Bupati Terkaya di Jawa Hidup Serba Mewah, Rakyatnya Melarat

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Bupati Terkaya di Jawa Hidup Serba Mewah, Rakyatnya Melarat yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Di saat pulangnya mereka membawa candu, tembakau, dan katun, barang-barang yang akan dijual kepada kepala bawahannya,” tulis Breman.

Kemewahan ini bahkan berdampak langsung ke daerah lain.

Kekuasaan kerap berjalan beriringan melalui kemewahan elite, sementara rakyatnya tetap menanggung penderitaan.

 

(luc/luc) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260810141602-19-757958/video-perdagangan-perak–saham-as-di-bursa-berjangka-kian-marak”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/757958?comscore=off”,”time”:617,”title”:”Video: Perdagangan Perak – Saham AS di Bursa Berjangka Kian Marak”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/10/volatilitas-masih-tinggi-transaksi-bursa-berjangka-2026-diramal-masih-bisa-naik-60-1786347711826_169.png”}]’); Next Article Bupati Terkaya di Jawa Hidup Mewah, Rakyatnya Hidup Menderita

Pegawai kolonial asal Belanda, Multatuli, dalam novelnya Max Havelaar (1860), menyoroti bagaimana kunjungan Bupati Cianjur ke Lebak justru membebani wilayah yang disinggahi.

Menurutnya, bupati datang melalui rombongan besar yang harus ditanggung oleh daerah setempat.

“Ratusan orang itu yang semuanya harus ditampung dan diberi makan, begitu juga kuda-kudanya,” tulis Multatuli.

Baca: Jelang Upacara 17 Agustus, Bendera Pusaka Hilang-Panglima Diturunkan

Menurut Nina Herlina Lubis, kondisi ini tidak lepas dari cara pandang kekuasaan saat itu.

Jan Breman mencatat, sang bupati kerap berkeliling menggunakan kereta berlapis emas, layaknya bangsawan besar.

“Layaknya tuan besar konsumtif, mereka berbelanja barang mewah melalui harga tinggi.

Sejak era kolonial, terdapat kelompok elite lokal yang mampu mengakumulasi kekayaan di tengah kondisi rakyat yang masih berada dalam tekanan ekonomi.

Cianjur, Jawa Barat, menjadi salah satu contoh.

Menurut sejarawan Nina Herlina Lubis dalam Kehidupan Kaum Menak Priangan, 1800-1942 (1998), para bupati merupakan kelompok paling kaya di wilayahnya.

Memasuki awal abad ke-19, wilayah ini berkembang sebagai salah satu daerah terkaya di Pulau Jawa seiring meningkatnya produksi komoditas perkebunan, khususnya kopi.

Cianjur bahkan dikenal sebagai salah satu pusat produksi kopi utama di kawasan Priangan.

Besarnya nilai ekonomi komoditas tersebut ikut mendorong naiknya kekayaan serta kedudukan sosial elite setempat, termasuk para bupati yang memegang kekuasaan di wilayah tersebut.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: RI Punya Utang Miliaran Dolar ke Belanda, Lunas 54 Tahun Kemudian

Dengan demikian, kemakmuran dari industri kopi pada masa itu tidak hanya mengubah perekonomian Cianjur, tetapi juga memperkuat posisi sosial dan ekonomi kalangan penguasanya.

Sejarawan Belanda Jan Breman dalam bukunya Keuntungan Kolonial dari Kerja Paksa: Sistem Perdagangan dari Tanam Paksa Kopi di Jawa 1720-1870 (2014) mencatat, pada masa tanam paksa (1830-1870), Cianjur menjadi penghasil kopi terbesar di wilayah Priangan.

Bupati Terkaya di Jawa Hidup Serba Mewah, Rakyatnya Melarat Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 759788, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260816115415-17-759788/bupati-terkaya-di-jawa-hidup-serba-mewah-rakyatnya-melarat’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); M.

Kerja keras para petani menjadi fondasi kekayaan daerah, tetapi hasilnya lebih banyak mengalir ke kas kolonial dan dinikmati oleh elite lokal, termasuk bupati.

Terlebih, Bupati Cianjur justru dikenal melalui gaya hidup mewah.

Fakhriansyah & Martyasari Rizky,  CNBC Indonesia 16 August 2026 13:15 Foto: Pendopo kantor Bupati Cianjur.

Kabupaten diposisikan sebagai panggung, melalui bupati sebagai aktor utama yang harus menampilkan kemegahan.

“Kabupaten adalah ibarat panggung pertunjukan dengan bupati sebagai pemeran utama yang harus berakting hebat,” ungkap Nina.

Pada akhirnya, sejarah menunjukkan pola yang terus berulang.

Rakyat justru menanggung beban berat dari sistem tanam paksa kopi.

Mereka memperoleh pemasukan dari gaji, pajak, hingga praktik feodalisme yang tidak tertulis.

Namun, kemakmuran itu tidak dirasakan oleh rakyat.

(Dok.detikcom) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);

Jakarta, CNBC Indonesia – Ketimpangan kesejahteraan antara penguasa dan masyarakat bukan fenomena baru dalam sejarah Indonesia.

Pada 1806, produksinya bahkan mencapai sekitar 1,5 juta kopi.

Kekayaan ini kemudian mengangkat posisi elite lokal, termasuk bupati.

Analisis mendalam tentang Bupati Terkaya di Jawa Hidup Serba Mewah, Rakyatnya Melarat akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *