Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Laba Ramayana Semester I Anjlok 11%, Ini Penyebabnya yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Perubahan tersebut dipicu oleh kerugian dari perubahan nilai wajar aset keuangan tersedia untuk dijual yang mencapai Rp26,1 miliar, dibandingkan keuntungan Rp10,2 miliar pada tahun sebelumnya.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Pos pajak penghasilan terkait juga berubah menjadi manfaat pajak sebesar Rp5,7 miliar, dari beban pajak Rp2,2 miliar pada semester I-2025.
Dengan adanya rugi komprehensif lain tersebut, total laba komprehensif tahun berjalan turun lebih dalam, yakni 22,60%, menjadi Rp184,5 miliar, dibandingkan Rp238,3 miliar pada semester I-2025.
Adapun total aset RALS hingga semester I tahun ini turun jadi Rp 4,5 triliun dari akhir tahun 2025 yang sebesar Rp 4,7 triliun.
Baca: Target 1.100 Emiten Pada 2030, Bursa Perlu 30 IPO Tiap Tahun
(dce) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260730130931-19-755071/video-h1-2026-bank-bjb-raup-laba-bersih-rp-78283-m”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/755071?comscore=off”,”time”:77,”title”:”Video: H1-2026, Bank bjb Raup Laba Bersih Rp 782,83 M”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/07/30/h1-2026-bank-bjb-raup-laba-bersih-rp-78283-m-1785398854850_169.png”}]’); Next Article BEI Suspensi 72 Emiten, Ada Saham Grup Sinar Mas hingga Indofarma
Sebaliknya, biaya keuangan meningkat 18,74% menjadi Rp16,7 miliar, dibandingkan Rp14,1 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Akibatnya, laba sebelum pajak penghasilan tercatat sebesar Rp238,4 miliar, turun 10,64% dibandingkan semester I-2025 sebesar Rp266,8 miliar.
Sementara itu, pendapatan dari komisi penjualan konsinyasi juga terkoreksi 5,13% menjadi Rp383,9 miliar, dibandingkan Rp404,7 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Beban pokok penjualan barang beli putus berhasil ditekan menjadi Rp590,1 miliar, turun 16,62% dibandingkan Rp707,7 miliar pada semester I-2025.
Sementara beban lainnya menyusut drastis 94,62%, dari Rp1,5 miliar menjadi hanya Rp85 juta.
Baca: 10 Emiten RI Ini Dulu Berjaya Kini Sengsara – Bangkrut: BATA – SRIL
Laba usaha Ramayana tercatat sebesar Rp204,6 miliar, turun 4,37% dibandingkan semester I-2025 yang mencapai Rp213,9 miliar.
Pendapatan keuangan turun 24,48% menjadi Rp50,5 miliar dari sebelumnya Rp66,9 miliar.
Sehingga, laba bruto terkoreksi lebih terbatas, yakni 9,12% menjadi Rp722,7 miliar, dari sebelumnya Rp795,2 miliar.
Selain itu, beban penjualan turun 29,64% menjadi Rp43,2 miliar dari Rp61,4 miliar.
Faktor penyebabnya adalah pendapatan RALS turun 12,65% menjadi sebesar Rp1,31 triliun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp1,50 triliun.
Penurunan pendapatan terutama berasal dari berkurangnya penjualan barang beli putus yang turun 15,42% menjadi Rp928,9 miliar dari sebelumnya Rp1,1 triliun pada semester I-2025. yang mengakibatkan Laba tersebut turun 11,05% dibandingkan Rp230,3 miliar pada semester I-2025.
Mengutip laporan keuangannya dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), anjloknya laba tersebut
Laba Ramayana Semester I Anjlok 11%, Ini Penyebabnya Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 755200, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260730190910-17-755200/laba-ramayana-semester-i-anjlok-11-ini-penyebabnya’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Romys Binekasri, CNBC Indonesia 30 July 2026 19:35 Foto: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono
Jakarta, CNBC Indonesia – PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) mencatat, laba tahun berjalan hingga semester I tahun 2026 mencapai Rp204,9 miliar.
Beban umum dan administrasi juga turun 3,52% menjadi Rp559,5 miliar, dibandingkan Rp580,01 miliar pada semester I-2025.
Di sisi lain, pendapatan lainnya justru meningkat signifikan sebesar 37,29% menjadi Rp84,7 miliar, dari Rp61,7 miliar pada tahun sebelumnya.
Beban pajak penghasilan neto juga turun 8,04% menjadi Rp33,5 miliar, dari Rp36,4 miliar pada tahun sebelumnya.
Rugi komprehensif lain setelah pajak sebesar Rp20,3 miliar, berbalik dari posisi laba komprehensif Rp8,02 miliar pada semester I-2025.
Analisis mendalam tentang Laba Ramayana Semester I Anjlok 11%, Ini Penyebabnya akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
