Asing Net Buy Rp220 Miliar di Sesi I, Incar Deretan Saham Ini

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Asing Net Buy Rp220 Miliar di Sesi I, Incar Deretan Saham Ini yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Penggerak utama indeks datang dari PT Amman Mineral Internasional Tbk.

(MDKA) sebesar Rp17,91 miliar, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk.

(RAJA) – Rp13,87 miliar

  • PT Adaro Andalan Indonesia Tbk.

    (BULL) – Rp12,16 miliar

  • PT Nusantara Sawit Sejahteraย Tbk.

    (AADI) Rp12,34 miliar.

    Berikut daftar net foreign buy dan net foreign sell investor asing pada perdagangan sesi I Selasa (21/7/2026).

    Net Foreign Buy

    1. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk.

      (AMRT) – Rp10,63 miliar

    (fsd/fsd) Add as a preferred
    source on Google [Gambas:Video CNBC]
    var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260707124550-19-748732/video-mengekor-rupiah-yang-menguat-ihsg-melesat-dekati-level-6000″,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/748732?comscore=off”,”time”:321,”title”:”Video: Mengekor Rupiah Yang Menguat, IHSG Melesat Dekati Level 6.000″,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/07/07/rupiah-menguat-ihsg-ikut-melesat-dekati-level-6000-1783407736610_169.png”}]’); Next Article Asing Net Buy Rp1,01 Triliun di Sesi I, Ini 10 Saham Incaran

    (DSSA) 6,01 poin.

    Dari sisi sentimen, pelaku pasar tengah mencermati dimulainya Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang akan menentukan arah suku bunga acuan, serta pernyataan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang menyebut kondisi perbankan nasional masih solid melalui pertumbuhan kredit 11,5% secara tahunan.

    (PTRO) – Rp41,48 miliar

  • PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

    (BRPT) – Rp21,69 miliar

  • PT Chandra Asri Pacific Tbk.

    Tekanan jual turut menghampiri PT Astra International Tbk.

    (BRMS) – Rp41,92 miliar

  • PT Astra International Tbk.

    (PTRO) Rp41,48 miliar.

    Selain itu, investor asing juga tercatat memburu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

    Nilai transaksi siang ini mencapai Rp11,07 triliun yang melibatkan 30,96 miliar saham dalam 1,76 juta kali transaksi.

    googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Investor Kakap Jepang Tambah Kepemilikam Saham BCIC Jadi 66,40%

    Kenaikan IHSG siang ini berbarengan melalui pengesahan Rancangan Undang-Undang Pusat Finansial Internasional Indonesia (RUU PFII) yang baru saja diketok Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

    (DSSA) melalui nilai mencapai Rp169,72 miliar – jauh melampaui saham lainnya.

    (BBCA) – Rp22,23 miliar

  • PT Barito Pacific Tbk.

    (AMMN) melalui sumbangan 11 poin, disusul PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

    (TLKM) Rp14,12 miliar.

    Di tengah derasnya aliran dana asing yang masuk, sejumlah saham justru menjadi sasaran aksi jual.

    (MDKA) – Rp17,91 miliar

  • PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk.

    (TPIA) Rp19,17 miliar.

    Minat beli asing juga terlihat pada PT Merdeka Copper Gold Tbk.

    (BMRI) sebesar Rp27,98 miliar, PT Energi Mega Persada Tbk.

    Di posisi berikutnya terdapat PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

    (PANI) – Rp16,28 miliar

  • Net Foreign Sell

    1. PT Bakrie & Brothers Tbk.

      Asing Net Buy Rp220 Miliar di Sesi I, Incar Deretan Saham Ini Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 752554, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260721125855-17-752554/asing-net-buy-rp220-miliar-di-sesi-i-incar-deretan-saham-ini’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Redaksi,  CNBC Indonesia 21 July 2026 14:10 Foto: Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (8/6/2026).

      (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

      Jakarta, CNBC Indonesia – Investor asing membukukan aksi beli bersih (net foreign buy) pada perdagangan sesi I Selasa (21/7/2026), sejalan melalui Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang melanjutkan reli dan melesat menembus level 6.319.

      Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), pada sesi pertama hari ini IHSG melesat 1,41% ke level 6.319,85.

      (ENRG) – Rp23,64 miliar

    2. PT Bank Central Asia Tbk.

      (DSSA) – Rp169,72 miliar

    3. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

      Dari eksternal, investor masih dibayangi memanasnya konflik di Timur Tengah setelah kelompok Houthi mengumumkan blokade maritim terhadap Arab Saudi, yang kembali memicu kekhawatiran terhadap pasokan energi global.

      Berdasarkan data Stockbit Sekuritas, investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp220,14 miliar di seluruh pasar (all market).

      Secara keseluruhan, nilai transaksi asing pada sesi I tercatat mencapai Rp5,74 triliun, melalui rincian foreign buy sebesar Rp2,98 triliun dan foreign sell Rp2,76 triliun.

      Aksi beli asing terbesar terjadi pada saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk.

      (AADI) – Rp12,34 miliar

    4. PTย Buana Lintas Lautanย Tbk.

      (BBRI) yang dikoleksi asing senilai Rp92,81 miliar dan PT Petrosea Tbk.

      (BBRI) 7,31 poin dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk.

      (NSSS) – Rp10,75 miliar

    5. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk.

      Penguatan ini sekaligus memperpanjang tren reli indeks yang telah berlangsung sembilan hari bursa berturut-turut.

      Mengutip Refinitiv, sektor properti memimpin penguatan melalui terbang 5,17%, disusul barang baku 3,21%, serta utilitas dan energi yang masing-masing menguat lebih dari 2,5%.

      (BMRI) – Rp27,98 miliar

    6. PT Energi Mega Persada Tbk.

      (KLBF) – Rp15,12 miliar

    7. PT Rukun Raharja Tbk.

      (AMMN) – Rp45,62 miliar

    8. PT Bumi Resources Minerals Tbk.

      (AMMN) senilai Rp45,62 miliar dan PT Bumi Resources Minerals Tbk.

      (TPIA) – Rp19,17 miliar

    9. PT Merdeka Copper Gold Tbk.

      (RAJA) Rp13,87 miliar, serta PT Adaro Andalan Indonesia Tbk.

      Sebanyak 387 saham menguat, 181 melemah, dan 224 lainnya stagnan.

      (BRPT) Rp21,69 miliar, serta PT Chandra Asri Pacific Tbk.

      (ASII) – Rp26,80 miliar

    10. PT Kalbe Farma Tbk.

      (PANI) Rp16,28 miliar, dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk.

      (BNBR) – Rp56,80 miliar

    11. PT Amman Mineral Internasional Tbk.

      (BNBR) menjadi saham yang paling banyak dilepas asing melalui nilai penjualan bersih mencapai Rp56,80 miliar.

      Selanjutnya, asing juga melepas PT Amman Mineral Internasional Tbk.

      Analisis mendalam tentang Asing Net Buy Rp220 Miliar di Sesi I, Incar Deretan Saham Ini akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

      ๐Ÿ“‹ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

      Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

    By

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *