Heboh Penemuan Gunung Emas 53 Juta Ton di Kalimantan, Ini Kronologinya

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Heboh Penemuan Gunung Emas 53 Juta Ton di Kalimantan, Ini Kronologinya yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Sebab, telah berhasil membuat Presiden Soeharto ketipu.

Proyek Freeport di tanah Papua jadi salah satu buktinya.

Seketika, kabar itu langsung heboh.

Pada saat bersamaan, Freeport merilis hasil verifikasi: tanah Busang tidak mengandung emas.

Berbagai peneliti independen juga melaporkan hal serupa.

Bergeraklah tim Freeport ke sana.

Tak disangka, pada 19 Maret 1997, hari yang sama saat Freeport melakukan verifikasi, tersiar kabar kalau bos Bre-X menghilang.

Konon dia mengasingkan diri di Amerika Selatan.

 

(luc/luc) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260702131103-19-747497/video-incar-pasar-investor-gen-z-bisnis-emas-makin-berkilau”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/747497?comscore=off”,”time”:475,”title”:”Video: Incar Pasar & Investor Gen Z, Bisnis Emas Makin Berkilau”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/07/02/incar-pasar-investor-gen-z-dan-milenial-bisnis-emas-makin-berkilau-1782978515077_169.png”}]’); Next Article Gunung Emas 53 Juta Ton Ditemukan di Kalimantan, Ternyata…

Ditemukan pula surat wasiat.

“Kursi belakang melalui satu-satunya penumpang itu sudah kosong, dan pintu kanan helikopter terbuka,” tulis Bondan Winarno (1997:117)

Di darat, tim SAR menemukan mayat yang diyakini Guzman.

Namun, tetap saja tak bisa diselesaikan dan masih menyisakan tanda tanya terutama soal hilangnya Guzman.

Mengutip kembali laporan BBC International, setelah kejadian itu batang hidung Guzman tak terlihat lagi.

Keluarga pun tidak mengetahuinya hingga sekarang.

Akan tetapi, keluarga yakin dia masih hidup.

Sebut saja orang terdekat Presiden Soeharto, seperti pengusaha Bob Hasan dan anak Soeharto sigit.

Keduanya langsung “ngiler”.

Namun, peristiwa itu akhirnya menimbulkan kehebohan besar yang justru berakhir melalui rasa malu bagi pihak-pihak yang terlibat.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Lantas bagaimana ceritanya?

Baca: Kejaksaan Agung RI Tangkap Mantan Menteri, Temukan Brankas Isi Rp4 M

Bikin Geger

Narasi gunung emas pertama kali dikeluarkan oleh perusahaan tambang asal Kanada, Bre-X.

Lewat perusahaannya masing-masing, perlahan keduanya menguasai area penambangan di Busang.

Pada 1997, Bob Hasan sudah mengakuisisi 50% saham PT Askatindo Karya Mineral dan PT Amsya Lina di mana keduanya menguasai penambangan Busang I dan Busang II.

Bahkan, Sigit dibujuk oleh pihak Bre-X uang US$1 juta per bulan agar perusahaannya, PT Panutan Daya, menjadi konsultan di Busang.

Awalnya semua berjalan lancar.

Bahkan, mereka sampai menyandera bos Bre-X, David Walsh, untuk meminta uangnya kembali.

Butuh waktu lama agar kasus ini mereda.

Temuan yang disebut-sebut sebagai gunung emas tersebut diperkirakan memiliki kandungan mencapai 53 juta ton.

Kabar itu sempat menarik perhatian banyak pihak yang ingin ikut memburu kekayaan tersebut.

Dia yakin bahwa mayat itu bukan Guzman.

Setelah melakukan penelusuran hingga Kanada, keyakinan itu benar.

Hal itu membuat banyak orang dari waktu ke waktu selalu tertarik untuk menjadikan logam mulia sebagai pilihan utama dalam berinvestasi.

Pada 1993, pernah ada laporan mengenai penemuan cadangan emas dalam jumlah sangat besar di Kalimantan.

Heboh Penemuan Gunung Emas 53 Juta Ton di Kalimantan, Ini Kronologinya Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 751842, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260718131532-17-751842/heboh-penemuan-gunung-emas-53-juta-ton-di-kalimantan-ini-kronologinya’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Redaksi,  CNBC Indonesia 18 July 2026 14:15 Foto: Infografis/Gunung Emas Terbesar Dunia/Edward Ricardo

Jakarta, CNBC Indonesia – Emas tetap dipandang sebagai salah satu instrumen investasi yang paling stabil di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Keikutsertaan proyek emas di tengah ketidakpastian ekonomi tahun 1990-an menjadi secercah harapan.

Kesimpulannya, dia masih hidup dan sengaja disembunyikan.

Rupanya, kejadian ini punya benang merah atas kasus gunung emas Busang.

Tempo (30 November 1998) menyebutnya sebagai perusahaan gurem, tanda dia bergerak kecil-kecilan.

Sebagaimana diuraikan Bondan Winarno dalam laporan investigasi Bre-X: Sebongkah Emas di Kaki Pelangi (1997:50) pada 1993, perusahaan sebelumnya telah melakukan perjalanan 12 hari di Kalimantan Timur.

Apalagi, perusahaan juga mengumumkan kalau tanah Busang bak memiliki gunung emas sebesar 53 ton.

Alhasil, di Kanada, saham Bre-X langsung meroket dan mencapai rekor tertingginya sepanjang sejarah.

BBC International mencatat nilai perusahaan dari semula sangat kecil berubah seketika menjadi Rp7 triliun.

Sedangkan di Indonesia, para petinggi negara dan pengusaha langsung kepincut.

Tidak terdapat emas di batuan Busang dari tahun 1995-1997.

Seketika, kabar itu membuat heboh Indonesia.

Mereka menyusuri hutan tropis antah berantah demi menemukan wilayah, yang menurut ahli geologi John Felderhof kaya akan emas, bernama Busang.

Usai menelusuri dan memastikan potensi kawasan, perusahaan membuat surat terbuka kepada para investor.

Namun, naluri investigasi Bondan Winarno sebagai jurnalis berkata lain.

Dalam kasus Busang, Soeharto menunjuk PT Freeport-McMoran sebagai perusahaan tambang mewakili pemerintah.

Bos itu bernama Michael de Guzman, Direktur Eksplorasi Bre-X.

Dikabarkan, Guzman tewas bunuh diri melompat dari kursi penumpang helikopter perjalanan Samarinda-Busang.

Dari sinilah fakta emas Busang mulai terungkap.

Baca: Kronologi Penggerebekan Rumah Eks Wamen & Penemuan Emas 375 Kg

Kena Prank

Sebagai perusahaan ternama, Freeport menjalankan prosedur ketat, yakni verifikasi lapangan.

Inti surat itu menjelaskan prospek masa depan Busang, yang jika digarap serius, maka bisa saja para investor akan kaya raya.

Di Indonesia sendiri memang sudah banyak orang kaya berkat tambang emas.

Mereka wajib mengambil sampel untuk membuktikan di laboratorium bahwa tanah tersebut benar mengandung emas.

Akan tetapi, tak mudah bagi Bre-X berbisnis di Indonesia.

Presiden Soeharto mengharuskan perusahaan asing berbagi saham dan bekerjasama melalui pemerintah.

Analisis mendalam tentang Heboh Penemuan Gunung Emas 53 Juta Ton di Kalimantan, Ini Kronologinya akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *