Rupiah Terkoreksi, Pagi Ini Dolar AS Dibuka Naik ke Rp18.060

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Rupiah Terkoreksi, Pagi Ini Dolar AS Dibuka Naik ke Rp18.060 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Pelemahan tersebut melanjutkan tekanan pada perdagangan sebelumnya, ketika rupiah ditutup turun 0,36% dan terparkir tepat di level Rp18.000/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 09.00 WIB terpantau melemah tipis 0,05% ke posisi 101,483.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

//

Pergerakan rupiah hari ini masih akan dipengaruhi oleh sentimen domestik dan eksternal.

Prospek kebijakan The Fed yang lebih ketat masih dapat menjaga kekuatan dolar AS dan membatasi ruang penguatan rupiah.

(evw/evw) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260724102920-19-753511/video-ihsg-terkoreksi-hingga-2-rupiah-lesu-lawan-dolar-as”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/753511?comscore=off”,”time”:386,”title”:”Video: IHSG Terkoreksi Hingga 2% & Rupiah Lesu Lawan Dolar AS”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/07/24/ihsg-terkoreksi-hingga-2-rupiah-lesu-lawan-dolar-as-1784864821502_169.png”}]’); Next Article Breaking News!

Meski melemah tipis pagi ini, DXY masih bertahan di sekitar level tertinggi dalam satu bulan.

Pelaku pasar tengah menantikan hasil pertemuan dua hari Federal Open Market Committee (FOMC) yang berakhir pada Rabu (29/7/2026).

Sejumlah lembaga keuangan besar mulai melihat adanya risiko The Federal Reserve menaikkan suku bunga dalam pertemuan kali ini.

Peluang kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan tersebut mencapai 36,3%, berdasarkan CME FedWatch Tool.

BI juga memastikan tugasnya dalam menjaga stabilitas rupiah, sistem pembayaran, dan sistem keuangan tetap berjalan.

Dari eksternal, dinamika dolar AS di pasar global turut memberikan warna bagi pergerakan rupiah.

Faktor penyebabnya adalah alasan pribadi. yang mengakibatkan Dari dalam negeri, perhatian pelaku pasar masih tertuju pada pergantian kepemimpinan di Bank Indonesia (BI).

Perry Warjiyo mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Gubernur BI pada Sabtu (25/7/2026)

Rupiah Terkoreksi, Pagi Ini Dolar AS Dibuka Naik ke Rp18.060 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 754311, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260728083205-17-754311/rupiah-terkoreksi-pagi-ini-dolar-as-dibuka-naik-ke-rp18060’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Elvan Widyatama,  CNBC Indonesia 28 July 2026 09:03 Foto: Petugas menjunjukkan uang pecahan dolar Amerika Serikat (AS) dan rupiah diΒ Dolar Asia Money Changer, Jakarta, Rabu (8/7/2026).Β (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia – Mata uang Garuda kembali dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (28/7/2026).

Merujuk data Refinitiv, rupiah mengawali perdagangan pagi ini di posisi Rp18.060/US$ atau terdepresiasi sebesar 0,33%.

Angka itu meningkat tajam dibandingkan 16% pada sepekan sebelumnya.

Sementara untuk pertemuan September, pasar memperhitungkan peluang kenaikan suku bunga The Fed sebesar 81%.

Ekspektasi kenaikan bunga tetap bertahan meskipun harga minyak dunia mulai turun dan meredakan sebagian kekhawatiran inflasi.

Kabar tersebut sempat memunculkan kekhawatiran pasar mengenai proses transisi kepemimpinan dan arah kebijakan bank sentral ke depan.

Ekonom Bank Mandiri Faisal Rahman menilai pengunduran diri Perry menjadi sentimen negatif bagi pasar keuangan.

“Ketidakpastian terkait proses transisi kepemimpinan, serta kekhawatiran bahwa pengganti beliau nantinya memiliki kedekatan melalui pemerintah yang dapat memunculkan kembali persepsi negatif mengenai independensi Bank Indonesia, berpotensi meningkatkan premi risiko di pasar keuangan,” papar Faisal kepada CNBC Indonesia.

Sebagai catatan, Dewan Gubernur BI telah menetapkan Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti sebagai pejabat Gubernur sementara dalam rapat yang digelar pada Minggu (26/7/2026).

Destry menegaskan bahwa pelaksanaan tugas dan pengambilan keputusan di BI akan tetap berjalan secara kolektif dan kolegial.

Analisis mendalam tentang Rupiah Terkoreksi, Pagi Ini Dolar AS Dibuka Naik ke Rp18.060 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

πŸ“‹ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *