Rupiah Dibuka Perkasa, Dolar AS Turun ke Rp17.800 Pagi Ini

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Rupiah Dibuka Perkasa, Dolar AS Turun ke Rp17.800 Pagi Ini yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Peluang kenaikan suku bunga kini diperkirakan sekitar 44%, turun dari 67% pada pekan sebelumnya.

Ekspektasi tersebut turut menekan imbal hasil obligasi pemerintah AS.

Iran menyatakan kesepakatan melalui Oman mengenai jalur pelayaran baru telah memasuki tahap akhir, tetapi masih terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi AS.

Adapun dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) dijadwalkan akan merilis Survei Konsumen periode Juli pada hari ini.

Konsensus memperkirakan inflasi inti pada Juli naik 0,2% secara bulanan, sedangkan secara tahunan melandai menjadi 2,5% dari 2,6% pada Juni.

Data inflasi akan menjadi petunjuk penting mengenai langkah The Fed berikutnya.

Penambahan tenaga kerja pada dua bulan sebelumnya juga direvisi turun cukup tajam, menunjukkan pasar tenaga kerja tidak sekuat perkiraan awal.

Data tersebut meredakan ekspektasi pasar bahwa bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) akan menaikkan suku bunga pada September.

Indeks tersebut masih bergerak di sekitar posisi terendahnya dalam dua bulan terakhir setelah data ketenagakerjaan AS periode Juli menunjukkan pelemahan.

Perekonomian AS secara tidak terduga kehilangan lapangan kerja pada Juli.

Meski demikian, indeks masih berada di atas 100, yang menunjukkan konsumen Indonesia tetap berada dalam zona optimistis.

Hasil survei tersebut akan dicermati untuk menilai ketahanan konsumsi rumah tangga setelah ekonomi Indonesia tumbuh 5,29% secara tahunan pada kuartal II-2026.

Dampak dari hal tersebut adalah mengurangi daya tarik dolar AS dan memberikan ruang bagi mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

Perhatian pasar global selanjutnya tertuju pada data inflasi AS yang akan dirilis pekan ini. akibat Yield US Treasury tenor 10 tahun turun ke sekitar 4,637%,

Penurunan terutama berasal dari melemahnya penilaian masyarakat terhadap kondisi ekonomi saat ini, pembelian barang tahan lama, dan ketersediaan lapangan kerja.

Ekspektasi konsumen terhadap pendapatan, lapangan kerja, dan kegiatan usaha dalam enam bulan mendatang juga melemah.

Pada Jumat (7/8/2026), rupiah ditutup menguat 0,14% ke posisi Rp17.885/US$.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 09.00 WIB terpantau menguat 0,12% ke posisi 99,666.

//

Pergerakan rupiah hari ini diperkirakan masih akan dipengaruhi olehΒ dinamika dolar AS di pasar global serta penantian terhadap data keyakinan konsumen dari dalam negeri.

Dari eksternal, penguatan DXY pada perdagangan pagi ini belum menghapus tekanan yang dialami dolar AS.

Mata uang Garuda kembali menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS), meski indeks dolar mencoba bangkit pada perdagangan Asia.

Merujuk data Refinitiv, pada pembukaan perdagangan Senin (10/8/2026), rupiah terapresiasi sebesar 0,48% ke posisi Rp17.800/US$.

Penguatan pagi ini memperpanjang tren positif rupiah setelah mengakhiri tiga perdagangan terakhir pekan lalu di zona hijau.

Inflasi yang terus melandai dapat semakin mengurangi peluang pengetatan moneter, sedangkan data yang lebih tinggi dari perkiraan berpotensi kembali mengangkat dolar AS.

Di sisi lain, kenaikan harga minyak masih perlu dicermati.

Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) diperkirakan turun menjadi 116 dari 117,8 pada Juni.

IKK Juni sebelumnya turun dari 120,9 dan menyentuh posisi terendah sejak September 2025.

Faktor penyebabnya adalah ketidakpastian mengenai pembukaan kembali Selat Hormuz. yang mengakibatkan Harga minyak Brent naik sekitar 1,4% ke kisaran US$85 per barel

Rupiah Dibuka Perkasa, Dolar AS Turun ke Rp17.800 Pagi Ini Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 757823, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260810082544-17-757823/rupiah-dibuka-perkasa-dolar-as-turun-ke-rp17800-pagi-ini’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Elvan Widyatama,  CNBC Indonesia 10 August 2026 09:03 Foto: Petugas menjunjukkan uang pecahan dolar Amerika Serikat (AS) dan rupiah diΒ Dolar Asia Money Changer, Jakarta, Rabu (8/7/2026).Β (CNBC Indonesia/Faisal Rahman) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);

Jakarta, CNBC Indonesia – Rupiah membawa momentum positif dari akhir pekan lalu ke pembukaan perdagangan awal pekan.

Konsumsi yang tetap kuat dapat membantu menjaga kepercayaan terhadap prospek ekonomi domestik dan menopang pergerakan rupiah.

(evw/evw) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260807135454-19-757440/video-akhir-pekan-ihsg-reli-rupiah-menguat-ke-rp-17800-an-per-usd”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/757440?comscore=off”,”time”:498,”title”:”Video: Akhir Pekan, IHSG Reli & Rupiah Menguat ke Rp 17.800-an per USD”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/07/akhir-pekan-ceria-ihsg-reli-rupiah-menguat-ke-rp-17800-an-per-usd-1786086220781_169.png”}]’); Next Article Rupiah Tak Bergerak, Dolar AS Stabil di Level Rp17.980 Pagi Ini

Analisis mendalam tentang Rupiah Dibuka Perkasa, Dolar AS Turun ke Rp17.800 Pagi Ini akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

πŸ“‹ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *