Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Ditawari Rp 471 Miliar, Ibu-Anak Petani Malah Usir Raksasa AI yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Namun setelah mengetahui lahan mereka akan disulap menjadi pusat data (data center) raksasa berkapasitas 2,2 gigawatt, sikap mereka berubah drastis.
π Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Ditawari Rp 471 Miliar, Ibu-Anak Petani Malah Usir Raksasa AI Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 760041, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260817151608-17-760041/ditawari-rp-471-miliar-ibu-anak-petani-malah-usir-raksasa-ai’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Redaksi, CNBC Indonesia 17 August 2026 16:30 Foto: Ilustrasi Data Center.
Pexels) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);
Jakarta, CNBC IndonesiaΒ – Sebuah tawaran fantastis datang dari perusahaan teknologi kecerdasan buatan (AI) kepada dua petani perempuan di Kentucky, Amerika Serikat.
Bare bahkan sampai membatalkan kontrak yang sudah diteken dan mengusir perwakilan perusahaan tersebut.
“Enyahlah dan jangan pernah kembali,” kata Bare kepada perwakilan perusahaan, seperti dikutip dari laporan The Wall Street Journal, Minggu (17/8/2026).
Bagi Bare, lahan itu bukan sekadar aset finansial.
Warga terbelah antara yang mendukung dan menolak proyek data center.
Namun tawaran sebesar itu justru ditolak mentah-mentah.
Adalah Delsia Bare (54) dan ibunya, Ida Huddleston (83), pemilik lahan yang menjadi incaran perusahaan AI raksasa yang belakangan diduga kuat adalah Meta.
Menurut Direktur Pengembangan Ekonomi setempat, Tyler McHugh, sekitar 20% warga menolak keras, 20% mendukung penuh, dan 60% sisanya hanya ingin polemik ini segera selesai.
Di sisi lain, perusahaan sempat menjanjikan sejumlah kompensasi ke daerah tersebut, termasuk total kesepakatan lahan senilai US$110 juta atau sekitar Rp1,958 triliun kepada warga yang bersedia menjual, dana Rp267 miliar (US$15 juta) untuk layanan darurat, hingga Rp1,42 triliun (US$80 juta) untuk perbaikan infrastruktur air.
Bare bahkan menggugat proyek tersebut ke jalur hukum, hingga harus berhadapan melalui tetangganya sendiri di pengadilan akibat aturan hukum setempat yang mewajibkan gugatan diarahkan ke pihak yang menyetujui perubahan zonasi.
“Bahkan kalau saya punya Rp471 miliar sekalipun, saya tetap ingin duduk di kursi ini, minum kopi, dan makan di rumah saya seperti biasa,” kata Huddleston, menegaskan bahwa bagi mereka, kenyamanan dan warisan keluarga jauh lebih berharga ketimbang kekayaan instan dari raksasa teknologi AI.
(fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260812152539-19-758620/video-tarik-dana-asing-pasar-modal-ri-masih-butuh-katalis-positif”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/758620?comscore=off”,”time”:520,”title”:”Video; Tarik Dana Asing, Pasar Modal RI Masih Butuh Katalis Positif”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/12/tarik-dana-asing-valuasi-pasar-modal-ri-sudah-sangat-menarik-tapi-butuh-katalis-ini-1786527864022_169.png”}]’); Next Article Naik 17%!
Tanah tersebut telah digarap keluarganya selama hampir 200 tahun, sejak dibeli pertama kali pada 1848, dan pernah menjadi sumber pangan keluarga di masa Depresi Besar AS.
Nilainya mencapai US$26,48 juta atau setara Rp471,34 miliar (kurs Rp17.800/US$) untuk membeli lahan pertanian keluarga.
Proyek ini juga diklaim bakal membuka 400 lapangan kerja tetap.
Meski tergiur banyak warga lain yang akhirnya menjual tanahnya, Bare dan Huddleston tetap kukuh pada pendiriannya.
Sementara dari lahan Huddleston, ditawar 71 acre seharga US$60.000 atau sekitar Rp1,07 miliar per acre.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Amerika Berubah 180 Derajat, Akhirnya Menyerah Ikut Cara China
Awalnya keduanya sempat menandatangani kesepakatan.
Dari lahan milik Bare, perusahaan menawar 463 acre (sekitar 187 hektare) melalui harga US$48.000 atau sekitar Rp854,4 juta per acre.
Kospi Cuma Butuh 5 Menit Buat Kembali ke Level 6.000-an
Ia menyebut keyakinan agamanya sebagai alasan utama menolak tawaran tersebut, sekaligus menyatakan skeptis terhadap masa depan teknologi AI.
“Saya percaya kecerdasan buatan akan menjadi kehancuran umat manusia,” ujar Bare.
Penolakan ini memicu keretakan sosial di Maysville, kota kecil berpenduduk sekitar 8.700 jiwa itu.
Analisis mendalam tentang Ditawari Rp 471 Miliar, Ibu-Anak Petani Malah Usir Raksasa AI akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
π Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
π’ Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
π Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
π’ Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
β οΈ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
