Bos OJK Ungkap Pertumbuhan Kredit Bank Lampaui DPK

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Bos OJK Ungkap Pertumbuhan Kredit Bank Lampaui DPK yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Faktor penyebabnya adalah itu, Dian menegaskan tantangan likuiditas yang dihadapi oleh beberapa bank tidak serta merta mencerminkan kondisi industri perbankan secara keseluruhan.

“OJK terus melakukan pemantauan secara intensif terhadap perkembangan likuiditas baik pada level individual bank maupun industri melalui pendekatan pengawasan berbasis risiko,” ujar Dian.

Ia menyampaikan pula bahwa hingga dengan Juni 2026, secara umum likuiditas perbankan masih cukup ample. yang mengakibatkan Oleh

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae mengakui pertumbuhan kredit perbankan yang lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK), menyebabkan rasio likuiditas industri perbankan pada Juni 2026 menurun.

Tercatat, industri perbankan menyalurkan kredit Rp 9.081 triliun, naik 12,67% secara tahunan (yoy) per Juni 2026, meningkat dari sebulan sebelumnya 11,51%.

Selain itu, rasio AL/NCD mencapai sebesar 101,92 persen (Mei 2026: 108,20 persen) dan AL/DPK sebesar 23,08 persen (Mei 2026: 24,74 persen), yang berada jauh di atas threshold minimal masing-masing sebesar 50 persen dan 10 persen.

(ayh/ayh) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260708101715-19-749069/video-purbaya-guyur-rp-400-triliun-saham-perbankan-ngacir”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/749069?comscore=off”,”time”:359,”title”:”Video: Purbaya Guyur Rp 400 Triliun, Saham Perbankan "Ngacir"?”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/07/08/purbaya-guyur-rp-400-triliun-ke-perbankan-saham-perbankan-ekonomi-ri-ngacir-1783481268601_169.png”}]’); Next Article Bos Bank Neo Commerce (BBYB) Buka Suara Soal Naik Kelas ke KBMI II

Bank OCBC (NISP) Jadi Pengendali OCBC Sekuritas, Beli Rp455 M

Ia melanjutkan, otoritas memahami bahwa kondisi likuiditas dapat bervariasi pada masing-masing bank, bergantung pada struktur pendanaan, profil bisnis, serta strategi pengelolaan aset dan liabilitas yang diterapkan.

Bos OJK Ungkap Pertumbuhan Kredit Bank Lampaui DPK Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 759382, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260814141640-17-759382/bos-ojk-ungkap-pertumbuhan-kredit-bank-lampaui-dpk’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Zefanya Aprilia,  CNBC Indonesia 14 August 2026 16:00 Foto: (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);

Jakarta, CNBC Indonesia – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengakui adanya tekanan terhadap likuiditas perbankan.

Sementara DPK pada periode yang sama naik 10,21% yoy, turun dari bulan sebelumnya 13,47% yoy.

“Dengan demikian, kami melihat bahwa penurunan likuiditas masih tergolong wajar mengingat upaya bank untuk meningkatkan pertumbuhan kredit dan membantu mendorong pertumbuhan ekonomi,” ujar Dian dalam keterangannya, Jumat (14/8/2026).

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Tok!

LCR sebesar 182,75 persen (Mei 2026: 186,54 persen) yang berada di atas ketentuan 100 persen.

Analisis mendalam tentang Bos OJK Ungkap Pertumbuhan Kredit Bank Lampaui DPK akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *