Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Siap-Siap! ETF Emas Diluncurkan 10 Agustus 2026 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
ETF Emas Diluncurkan 10 Agustus 2026 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 753348, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260723171013-17-753348/siap-siap-etf-emas-diluncurkan-10-agustus-2026’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Romys Binekasri, CNBC Indonesia 23 July 2026 18:40 Foto: Direktur Utama KPEI, Iding Pardi di Gedung BEI, Rabu (20/5/2026).
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Otoritas Jasa Keuangan telah menerbitkan POJK Nomor 2 Tahun 2026 tentang Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif yang Unit Penyertaannya Diperdagangkan di Bursa Efek melalui Aset yang Mendasari Berupa Emas.
Sementara itu, BEI juga telah melakukan penyesuaian sejumlah aturan terkait pencatatan dan perdagangan ETF guna mengakomodasi kehadiran ETF Emas di pasar modal Indonesia.
Sebagai salah satu produsen emas terbesar global melalui cadangan emas yang besar, Indonesia memiliki peluang kuat untuk menjadi mengembangkan ekosistem bullion.
Bahkan dalam rata-rata kinerja 10 tahun terakhir, emas mampu mencatat imbal hasil kompetitif dan memiliki korelasi relatif rendah terhadap saham maupun obligasi.
Dengan adanya fatwa tersebut, ETF Emas diharapkan dapat menjangkau investor syariah yang selama ini mencari instrumen investasi emas yang sesuai prinsip syariat Islam.
Dalam ketentuannya, ETF Syariah Emas wajib terhindar dari unsur riba, gharar, maysir, dan dharar.
Dengan nilai kapitalisasi pasar yang besar serta transaksi harian yang terus meningkat, pasar modal dinilai siap menjadi kanal distribusi investasi emas yang lebih efisien dan transparan.
ETF Emas nantinya berbentuk reksa dana kontrak investasi kolektif yang unit penyertaannya diperdagangkan di BEI, layaknya saham.
Selain itu, setiap unit yang diterbitkan wajib memiliki underlying emas yang tersedia secara fisik dan disimpan dalam allocated account.
Dari sisi regulasi, pengembangan ETF Emas juga mendapat dukungan penuh dari regulator.
Hingga saat ini, sebanyak tujuh Manajer Investasi (MI) telah menyampaikan permohonan perjanjian pendahuluan pencatatan ETF Emas kepada BEI.
“Untuk penerbitannya, saat ini ada tujuh manajer investasi yang telah menyampaikan permohonan perjanjian pendahuluan pencatatan ETF Emas kepada BEI,” ujarnya pada Konferensi Pers Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) BEI, dikutip Jumat (3/7/2026).
Selain itu, survei yang dilakukan BEI kepada investor individu dan institusi menunjukkan bahwa ETF berbasis emas menjadi salah satu produk paling diminati untuk dikembangkan di pasar modal.
Direktur Pengembangan BEI Iding Pardi mengatakan, tanggal peluncurannya bertepatan melalui momentum ulang tahun BEI.
“Nanti, insyaallah di-launching di hari ulang tahun pasar modal tanggal 10 Agustus,” ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kamis (23/7/2026).
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: IHSG Tiba-Tiba Balik Arah, Ditutup Turun 0,30% ke Level 6.315
Iding mengungkapkan, beberapa anggota bursa (AB) sudah menyatakan berminat untuk menerbitkan ETF emas tersebut.
Karakteristik emas sebagai aset lindung nilai membuat instrumen berbasis emas semakin relevan sebagai salah satu alternatif diversifikasi portofolio investasi.
Data dari BEI menunjukkan bahwa sepanjang 2025, emas menjadi salah satu aset melalui pertumbuhan tertinggi.
Faktor penyebabnya adalah menggabungkan keunggulan investasi emas dengan fleksibilitas transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Pengembangan ETF Emas merupakan bagian dari program reformasi ETF yang tengah didorong BEI untuk memperluas variasi produk investasi di pasar modal. yang mengakibatkan Namun, Ia belum dapat merincikannya secara jelas.
“Sudah ada beberapa AB yang akan menerbitkan ETF gold,” ucapnya.
Instrumen ini diproyeksikan menjadi salah satu inovasi penting di industri keuangan nasional
Mayoritas dana investasi akan ditempatkan pada aset emas, sementara sebagian kecil lainnya dapat ditempatkan pada instrumen pasar uang dan kas.
Menariknya, ETF Emas di Indonesia juga dapat diterbitkan melalui prinsip syariah.
Pelemahan Dolar Amerika Serikat, perubahan arah kebijakan suku bunga global, hingga tensi geopolitik internasional membuat investor kembali mencari aset lindung nilai atau safe haven.
Produk ini telah memperoleh Fatwa DSN-MUI Nomor 163/DSN-MUI/VIII/2025 tentang ETF Syariah Emas.
Hingga akhir Mei 2026, jumlah investor tercatat telah melampaui 27 juta investor.
Aset yang mendasari ETF Emas wajib memenuhi standar kemurnian minimum 99,5% berstandar global London Bullion Market Association (LBMA) atau 99,9% sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI).
Bursa Efek Indonesia (BEI) akan meluncurkan aset tersebut pada tanggal 10 Agustus 2026.
Namun demikian, instrumen ini menjadi langkah baru Indonesia dalam membangun ekosistem keuangan yang lebih inklusif, inovatif, dan kompetitif di tingkat internasional.
(fsd/fsd) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260702131103-19-747497/video-incar-pasar-investor-gen-z-bisnis-emas-makin-berkilau”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/747497?comscore=off”,”time”:475,”title”:”Video: Incar Pasar & Investor Gen Z, Bisnis Emas Makin Berkilau”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/07/02/incar-pasar-investor-gen-z-dan-milenial-bisnis-emas-makin-berkilau-1782978515077_169.png”}]’); Next Article OJK Minta Insentif Pajak Buat ETF Emas, Begini Jawaban Airlangga
Karakteristik tersebut membuat emas relevan sebagai instrumen diversifikasi portofolio investasi.
Indonesia memiliki posisi strategis dalam industri emas dunia.
Investor dapat membeli produk ini melalui aplikasi online trading melalui mekanisme transaksi yang mudah dan real time.
Kehadiran ETF Emas akan memberikan mekanisme investasi yang lebih efektif bagi masyarakat.
Meski demikian, investor tetap perlu memahami risiko investasi ETF Emas.
ETF Emas tetap memiliki risiko yang perlu dipahami investor, antara lain pengaruh volatilitas harga emas global, risiko likuiditas perdagangan, serta potensi tracking error antara kinerja ETF dan harga spot emas acuannya.
Langkah ini menunjukkan keseriusan regulator dan pelaku industri dalam membangun ekosistem investasi emas berbasis pasar modal.
Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik menyampaikan bahwa minat pelaku industri terhadap penerbitan ETF Emas terbilang cukup tinggi.
Berbeda melalui pembelian emas fisik yang membutuhkan tempat penyimpanan serta memiliki risiko kehilangan, ETF Emas memberikan eksposur terhadap harga emas melalui sistem perdagangan bursa dengan underlying berupa emas fisik yang tersimpan secara aman di lembaga kustodian dan penyimpan emas berizin.
Melalui ETF Emas, investor dapat memperoleh eksposur terhadap harga emas melalui mekanisme investasi yang lebih praktis, transparan, dan terintegrasi dengan ekosistem pasar modal.
Kehadiran ETF Emas di pasar modal diharapkan mampu menjadi jembatan antara produksi emas nasional melalui kebutuhan investasi investor domestik maupun global.
Saat ini jumlah investor pasar modal Indonesia terus bertumbuh pesat.
Kehadiran produk ini diharapkan mampu membuka akses investasi emas yang lebih mudah, modern, likuid, serta terjangkau bagi investor ritel maupun institusi.
Di tengah kondisi ekonomi global yang masih dipenuhi ketidakpastian, emas kembali menjadi salah satu instrumen investasi yang dilirik.
(CNBC Indonesia/Zefanya Aprilia)
Jakarta, CNBC Indonesia – Pasar modal Indonesia bersiap memasuki era baru investasi berbasis emas melalui kehadiran Exchange-Traded Fund melalui aset yang mendasari berupa emas.
Analisis mendalam tentang Siap-Siap! ETF Emas Diluncurkan 10 Agustus 2026 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
