Rupiah Menguat ke Rp17.825 Usai BI Tahan Suku Bunga

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Rupiah Menguat ke Rp17.825 Usai BI Tahan Suku Bunga yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Laju rupiah turut terbantu oleh pelemahan dolar AS di pasar global.

Sebelumnya, bank sentral juga mempertahankan BI Rate sebesar 5,75% pada RDG Juli 2026.

Keputusan tersebut juga sesuai melalui ekspektasi pasar.

Data tenaga kerja yang lebih lemah, inflasi yang lebih jinak, serta ekspektasi pasar bahwa bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) tidak akan terburu-buru menaikkan suku bunga ikut menahan laju greenback.

Pasar kini melihat peluang The Fed menahan suku bunga pada September semakin besar.

Ekspektasi tersebut membuat dolar AS bergerak lebih lemah dan memberi ruang bagi mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, untuk menguat.

Meski demikian, pelaku pasar tetap mencermati risiko dari Timur Tengah.

Indeks dolar AS (DXY) pada pukul 15.00 WIB terpantau melemah 0,16% ke posisi 99,497.

//

Keputusan BI menjadi salah satu sentimen yang dicermati pasar sepanjang perdagangan hari ini.

Penguatan ini membuat mata uang Garuda berhasil bertahan di zona hijau hingga akhir perdagangan.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Induk Facebook-Instagram Digugat Rp22.900 Triliun, Ada Apa?

Konflik AS-Iran yang belum sepenuhnya mereda dan gangguan di Selat Hormuz masih berpotensi menjaga harga minyak di level tinggi.

(evw/evw) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260811104259-19-758185/video-prabowo-usul-destry-jadi-gubernur-bi-ini-efeknya-ke-rupiah-sbn”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/758185?comscore=off”,”time”:523,”title”:”Video: Prabowo Usul Destry Jadi Gubernur BI, Ini Efeknya ke Rupiah-SBN”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/11/destry-diusulkan-prabowo-jadi-gubernur-bi-apa-efeknya-ke-sbn-rupiah-1786420725903_169.png”}]’); Next Article Dolar AS Perkasa, Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.930/US$

Hasil polling CNBC Indonesia terhadap 14 institusi dan lembaga menunjukkan seluruh responden kompak memperkirakan BI Rate tetap berada di level 5,75%.

Tidak ada satu pun responden yang memproyeksikan kenaikan ataupun penurunan suku bunga pada bulan ini.

Keputusan menahan bunga ini memperpanjang jeda setelah BI menaikkan suku bunga secara kumulatif sebesar 100 basis poin sepanjang Mei-Juni 2026, dari 4,75% menjadi 5,75%.

BI juga meyakini nilai tukar rupiah ke depan masih akan tetap stabil.

Destry mengatakan stabilitas rupiah akan dijaga melalui optimalisasi seluruh instrumen moneter yang dimiliki bank sentral.

“BI menempuh strategi menjaga stabilitas nilai tukar.

Ke depan nilai tukar stabil didukung penguatan stabilisasi BI,” kata Destry.

Di saat yang sama, dolar AS masih berada dalam tekanan setelah sejumlah data ekonomi AS menunjukkan pelemahan.

Rupiah Menguat ke Rp17.825 Usai BI Tahan Suku Bunga Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 760636, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260819144102-17-760636/rupiah-menguat-ke-rp17825-usai-bi-tahan-suku-bunga’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Elvan Widyatama,  CNBC Indonesia 19 August 2026 15:10 Foto: Petugas menjunjukkan uang pecahan dolar Amerika Serikat (AS) dan rupiah diΒ Dolar Asia Money Changer, Jakarta, Rabu (8/7/2026).Β (CNBC Indonesia/Faisal Rahman) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);

Jakarta, CNBC Indonesia – Rupiah ditutup menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS), setelah Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuannya dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Agustus 2026.

MelansirΒ Refinitiv, pada perdagangan Rabu (19/8/2026), rupiah ditutup menguat 0,14% ke posisi Rp17.825/US$.

RDG Bank Indonesia pada 18-19 Agustus 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI Rate sebesar 5,75%.

“Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada 18-19 Agustus 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI Rate sebesar 5,75%,” ujar Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI Destry Damayanti dalam konferensi pers online, Rabu (19/8/2026).

Sejalan melalui itu, suku bunga Deposit Facility tetap sebesar 4,75% dan suku bunga Lending Facility tetap sebesar 6,50%.

Dengan keputusan ini, BI telah menahan suku bunga dalam dua pertemuan beruntun.

Analisis mendalam tentang Rupiah Menguat ke Rp17.825 Usai BI Tahan Suku Bunga akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

πŸ“‹ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *