Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Prodia Siapkan Buyback Saham Rp150 Miliar, Dimulai Hari Ini yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Faktor penyebabnya adalah memiliki modal kerja dan arus kas yang cukup.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
(mkh/mkh) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260728131151-19-754396/video-bni-siap-buyback-saham-rp627-miliar”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/754396?comscore=off”,”time”:72,”title”:”Video: BNI Siap Buyback Saham Rp627 Miliar”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/07/29/bni-siap-buyback-saham-rp627-miliar-1785286014938_169.png”}]’); Next Article ELSA Gelontorkan Rp100 Miliar, Buyback Saham Dimulai Hari Ini yang mengakibatkan Sementara itu, return on equity diproyeksikan meningkat dari 8% menjadi 8,5%.
Prodia juga menyatakan pelaksanaan buyback tidak diperkirakan memberikan dampak negatif material terhadap kegiatan usaha, operasional, pendapatan, maupun pertumbuhan Perseroan
Prodia juga memperhitungkan saham hasil buyback pada 2025 yang saat ini telah menjadi saham treasuri sebesar 5,09%.
Prodia berencana menyimpan saham hasil buyback tersebut sebagai saham treasuri selama maksimal tiga tahun setelah periode pembelian kembali berakhir.
Perseroan menilai langkah ini dapat menjadi strategi untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang, menstabilkan harga saham, serta memperkuat kepercayaan pasar.
“Pelaksanaan Pembelian Kembali Saham ini menunjukkan bahwa Perseroan memiliki likuiditas yang cukup, melalui kondisi keuangan yang sehat,” demikian pernyataan Prodia dalam keterbukaan informasinya.
Prodia memastikan dana untuk melaksanakan buyback berasal dari kas internal Perseroan.
Perseroan tetap dapat mengalihkan saham treasuri tersebut melalui mengikuti ketentuan yang berlaku.
Menariknya, berdasarkan proforma yang disampaikan Perseroan, aksi buyback senilai Rp150 miliar diproyeksikan meningkatkan laba per saham dasar dari Rp227,25 menjadi Rp240,33.
Perseroan juga akan menunjuk satu perusahaan efek untuk melakukan pembelian kembali saham tersebut.
Baca: Dolar Jatuh, BI Tahan Suku Bunga: Ada Harapan IHSG – Rupiah Berpesta
Dalam keterbukaan informasi tersebut, Prodia menyebut aksi buyback dilakukan melalui mempertimbangkan kondisi pasar modal yang berfluktuasi signifikan.
Dana tersebut bukan berasal dari hasil penawaran umum perdana saham maupun pinjaman atau utang dalam bentuk apa pun.
Perseroan juga menyatakan penggunaan dana untuk buyback tidak akan secara signifikan memengaruhi kemampuan keuangan dalam memenuhi kewajiban yang akan jatuh tempo.
Sementara itu, jumlah saham yang dapat dibeli kembali tidak akan melebihi 20% dari modal disetor Perseroan.
Aksi korporasi ini dilakukan di tengah kondisi pasar modal yang berfluktuasi signifikan.
Berdasarkan keterbukaan informasi Perseroan tertanggal 19 Agustus 2026, Prodia akan melakukan buyback saham yang telah diterbitkan dan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Nilai buyback diperkirakan mencapai maksimal Rp150 miliar, termasuk biaya transaksi seperti biaya perantara pedagang efek dan biaya lainnya.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Pelaksanaan buyback dimulai pada 20 Agustus 2026 dan akan berlangsung paling lambat hingga 19 November 2026 atau selama maksimal tiga bulan.
Prodia menyatakan pembelian kembali saham dapat dilakukan secara bertahap maupun sekaligus melalui transaksi perdagangan di BEI.
Prodia Siapkan Buyback Saham Rp150 Miliar, Dimulai Hari Ini Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 760763, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260820065004-17-760763/prodia-siapkan-buyback-saham-rp150-miliar-dimulai-hari-ini’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); mkh, CNBC Indonesia 20 August 2026 07:30 Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/ Tri Susilo) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);
Jakarta, CNBC Indonesia – PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) berencana melakukan pembelian kembali saham atau buyback melalui nilai maksimal Rp150 miliar.
Analisis mendalam tentang Prodia Siapkan Buyback Saham Rp150 Miliar, Dimulai Hari Ini akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
