IHSG Dibuka Menguat 0,54% Balik Lagi ke Level 6.200

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang IHSG Dibuka Menguat 0,54% Balik Lagi ke Level 6.200 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Di sisi lain, pasar lebih menanti sinyal Gubernur Kazuo Ueda soal peluang kenaikan suku bunga berikutnya di tengah yen yang berada dekat level terlemah dalam empat dekade.

Dari sisi data ketenagakerjaan AS, kondisi masih solid: klaim tunjangan pengangguran mingguan mencapai 197.000, masih lebih baik dari ekspektasi 200.000, sementara klaim berkelanjutan turun ke level terendah dalam lebih dari sebulan. sedangkan Di Jepang, Bank of Japan (BoJ) diperkirakan menahan suku bunga di level 1%,

Pertama, eskalasi geopolitik: serangan drone terhadap kapal gas di Pelabuhan Damietta, Mesir memunculkan kekhawatiran front baru perang AS-Iran, sementara konflik yang memanas antara AS dan Iran mendorong harga minyak Brent melonjak hampir 8% ke US$90,74 per barel, melalui lalu lintas tanker di Selat Hormuz dilaporkan nyaris terhenti.

(CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Jumat (31/7/2026), di tengah sikap wait and see pelaku pasar merespons sederet agenda penting ekonomi global pekan ini.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga pukul 09.00 WIB, IHSG berada di level 6.219,62 atau naik 0,54% dari penutupan perdagangan sebelumnya di 6.186,36.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Asing Ramai-Ramai Borong 10 Saham Ini Saat IHSG Melesat

Nilai transaksi tercatat sekitar Rp 165,66 miliar melalui volume perdagangan mencapai 371,26 juta saham dalam 30.123 kali transaksi.

IHSG Dibuka Menguat 0,54% Balik Lagi ke Level 6.200 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 755301, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260731084949-17-755301/ihsg-dibuka-menguat-054-balik-lagi-ke-level-6200’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Redaksi,  CNBC Indonesia 31 July 2026 09:04 Foto: Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (8/6/2026).

Sentimen dari luar negeri turut positif setelah Wall Street bangkit melalui Nasdaq melonjak 2,8% dipimpin lonjakan 15,5% saham Microsoft usai bisnis cloud Azure tumbuh 43%, sementara inflasi PCE Juni turun 0,1% secara bulanan sesuai ekspektasi, memberi sinyal tekanan inflasi AS mulai mereda dan berpotensi memperkuat ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed.

Namun ada dua tekanan besar yang membayangi pasar hari ini.

Sebanyak 333 saham menguat, 57 saham melemah, sementara 234 saham bergerak stagnan, menunjukkan tekanan jual yang sudah mulai mereda sejak perdagangan kemarin.

Pasar keuangan domestik pada perdagangan kemarin (Kamis, 30/7) ditutup beragam, di mana IHSG menguat 1,56% ke level 6.186,36 ditopang penguatan saham-saham big caps perbankan dan telekomunikasi, sementara rupiah justru melemah 0,17% ke posisi Rp18.075/US$ seiring dolar AS yang berbalik menguat secara global.

Kedua, data ekonomi AS yang mixed: ekonomi AS hanya tumbuh 1,5% (annualized) pada kuartal II-2026, melambat dari 2,1% dan di bawah ekspektasi pasar, meski konsumsi rumah tangga justru menguat menjadi 3,2%.

Investor kini juga menanti sejumlah rilis penting dari Asia dan Eropa.

Kombinasi berbagai sentimen ini membuat pasar hari ini diperkirakan tetap volatile, melalui potensi ditutup di zona hijau jika kabar baik dari AS lebih dominan dibanding tekanan geopolitik dan ketidakpastian kebijakan moneter dari Jepang dan China.

(fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260729125602-19-754727/video-bei-rombak-konstituen-idx80-lq45-idx30″,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/754727?comscore=off”,”time”:153,”title”:”Video: BEI Rombak Konstituen IDX80, LQ45 & IDX30″,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/07/29/bei-rombak-konstituen-idx80-lq45-idx30-1785312190947_169.png”}]’); Next Article IHSG Sesi I Dibuka Menguat 0,17% ke Level 6.141

China dijadwalkan mengumumkan data PMI manufaktur Juli setelah bulan sebelumnya berada di zona ekspansi selama tiga bulan berturut-turut, sementara Zona Euro akan merilis data inflasi tahunan Juni di tengah kekhawatiran lonjakan harga minyak akibat konflik Iran.

Analisis mendalam tentang IHSG Dibuka Menguat 0,54% Balik Lagi ke Level 6.200 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *