Breakout 6.400! Ini Penyebab IHSG Melesat 1%

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Breakout 6.400! Ini Penyebab IHSG Melesat 1% yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Dampak dari hal tersebut adalah tren naik jangka pendek masih terkonfirmasi. akibat Setelah terkoreksi tipis pada perdagangan Rabu yang mengakhiri reli sembilan hari berturut-turut, indeks bangkit dan kembali mencetak higher high.

Baca: Bursa Asia Menguat di Tengah Sorotan ke Harga Minyak

Pada grafik harian, IHSG juga masih bergerak jauh di atas weighted moving average (WMA) 9 yang berada di kisaran 6.257,

Sepanjang perdagangan pagi, indeks bergerak di rentang 6.338,24-6.412,62, sekaligus mencatat level tertinggi intraday di atas 6.400.

Aktivitas perdagangan juga meningkat.

Ini Penyebab IHSG Melesat 1% Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 753168, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260723095523-17-753168/breakout-6400-ini-penyebab-ihsg-melesat-1’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); mkh,  CNBC Indonesia 23 July 2026 10:02 Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melanjutkan penguatan pada perdagangan Kamis (23/7/2026).

Meskipun pada perdagangan sebelumnya investor asing masih membukukan jual bersih (net foreign sell) Rp920,3 miliar, optimisme investor domestik serta rotasi ke saham-saham komoditas dan teknologi mampu menjaga momentum penguatan pasar saham Indonesia.

(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260710155059-19-749899/video-jurus-investor-amankan-likuiditas-saat-diadang-isu-perang-msci”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/749899?comscore=off”,”time”:551,”title”:”Video: Jurus Investor Amankan Likuiditas Saat Diadang Isu Perang -MSCI”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/07/10/jurus-investor-amankan-likuiditas-saat-pasar-diadang-isu-perang-msci-1783674650230_169.png”}]’); Next Article Potret IHSG Mendadak Ambruk!

Area 6.400 yang sebelumnya menjadi resistance kini menjadi level penting untuk dipertahankan.

Apabila indeks mampu bertahan di atas level tersebut hingga penutupan perdagangan, peluang melanjutkan penguatan menuju kisaran 6.450-6.500 akan semakin terbuka.

Sebaliknya, apabila gagal mempertahankan level tersebut, bukan tidak mungkin terjadi aksi ambil untung (profit taking) jangka pendek setelah indeks menguat lebih dari 23% sejak menyentuh titik terendah pada awal Juni.

Dari sisi sentimen, penguatan IHSG terjadi setelah Bank Indonesia mempertahankan BI Rate di level 5,25%, sesuai ekspektasi pasar.

Sebanyak 411 saham menguat, 172 saham melemah, dan 382 saham bergerak stagnan, mencerminkan dominasi aksi beli di hampir seluruh sektor.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia turut meningkat menjadi Rp11.208 triliun, atau bertambah sekitar Rp112 triliun dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya sebesar Rp11.096 triliun.

Penguatan IHSG kali ini ditopang oleh reli saham-saham berbasis komoditas, teknologi, dan perbankan.

Dari sisi sektoral, bahan baku memimpin kenaikan sebesar 1,15%, disusul teknologi 1,11%, energi 0,82%, dan utilitas 0,80%.

Menariknya, sektor keuangan masih menjadi satu-satunya sektor yang bergerak di zona merah tipis 0,02%, menunjukkan reli indeks lebih banyak didorong oleh rotasi ke sektor non-keuangan.

Kendati demikian, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menjadi penyumbang terbesar penguatan IHSG melalui kontribusi 5,84 poin.

Selanjutnya disusul PT Capital Financial Indonesia Tbk (CASA) sebesar 5,48 poin, PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) 4,46 poin, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) 4,41 poin, PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) 3,53 poin, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) 3,37 poin, serta PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) 3,26 poin.

Sementara itu, tekanan terhadap indeks berasal dari PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang memangkas 4,41 poin IHSG.

Saham lain yang turut membebani indeks yakni PT Astra International Tbk (ASII), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN), dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI).

Secara teknikal, keberhasilan IHSG menembus level 6.400 menjadi sinyal positif bagi kelanjutan tren jangka pendek.

Nilai transaksi mencapai Rp5,36 triliun melalui volume 15,65 miliar saham yang diperdagangkan sebanyak 807 ribu kali transaksi.

Pada sesi pagi, indeks berhasil menembus level psikologis 6.400 setelah sempat menjadi area yang sulit ditembus dalam beberapa perdagangan terakhir.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 09.54 WIB, IHSG menguat 75,28 poin atau 1,19% ke level 6.409,76.

Analisis mendalam tentang Breakout 6.400! Ini Penyebab IHSG Melesat 1% akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *