Rupiah Ditutup Rp18.055/US$, BI Optimalkan Triple Intervention dan SRBI

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Rupiah Ditutup Rp18.055/US$, BI Optimalkan Triple Intervention dan SRBI yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Rupiah Ditutup Rp18.055/US$, BI Optimalkan Triple Intervention & SRBI Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 754597, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260729071901-17-754597/rupiah-ditutup-rp18055-us–bi-optimalkan-triple-intervention-srbi’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Robertus Andrianto,  CNBC Indonesia 29 July 2026 07:22 Foto: Petugas menjunjukkan uang pecahan dolar Amerika Serikat (AS) dan rupiah diΒ Dolar Asia Money Changer, Jakarta, Rabu (8/7/2026).Β (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah mengalami depresiasi terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Ke depan, Erwin memastikan penerbitan SRBI terus diarahkan agar selaras melalui kebutuhan pengelolaan likuiditas dan mendukung masuknya aliran modal asing guna memperkuat stabilitas nilai tukar Rupiah.

Di sisi lain, BI juga terus mengoptimalkan berbagai instrumen kebijakan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.

Dampak dari hal tersebut adalah makin mendorong pertumbuhan ekonomi. akibat

“Implementasi Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) akan terus diperkuat guna mendorong pembiayaan kepada sektor-sektor prioritas, termasuk penguatan mekanisme redistribusi likuiditas di sektor keuangan agar transmisi pembiayaan menjadi semakin efektif,” ujar Erwin.

Selain itu, dia menuturkan kebijakan digitalisasi sistem pembayaran juga terus diakselerasi

(haa/haa) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260728102915-19-754340/video-ihsg-labil-jelang-fomc-the-fed–rupiah-masih-dalam-tekanan”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/754340?comscore=off”,”time”:376,”title”:”Video: IHSG Labil Jelang FOMC The Fed – Rupiah Masih Dalam Tekanan”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/07/28/ihsg-labil-jelang-fomc-the-fed-rupiah-masih-dalam-tekanan-1785209786783_169.png”}]’); Next Article Sempat Rp18.000/US$ di Semester I-2026, Rupiah Masih Terancam

Adapun, dia menegaskan posisi SRBI berada dalam tren yang lebih terkendali.

“Berbagai instrumen, termasuk triple intervention di pasar valas (Spot, NDF dan DNDF) serta optimalisasi instrumen moneter seperti SRBI yang didukung fasilitas insentif swap dan DNDF hedging, terus dioptimalkan untuk menjaga stabilitas nilai tukar sekaligus mendukung masuknya aliran modal asing,” ujarnya.

Baca: Daftar Gubernur BI, Perry Warjiyo Satu-Satunya Menjabat 2 Periode

Lebih lanjut, kata Erwin, BI juga terus menjaga kecukupan likuiditas pasar uang dan perbankan diperkuat.

Pelemahan tersebut membuat rupiah berakhir di zona merah selama empat hari perdagangan beruntun.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Direktur Eksekutif Senior, Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas Bank Indonesia (BI) Erwin Gunawan Hutapea, menegaskan bank sentral terus berkomitmen menjaga stabilitas sebagai prasyarat utama mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Mata uang Garuda kembali ditutup melemah terhadap greenback pada perdagangan Selasa (28/7/2026).

Merujuk data Refinitiv, rupiah ditutup terdepresiasi 0,31% ke posisi Rp18.055/US$.

Dampak dari hal tersebut adalah konsisten mendukung pencapaian sasaran inflasi dan mendorong kegiatan ekonomi,” papar Erwin.

Selain itu, dia memastikan optimalisasi bauran kebijakan moneter dalam menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah ditingkatkan. akibat

Baca: Purbaya Pastikan KSSK Solid Jaga Pasar Usai Perry Warjiyo Mundur

“Di tengah ketidakpastian global yang tinggi, stabilisasi nilai tukar Rupiah terus diperkuat

Tidak hanya mengandalkan suku bunga kebijakan, instrumen moneter lain juga dipertajam.

Analisis mendalam tentang Rupiah Ditutup Rp18.055/US$, BI Optimalkan Triple Intervention dan SRBI akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

πŸ“‹ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *