Kemarin Saham Terbang 23,53%, BNBR Tiba-Tiba Ungkap Kabar Terbaru

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Kemarin Saham Terbang 23,53%, BNBR Tiba-Tiba Ungkap Kabar Terbaru yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Menurut perseroan, bisnis waste to energy merupakan salah satu peluang diversifikasi yang memiliki prospek jangka panjang, sejalan melalui tren global menuju transisi energi dan ekonomi sirkular.

Selain itu, proyek tersebut dinilai masih berkaitan erat melalui pengalaman Bakrie Power dalam pembangunan pembangkit listrik untuk pasar business-to-business (B2B).

Dalam proyek ini, Bakrie Power tergabung dalam Consortium Mentari Citra Lestari bersama PT Acritas Karya Persada dan SUS Indonesia Holding Limited.

Akan tetapi sepanjang tahun berjalan BNBRΒ tercatat masih terkoreksi 3,25%.

(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260617093419-19-743259/kepercayaan-investor-tinggi-minat-global-bond-danantara-tembus-rp-18t”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/743259?comscore=off”,”time”:65,”title”:”Kepercayaan Investor Tinggi, Minat Global Bond Danantara Tembus Rp 18T”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/06/17/kepercayaan-investor-tinggi-minat-pada-global-bond-danantara-tembus-rp-81-t-1781668235186_169.png”}]’); Next Article SOFA Gandeng Zhejiang Weiming Garap Proyek PSEL

Seluruhnya masih menunggu penyelesaian studi kelayakan, pembentukan perusahaan patungan (joint venture), serta pemenuhan persyaratan menuju Final Letter of Award.

Adapun BNBRΒ pada perdagangan kemarin naik 23,53% ke level Rp105 dan dalam sebulan terakhir naik 26,86%.

Pasalnya, proyek masih memasuki tahap studi kelayakan (feasibility study) yang akan mengevaluasi aspek teknis, komersial, dan finansial.

Perseroan juga belum bisa menyampaikan skema pembagian hasil melalui Danantara.

Sebab, apabila persyaratan tidak terpenuhi, posisi Bakrie Power masih dapat digantikan oleh mitra cadangan sesuai mekanisme yang ditetapkan Danantara.

BNBR juga mengungkapkan alasan mengikuti tender proyek PSEL.

Kemarin Saham Terbang 23,53%, BNBR Tiba-Tiba Ungkap Kabar Terbaru Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 752386, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260720203255-17-752386/kemarin-saham-terbang-2353-bnbr-tiba-tiba-ungkap-kabar-terbaru’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); mkh,  CNBC Indonesia 21 July 2026 07:30 Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC IndonesiaΒ β€” PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) akhirnya buka suara terkait kabar keterlibatan anak usahanya, PT Bakrie Power, dalam proyek pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL) bersama Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.

Dalam surat tanggapan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) tertanggal 20 Juli 2026, perseroan membenarkan bahwa Bakrie Power melalui Consortium Mentari Citra Lestari telah ditetapkan sebagai mitra terpilih dalam pengembangan proyek PSEL Tahap II.

Faktor penyebabnya adalah masih harus memenuhi sejumlah persyaratan yang ditetapkan Danantara.

“PT Bakrie Power (Consortium Mentari Citra Lestari) sebagai mitra terpilih akan ditetapkan menjadi mitra usaha pengembangan dan pengelolaan PSEL setelah persyaratan dalam conditional letter of award dipenuhi sepenuhnya,” tulis manajemen BNBR dalam keterbukaan informasi, dikutip Selasa (20/7/2026).

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Perseroan menjelaskan, status tersebut menjadi alasan BNBR belum menyampaikan keterbukaan informasi kepada publik. yang mengakibatkan Namun, penunjukan tersebut belum bersifat final

Ketentuan tersebut baru akan dibahas dalam proses negosiasi Sponsor Agreement setelah studi kelayakan selesai dan para pihak menyepakati struktur investasi, alokasi risiko, serta mekanisme pembagian keuntungan.

Sementara itu, terkait prospek bisnis, BNBR menyatakan jadwal pembangunan, target operasi komersial (COD), hingga estimasi kontribusi proyek terhadap pendapatan maupun laba bersih Bakrie Power dan perseroan secara keseluruhan masih belum dapat ditentukan.

Acritas disebut memiliki pengalaman membangun proyek sejenis di Surabaya, sementara SUS Indonesia akan berperan sebagai penyedia teknologi (technology provider) melalui pengalaman implementasi proyek serupa di berbagai negara.

Meski telah ditetapkan sebagai mitra terpilih, BNBR mengaku belum dapat mengungkapkan besaran investasi yang akan digelontorkan maupun apakah nilainya mencapai lebih dari 20% ekuitas perseroan.

Analisis mendalam tentang Kemarin Saham Terbang 23,53%, BNBR Tiba-Tiba Ungkap Kabar Terbaru akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

πŸ“‹ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *