Bursa Asia Bergerak Variatif, Kospi Melonjak 2%

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Bursa Asia Bergerak Variatif, Kospi Melonjak 2% yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Data tersebut mencakup harga impor dan ekspor untuk Juli, pembangunan perumahan baru (housing starts), serta penjualan rumah yang masih dalam proses (pending home sales).

Selain data ekonomi, investor juga akan mencermati laporan keuangan perusahaan ritel Home Depot yang dijadwalkan dirilis sebelum pembukaan perdagangan bursa AS.

Ia menilai indeks S&P Equal Weight masih belum mengungguli Nasdaq maupun SOXX dalam sebulan terakhir, yang menunjukkan bahwa saham-saham di luar Big Tech masih relatif tertinggal.

Dari sisi data ekonomi, investor akan mencermati sejumlah indikator ekonomi AS yang akan dirilis hari ini.

Investor masih mencermati sentimen ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Melansir CNBC, indeks Kospi Korea Selatan melonjak 2%.

Bursa Asia Bergerak Variatif, Kospi Melonjak 2% Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 760160, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260818080952-17-760160/bursa-asia-bergerak-variatif-kospi-melonjak-2’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Mentari Puspadini,  CNBC Indonesia 18 August 2026 08:17 Foto: AP/Shuji Kajiyama //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);

Jakarta, CNBC IndonesiaΒ β€” Bursa saham Asia bergerak variatif pada perdagangan Selasa (18/8/2026).

Kinerja perusahaan tersebut akan menjadi salah satu katalis yang diperhatikan pelaku pasar di tengah meningkatnya kekhawatiran mengenai inflasi dan arah kebijakan ekonomi AS.

(mkh/mkh) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260812111403-19-758531/video-negosasi-as-iran-alot-harga-minyak-batubara-masih-tinggi”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/758531?comscore=off”,”time”:267,”title”:”Video: Negosasi AS-Iran Alot, Harga Minyak & Batubara Masih Tinggi”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/12/negosasi-as-iran-masih-alot-harga-minyak-batubara-masih-tinggi-1786508413018_169.png”}]’); Next Article Harga Minyak Mendingin, Bursa Asia Kompak Hijau

Dampak dari hal tersebut adalah meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap potensi eskalasi konflik. akibat Sementara itu, Nikkei 225 Jepang turun 0,9% dan indeks S&P/ASX 200 Australia bergerak sedikitΒ tergelincir.

Pergerakan tersebut terjadi setelah kontrak berjangka saham Amerika Serikat (AS) mengindikasikan pembukaan yang beragam, menyusul sesi perdagangan sebelumnya yang ditutup melemah.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Tekanan terhadap pasar saham terjadi ketika harga minyak naik lebih dari 2% akibat ketidakpastian terkait gencatan senjata antara AS dan Iran yang berakhir pada Senin.

Negosiasi antara kedua negara juga dilaporkan mengalami kebuntuan,

Presiden AS Donald Trump bahkan mengatakan akan menyerang Oman jika negara tersebut dianggap menghalangi langkah AS.

Kenaikan harga minyak kemudian memicu kekhawatiran baru terhadap inflasi dan mendorong imbal hasil obligasi Treasury AS bertenor panjang lebih tinggi.

Faktor penyebabnya adalah reli pasar mulai meluas di luar kelompok saham teknologi berkapitalisasi besar.

“Anda melihat sekeliling dan masih ada lebih banyak ruang untuk bergerak,” kata Basak kepada CNBC dalam wawancara dengan “Closing Bell”. yang mengakibatkan Menurutnya, peluang tersebut semakin terbuka

Imbal hasil Treasury 30 tahun bahkan mencapai level tertinggi yang belum pernah terlihat sejak Juni 2007.

Di Wall Street, indeks Dow Jones Industrial Average dan S&P 500 menjadi penekan utama melalui masing-masing terkoreksi 0,5%.

Sementara itu, Nasdaq relatif lebih baik meskipun tetap ditutup melemah 0,3%.

Baca: Asing Diam-Diam Borong Saham Konglomerat

Meski demikian, Sonali Basak, chief investment strategist di iCapital, menilai pasar saham AS masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan.

Analisis mendalam tentang Bursa Asia Bergerak Variatif, Kospi Melonjak 2% akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

πŸ“‹ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *