Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Asing Balik Borong Saham RI, Bank Mandiri Jadi Buruan Utama yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) juga bertambah 3,95% menjadi Rp10.749 triliun.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260713135159-19-750395/video-ketidakpastian-masih-tinggi-ihsg-awal-pekan-bisa-terus-hijau”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/750395?comscore=off”,”time”:515,”title”:”Video: Ketidakpastian Masih Tinggi, IHSG Awal Pekan Bisa Terus Hijau?”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/07/13/ketidakpastian-masih-tinggi-tapi-ihsg-berhasil-menguat-di-level-5900-an-1783926208055_169.png”}]’); Next Article Asing Kompak Incar 10 Saham Ini Kala IHSG Terbang
Faktor penyebabnya adalah ada transaksi di pasar negosiasi senilai Rp 983,3 miliar.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Posisi berikutnya ditempati PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) sebesar Rp243,6 miliar dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) senilai Rp237,9 miliar.
Selain itu, asing juga memborong PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar Rp133,1 miliar, PT Timah Tbk (TINS) Rp66,8 miliar, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) Rp61,3 miliar, serta PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp52,2 miliar.
Selengkapnya, berikut 10 saham dengan net buy asing terbesar sepanjang pekan lalu:
- PT Paragon Karya Perkasa Tbk (PKPK) – Rp 983,3 miliar
- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) – Rp557,6 miliar
- PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) – Rp243,6 miliar
- PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) – Rp237,9 miliar
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) – Rp133,1 miliar
- PT Timah (Persero) Tbk (TINS) – Rp66,8 miliar
- PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) – Rp61,3 miliar
- PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) – Rp52,2 miliar
- PT Barito Pacific Tbk (BRPT) – Rp45,8 miliar
- PT Gudang Garam Tbk (GGRM) – Rp41,5 miliar
Baca: Siap-Siap! yang mengakibatkan Sementara itu, PT Paragon Karya Perkasa Tbk (PKPK) mencatat net buy asing jumbo
Setelah sempat berfluktuasi pada awal pekan, IHSG akhirnya ditutup menguat 4,24% ke level 6.175,535, sekaligus mencatat kenaikan mingguan terbesar dalam beberapa bulan terakhir.
Penguatan IHSG terjadi di tengah meningkatnya aktivitas perdagangan.
Investor asing mencatatkan aksi beli bersih (net foreign buy) di pasar saham Indonesia pada perdagangan sepekan 13-17 Juli 2026.
Setelah sempat membukukan aksi jual bersih pada pekan sebelumnya, dana asing kini kembali masuk melalui nilai mencapai Rp441,4 miliar, ditopang pembelian besar pada saham-saham perbankan dan emiten berkapitalisasi besar.
Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menjadi incaran utama investor asing dengan nilai beli bersih mencapai Rp557,6 miliar di pasar reguler.
Rata-rata nilai transaksi harian naik 36,25% menjadi Rp13,99 triliun dari Rp10,27 triliun pada pekan sebelumnya.
Empat Perusahaan Bakal IPO
Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menorehkan kinerja impresif sepanjang perdagangan 13-17 Juli 2026.
(CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Jakarta, CNBC Indonesia — Aliran dana asing kembali masuk ke pasar modal seiring melalui penguatan Indeks Harga Saham Gabungan.
Sementara rata-rata volume transaksi harian melonjak 27,75% menjadi 26,17 miliar saham, sedangkan frekuensi transaksi meningkat 24,60% menjadi 2,33 juta kali per hari.
Asing Balik Borong Saham RI, Bank Mandiri Jadi Buruan Utama Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 751998, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260719194351-17-751998/asing-balik-borong-saham-ri-bank-mandiri-jadi-buruan-utama’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); mkh, CNBC Indonesia 20 July 2026 07:30 Foto: Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (30/6/2026).
Analisis mendalam tentang Asing Balik Borong Saham RI, Bank Mandiri Jadi Buruan Utama akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
