Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang BI Tahan Suku Bunga, Rupiah Justru Menguat Tipis ke Rp17.875/US$ yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Sementara kebijakan makroprudensial dan sistem pembayaran tetap bersifat mendukung pertumbuhan ekonomi.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
(evw/evw) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260722120524-19-752859/video-jelang-keputusan-penting-bi-ihsg-rupiah-kompak-melemah”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/752859?comscore=off”,”time”:203,”title”:”Video: Jelang Keputusan Penting BI, IHSG & Rupiah Kompak Melemah”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/07/22/jelang-keputusan-penting-bi-ihsg-rupiah-kompak-melemah-1784697548351_169.png”}]’); Next Article Rupiah Tertekan 3 Hari Beruntun, Dolar AS Kini Naik ke Rp 17.835
Pada Selasa (21/7/2026), rupiah ditutup menguat 0,28% ke level Rp17.880/US$.
Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia per pukul 15.00 WIB terpantau melemah 0,08% ke level 101,092.
//
Penguatan rupiah terjadi di tengah keputusan Bank Indonesia yang mempertahankan suku bunga acuannya.
Sementara enam responden lainnya memproyeksikan suku bunga tetap di level 5,75%.
BI mempertahankan suku bunga setelah melakukan pengetatan selama tiga bulan sebelumnya.
Suku bunga Deposit Facility juga tetap sebesar 4,75%, sedangkan Lending Facility bertahan di level 6,50%.
Adapun, melalui keputusan menahan suku bunga acuan ini, Bank Indonesia (BI) mendorong kebijakan lain, yakni pemberian insentif guna mendorong arus modal asing ke pasar uang Indonesia dalam rangka tetap menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.
“BI memperluas kebijakan insentif dan sejumlah kebijakan lain untuk meningkatkan aliran masuk portofolio asing dan memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah, mempercepat pendalaman pasar uang dan pasar valas serta meningkatkan likuiditas,” papar Gubernur BI Perry Warjiyo, dalam konferensi pers RDG Bulanan BI, Rabu (22/7/2026).
Perry juga menjelaskan, keputusan tersebut konsisten dengan upaya bank sentral memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah di tengah tingginya ketidakpastian global.
“Serta mempertahankan inflasi pada kisaran sasaran 2,5% plus minus 1%,” kata Perry.
Keputusan tersebut berbeda dari proyeksi mayoritas pelaku pasar.
Berdasarkan polling CNBC Indonesia terhadap 14 institusi dan lembaga, delapan responden sebelumnya memperkirakan BI Rate naik 25 basis poin (bps) menjadi 6,00%.
BI Tahan Suku Bunga, Rupiah Justru Menguat Tipis ke Rp17.875/US$ Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 752912, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260722135020-17-752912/bi-tahan-suku-bunga-rupiah-justru-menguat-tipis-ke-rp17875-us-‘; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Elvan Widyatama, CNBC Indonesia 22 July 2026 15:07 Foto: Petugas menjunjukkan uang pecahan dolar Amerika Serikat (AS) dan rupiah di Dolar Asia Money Changer, Jakarta, Rabu (8/7/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah berbalik menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan Rabu (22/7/2026), setelah Bank Indonesia (BI) memutuskan mempertahankan suku bunga acuannya.
Dilansir dari Refinitiv, rupiah ditutup terapresiasi tipis 0,03% ke posisi Rp17.875/US$.
Penguatan ini berbanding terbalik melalui pergerakan pada awal perdagangan, ketika mata uang Garuda dibuka melemah 0,22% di level Rp17.920/US$.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Mau Rights Issue, MEJA Kantongi Restu OJK Gelar RUPSLB
Penguatan ini sekaligus membuat rupiah mencatatkan apresiasi selama dua hari perdagangan beruntun.
Dalam rapat dewan gubernur (RDG BI) yang berlangsung pada 21-22 Juli 2026 memutuskan mempertahankan BI Rate di level 5,75%.
Sejak Mei 2026, bank sentral telah menaikkan BI Rate secara kumulatif sebesar 100 bps hingga mencapai 5,75% pada Juni.
BI menegaskan kebijakan moneter tetap diarahkan untuk menjaga stabilitas rupiah dan inflasi.
Analisis mendalam tentang BI Tahan Suku Bunga, Rupiah Justru Menguat Tipis ke Rp17.875/US$ akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
