Indonesia – Chief Operating Officer BPI Danantara, Dony Oskaria buka-bukaan soal strategi Danantara dalam mengelola Badan Usaha Milik Negara (BUMN) agar bisa jauh lebih baik.Β 

Dony menerangkan, sebelum ada Danantara setiap perusahaan BUMN tidak terkoneksi.

Faktor penyebabnya adalah itu kata Dony, Danantara melakukan konsolidasi dan mapping terhadap 1.074 BUMN untuk mengetahui fundamental business review pada setiap BUMN dengan tiga parameter, diantaranya dengan melihat benchmark atau tolak ukur. yang mengakibatkan Hal ini dianggapnya sangat bahaya, mengingat jika terjadi persoalan yang menimpa salah satu BUMN, maka BUMN lainnya tidak bisa membantu.

Oleh

Nah ini ada yang masuk ke kelompok financial restructuring.

Jadi, setiap perusahaan itu pasti ada benchmarknya.

Misalkan mereka menghadapi masalah keuangan, ini kita memang financialnya kita restructuring.

Faktor penyebabnya adalah beberapa perusahaan BUMN melakukan model konglomerasi. yang mengakibatkan Kelompok ketiga adalah konsolidasi, yang terjadi

Ini kita masukin dalam empat matrix,” rinci Dony.

Dalam empat matrix itu lanjutnya, terbagi menjadi beberapa kelompok, kelompok satu adalah perusahaan yang harus dilikudasi, yakni perusahaan-perusahaan yang imbalance antara satu perusahaan yang tidak balance antara aset dan liabilitiesnya atau uangnya lebih besar daripada asetnya.

Kelompok kedua adalah perusahaan-perusahaan yang non-core, tetapi masih punya value untuk didivestasi.

Sedangkan kelompok keempat adalah perusahaan yang restrukturisasi.

“Restrukturisasi ini juga terbagi menjadi dua, pertama adalah financial restructuring.

Analisis mendalam tentang COO Danantara Ungkap Jurus Memperkuat BUMN Hingga Bisa Cuan akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

πŸ“‹ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *