Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Harga Minyak Turun di Bawah US$90, Ini Penyebabnya yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Pada saat yang sama, serangan udara gabungan AS dan Arab Saudi menghantam kelompok paramiliter pro-Iran di Irak sebagai balasan atas serangan drone ke fasilitas minyak Saudi.
π Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Berdasarkan data Refinitiv hingga pukul 11.00 WIB, harga minyak Brent berada di US$89,60 per barel, turun 1,26% dibanding penutupan sebelumnya di US$90,74 per barel.
Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) terkoreksi 0,97% menjadi US$83,64 per barel dari US$84,46 per barel.
Pelemahan tersebut hadir setelah reli besar pada Rabu.
Di sisi lain, kapal yang melintas di Selat Hormuz masih sangat terbatas.
Sementara jika dibandingkan harga 28 Juli, kenaikannya bahkan mencapai sekitar 6,6% untuk Brent dan 5,5% untuk WTI.
Pergerakan harga kali ini dipengaruhi perkembangan terbaru di jalur distribusi minyak global.
Iran menolak usulan Oman mengenai pengelolaan bersama Selat Hormuz.
Harga Minyak Turun di Bawah US$90, Ini Penyebabnya Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 755020, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260730110559-17-755020/harga-minyak-turun-di-bawah-us-90-ini-penyebabnya’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Emanuella Bungasmara Ega Tirta, CNBC Indonesia 30 July 2026 11:10 Foto: REUTERS/Liz Hampton
Jakarta, CNBC Indonesia – Harga minyak dunia bergerak melemah pada perdagangan Kamis (30/7/2026), setelah sehari sebelumnya melonjak tajam akibat meningkatnya eskalasi konflik Amerika Serikat (AS)-Iran.
Dalam sehari, Brent sempat melonjak hampir 8% dan WTI lebih dari 6%, membalikkan penurunan sekitar 5% yang terjadi sehari sebelumnya ketika pasar sempat berharap ketegangan geopolitik mulai mereda.
//
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Meski harga kini terkoreksi, level minyak masih jauh lebih tinggi dibanding awal pekan.
Analis IG Tony Sycamore menilai semakin lama situasi ini berlangsung, semakin besar peluang pelaku pasar mengembangkan jalur distribusi lain yang dapat mengurangi ketergantungan terhadap Selat Hormuz.
Meski begitu, risiko geopolitik belum surut.
Dibandingkan posisi 20 Juli, Brent telah naik sekitar 0,43%, sedangkan WTI menguat 0,49%.
Iran kemudian mengaku menyerang pangkalan AS di Yordania serta tiga kapal tanker yang melintasi Selat Hormuz melalui jalur yang disebut tidak sah.
Di Laut Merah, Arab Saudi dikabarkan tengah membangun koalisi untuk melindungi jalur pelayaran dari ancaman Houthi, setelah kelompok tersebut sebelumnya mengumumkan blokade laut terhadap Saudi dan memperluas serangan ke kapal tanker di sekitar Bab el-Mandeb.
CNBCΒ IndonesiaΒ
(emb/emb) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260720105559-19-752132/video-as-iran-memanas-harga-minyak-melonjak-tapi-harga-emas-turun”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/752132?comscore=off”,”time”:318,”title”:”Video: AS-Iran Memanas, Harga Minyak Melonjak Tapi Harga Emas Turun”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/07/20/panas-konflik-as-iran-harga-minyak-melonjak-tapi-harga-emas-turun-1784520255959_169.png”}]’); Next Article Stok AS Menyusut & OPEC+ Siap Tahan Produksi, Harga Minyak Naik 4%
Data pelayaran awal memperlihatkan 39 kapal komoditas melintasi Selat Bab el-Mandeb menuju Laut Merah pada Selasa, menjadi jumlah tertinggi sejak 19 Juli.
Dampak dari hal tersebut adalah sebagian premi risiko yang sempat mendorong harga mulai berkurang. akibat Kondisi tersebut memberi sinyal bahwa pasokan minyak masih dapat keluar dari kawasan Timur Tengah melalui rute alternatif,
Analisis mendalam tentang Harga Minyak Turun di Bawah US$90, Ini Penyebabnya akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
π Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
π’ Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
π Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
π’ Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
β οΈ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
