Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang BI: Utang Luar Negeri RI Tembus US$453,4 M di Q2-2026, Tumbuh 4,4% yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
BI: Utang Luar Negeri RI Tembus US$453,4 M di Q2-2026, Tumbuh 4,4% Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 760194, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260818101201-17-760194/bi-utang-luar-negeri-ri-tembus-us-4534-m-di-q2-2026-tumbuh-44’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Robertus Andrianto, CNBC Indonesia 18 August 2026 10:14 Foto: REUTERS/Iqro Rinaldi //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);
Jakarta, CNBC Indonesia – Bank Indonesia (BI) mencatat posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada triwulan II-2026 tetap terjaga.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Indonesia disebut akan terus mengoptimalkan peran ULN untuk menopang pembiayaan pembangunan dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan, sembari meminimalkan risiko yang dapat memengaruhi stabilitas perekonomian.
(haa/haa) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260731125245-19-755427/bi-minta-bank-konsisten-pacu-kredit-jangan-parkir-dana-di-sbn”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/755427?comscore=off”,”time”:62,”title”:”BI Minta Bank Konsisten Pacu Kredit, Jangan "Parkir Dana" di SBN”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/07/31/bi-tahan-bi-rate-dana-asing-masuk-rp-195-t-ke-instrumen-sbn-srbi-1785482987073_169.png”}]’); Next Article Breaking News!
ULN swasta tetap didominasi utang jangka panjang melalui pangsa mencapai 75,7% terhadap total ULN swasta.
BI menegaskan struktur ULN Indonesia tetap sehat, didukung penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya.
Hal ini tercermin dari rasio ULN Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang tercatat sebesar 30,6% pada triwulan II 2026, serta didominasi ULN jangka panjang melalui pangsa mencapai 82,1% dari total ULN.
Dalam rangka menjaga struktur ULN tetap sehat, BI dan pemerintah menyatakan akan terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN.
Posisi ULN Indonesia tercatat sebesar US$453,4 miliar, atau secara tahunan tumbuh 4,4% (yoy).
Perkembangan tersebut disebabkan oleh peningkatan ULN publik, baik dari pemerintah maupun bank sentral, di tengah kontraksi pertumbuhan ULN swasta yang levelnya lebih rendah dibanding periode sebelumnya.
Posisi ULN pemerintah pada triwulan II 2026 tercatat sebesar US$216,3 miliar, atau tumbuh 2,9% (yoy) – melambat dibandingkan pertumbuhan pada triwulan I-2026 yang sebesar 3,8% (yoy).
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Baca: RI Mulai Menjauh dari China & Amerika dalam Urusan Utang
BI menjelaskan, perkembangan ULN pemerintah tersebut terutama dipengaruhi aliran masuk pada Surat Berharga Negara (SBN) yang mencerminkan kepercayaan investor terhadap prospek perekonomian Indonesia yang terjaga.
“Pemerintah tetap berkomitmen untuk menjaga kredibilitas melalui memenuhi kewajiban pembayaran pokok dan bunga utang secara tepat waktu, serta mengelola ULN secara pruden, terukur, dan fleksibel untuk mewujudkan pembiayaan yang efisien dan optimal,” tulis BI dalam rilisnya, Selasa (18/8/2026).
Sebagai salah satu instrumen pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), pemanfaatan ULN terus diarahkan mendukung pembiayaan sektor produktif dengan tetap memperhatikan aspek sustainabilitas pengelolaannya.
Rincian Pemanfaatan ULN Pemerintah per Sektor
Berdasarkan sektor ekonomi, ULN pemerintah dimanfaatkan antara lain untuk:
- Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial: 22,0% dari total ULN pemerintah
- Administrasi Pemerintah, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib: 20,6%
- Jasa Pendidikan: 16,2%
- Konstruksi: 11,5%
- Transportasi dan Pergudangan: 8,5%
Baca: RI Mulai Menjauh dari China & Amerika dalam Urusan Utang
“Posisi ULN pemerintah relatif aman dan terkendali mengingat hampir seluruh ULN pemerintah merupakan utang jangka panjang,” tegas BI.
Sementara itu, peningkatan ULN bank sentral terutama didorong oleh kenaikan kepemilikan investor non-residen terhadap instrumen moneter Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI), sejalan dengan operasi moneter pro-market dan upaya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah ketidakpastian global yang kembali meningkat.
ULN Swasta Masih Terkontraksi, Tapi Melambat
Di sisi lain, posisi ULN swasta pada triwulan II 2026 tercatat sebesar US$194,6 miliar, atau mengalami kontraksi 0,6% (yoy) – lebih rendah dibandingkan kontraksi 1,3% (yoy) pada triwulan I 2026.
Perkembangan tersebut terutama didorong oleh ULN lembaga keuangan (financial corporations) yang terkontraksi 3,4% (yoy), membaik dibandingkan kontraksi 6,3% (yoy) pada triwulan sebelumnya.
Berdasarkan sektor ekonomi, posisi ULN swasta terutama berasal dari sektor Industri Pengolahan; Jasa Keuangan dan Asuransi; Pengadaan Listrik dan Gas; serta Pertambangan dan Penggalian, dengan pangsa mencapai 79,4% dari total ULN swasta.
Analisis mendalam tentang BI: Utang Luar Negeri RI Tembus US$453,4 M di Q2-2026, Tumbuh 4,4% akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
