Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Pasar Tunggu Sanksi AS ke Iran, Harga Minyak Turun ke US$92,34 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
WTI pun masih naik lebih dari 3%dalam periode yangΒ sama setelah sempat menyentuh US$82,40 per barel.
π Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Pasar Tunggu Sanksi AS ke Iran, Harga Minyak Turun ke US$92,34 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 761731, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260824084325-17-761731/pasar-tunggu-sanksi-as-ke-iran-harga-minyak-turun-ke-us-9234’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Emanuella Bungasmara Ega Tirta, CNBC Indonesia 24 August 2026 10:25 Foto: REUTERS/Liz Hampton //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);
Jakarta, CNBC Indonesia – Harga minyak dunia dibuka melemah pada perdagangan Senin (24/8/2026) setelah reli tajam sepanjang pekan lalu.
Faktor penyebabnya adalah pengumuman sanksi AS dan respons lanjutan Iran berpotensi menjadi penentu arah harga minyak pada perdagangan pekan ini.
CNBC Indonesia
(emb/emb) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260812111403-19-758531/video-negosasi-as-iran-alot-harga-minyak-batubara-masih-tinggi”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/758531?comscore=off”,”time”:267,”title”:”Video: Negosasi AS-Iran Alot, Harga Minyak & Batubara Masih Tinggi”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/12/negosasi-as-iran-masih-alot-harga-minyak-batubara-masih-tinggi-1786508413018_169.png”}]’); Next Article Harga Minyak Sentuh US$84,32, Selat Hormuz Masih Jadi Isu yang mengakibatkan Meski demikian, pasar tetap bersikap waspada
Sementara itu, West Texas Intermediate (WTI) terkoreksi menjadi US$85,10 per barel dari US$87,06 per barel pada perdagangan sebelumnya atau turun 2,25%.
//
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Meski terkoreksi pada awal pekan, tren kenaikan harga minyak masih terlihat dalam beberapa sesi terakhir.
Faktor penyebabnya adalah investor menunggu langkah terbaru Washington terhadap Teheran. yang mengakibatkan Kenaikan tersebut dipicu meningkatnya premi risiko akibat memanasnya konflik di Timur Tengah dan terganggunya distribusi minyak melalui Selat Hormuz.
Tekanan jual pada Senin muncul
Analis Commonwealth Bank of Australia, Vivek Dhar, menilai belum ada kepastian apakah isolasi ekonomi terhadap Iran mampu mengurangi ekspor minyak negara tersebut secara signifikan.
Langkah ini memberi sinyal bahwa arus pasokan belum sepenuhnya terhenti.
Pelaku pasar memilih merealisasikan keuntungan sembari menanti pengumuman paket sanksi baru Amerika Serikat (AS) terhadap Iran yang dinilai dapat kembali mengubah arah pasokan minyak global.
Merujuk data Refinitiv hingga pukul 08.50 WIB, harga minyak Brent berada di US$92,34 per barel, turun 2,17% dibandingkan penutupan Jumat (21/8/2026)Β di level US$94,39 per barel.
Pemerintah AS menyebut kebijakan tersebut sebagai ofensif finansial terbesar yang pernah diterapkan terhadap Iran dan akan menyasar mitra dagang negara tersebut.
Ketidakpastian meningkat setelah Iran merespons melalui ancaman menghentikan seluruh ekspor minyak dari kawasan Teluk Persia apabila tekanan ekonomi dari AS terus berlanjut.
Brent masih menguat sekitar 6,5% dibandingkan posisi 14 Agustus yang berada di US88,52perbarel.
Namun, apabila kebijakan itu berhasil, risiko eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah akan semakin besar dan berpotensi kembali mendorong lonjakan harga energi.
Perkembangan terbaru menunjukkan Iran masih membuka jalur bagi sejumlah kapal tanker yang mengangkut minyak Irak untuk melintasi Selat Hormuz setelah menerima permintaan dari Baghdad.
Menteri Keuangan AS Scott Bessent dijadwalkan mengumumkan paket sanksi baru terhadap Iran pada Senin waktu setempat.
Sebelum konflik meningkat, sekitar seperlima pasokan minyak global melintasi perairan tersebut.
Gangguan terhadap lalu lintas kapal tanker selama beberapa pekan terakhir telah mengurangi arus ekspor dan memperketat pasokan di pasar internasional.
Di sisi lain, pasar masih menunggu efektivitas kebijakan AS.
Faktor penyebabnya adalah Selat Hormuz merupakan jalur pengiriman minyak paling strategis di dunia. yang mengakibatkan Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Iran Mohsen Rezaei bahkan menyatakan tidak akan ada setetes pun minyak yang diekspor melalui Selat Hormuz maupun kawasan Teluk jika perang ekonomi terus berlangsung.
Ancaman tersebut menjadi perhatian besar bagi pasar energi
Analisis mendalam tentang Pasar Tunggu Sanksi AS ke Iran, Harga Minyak Turun ke US$92,34 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
π Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
π’ Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
π Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
π’ Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
β οΈ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
