IHSG Naik 1,1%, Volume Pasar Naik dan Emiten Bank Diserbu

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang IHSG Naik 1,1%, Volume Pasar Naik dan Emiten Bank Diserbu yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Dampak dari hal tersebut adalah investor mulai kembali melakukan akumulasi, terutama pada saham bank besar yang memiliki fundamental dan likuiditas tinggi.

Selain itu, tekanan arus keluar dana asing (foreign outflow) mulai terlihat lebih terbatas dibandingkan periode sebelumnya. akibat Menurutnya, sektor perbankan sedang mengalami technical rebound setelah sebelumnya mendapat tekanan cukup signifikan

Hal ini seiring melalui Bank Central Asia (BBCA), Bank Rakyat Indonesia (BBRI), Bank Mandiri (BMRI), dan Bank Negara Indonesia (BBNI) menyumbang 54,7 poin terhadap penguatan IHSG hari ini. 

Analis Panin Sekuritas Elandry Pratama mengatakan penguatan saham-saham perbankan belakangan ini didorong oleh kombinasi beberapa faktor.

Total nilai transaksi mencapai Rp 16,32 triliun, melibatkan 24,04 miliar saham dalam 1,99 juta kali transaksi.

Faktor penyebabnya adalah ada hubungan ke BI dan banyak juga terkait LCT dan sebagainya,” papar Destry.

Selain pelonggaran NDF offshore bagi dealer PUVA, BI juga memperluas instrumen operasi moneter valas dengan instrumen spot dan swap dalam valuta Offshore Chinese Renminbi (CNH) terhadap rupiah.

(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260708101715-19-749069/video-purbaya-guyur-rp-400-triliun-saham-perbankan-ngacir”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/749069?comscore=off”,”time”:359,”title”:”Video: Purbaya Guyur Rp 400 Triliun, Saham Perbankan "Ngacir"?”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/07/08/purbaya-guyur-rp-400-triliun-ke-perbankan-saham-perbankan-ekonomi-ri-ngacir-1783481268601_169.png”}]’); Next Article IHSG Reli 4 Hari, Hari Ini Ditutup Naik 1,15% yang mengakibatkan Adapun, kebijakan ditempuh guna mendukung stabilitas nilai tukar rupiah serta pendalaman pasar keuangan domestik.

“Dalam rangka stabilisasi moneter bisa jual NDF tidak boleh beli cover di DNDF itu sifatnya voluntary, Kenapa primary dealers

Kami menggunakan kanwil di luar untuk masuk monitor NDF,” kata Destry.

Menurut Destry, BI masuk ke pasar NDF melalui bantuan kantor-kantor perwakilan di luar negeri, termasuk Singapura, HongKong dan New York.

“Kami menggunakan kanwil di luar untuk masuk monitor NDF,” tambahnya.

Selain itu, BI juga memberi pengecualian atas larangan transaksi NDF (Non-Deliverable Forward) jual valas terhadap rupiah di pasar luar negeri (offshore) bagi dealer utama Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing (PUVA) tertentu yang memenuhi syarat.

Tercatat ada 363 emiten naik, 274 turun, dan 328 tidak bergerak. 

Pasar juga kembali ramai hari ini melalui saham perbankan menjadi perhatian utama investor.

(CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melesat kencang hari ini, Jumat (17/6/2026).

Pergerakan IHSG hari ini didorong oleh emiten bank jumbo. 

IHSG ditutup naik 67,32 poin atau 1,1% ke level 6.173,53 melalui lebih banyak emiten yang berada di zona hijau.

IHSG Naik 1,1%, Volume Pasar Naik dan Emiten Bank Diserbu Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 751706, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260717161237-17-751706/ihsg-naik-11-volume-pasar-naik-dan-emiten-bank-diserbu’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Zefanya Aprilia,  CNBC Indonesia 17 July 2026 16:37 Foto: Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (30/6/2026).

Ia juga menyebut sentimen terkait kebijakan High Shareholding Concentration (HSC) turut memberikan persepsi positif terhadap peningkatan transparansi dan kualitas pasar modal Indonesia.

“Meski demikian, investor tetap perlu mencermati faktor eksternal seperti arah suku bunga global, pergerakan rupiah, dan keberlanjutan capital flow asing untuk melihat apakah penguatan sektor perbankan dapat berlanjut,” ungkap Elandry kepada CNBC Indonesia, Jumat, (17/7/2026).

Sementara itu, Head of Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Liza Camelia Suryanata menilai penguatan saham perbankan juga dipengaruhi respons positif investor terhadap pernyataan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti dalam CNBC Indonesia Investment Forum 2026.

“Finally investor asing mendengar senior deputy governor berbicara sendiri tentang menjamin bank-bank Indonesia tidak menanggung kerugian BI dalam skema stabilisasi rupiah,” ungkap Liza.

Sebelumnya, dalam acara tersebut, Destry mengatakan, dalam forum yang digelar di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (15/7/2026), Destry mengungkapkan BI telah masuk ke pasar Non-Deliverable Forward (NDF) offshore sejak April 2026 sebagai bagian dari upaya stabilisasi rupiah.

“Sejak April, BI terobosan BI masuk di pasar NDF 24 jam 6 hari.

Kapitalisasi pasar pun merangkak naik menjadi Rp 10.749 triliun. 

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Sebagai perbandingan pada perdagangan-perdagangan sebelumnya, nilai transaksi sulit melampaui Rp 15 triliun.

Kondisi tersebut memberikan ruang bagi investor untuk kembali masuk ke saham-saham big caps perbankan dan memperbaiki sentimen pasar.

Baca: Saham Bank Kompak Diborong Asing & Jadi Penopang IHSG

Dari sisi fundamental, Elandry menilai ekspektasi terhadap perbaikan likuiditas, potensi pemulihan pertumbuhan kredit, serta valuasi saham bank yang semakin menarik menjadi katalis tambahan bagi sektor tersebut.

Rata-rata nilai transaksi hanya sekitar Rp 10 triliun.

Mengutip Refinitiv, sektor finansial menjadi penopang utama IHSG dengan kenaikan 3,2%.

Analisis mendalam tentang IHSG Naik 1,1%, Volume Pasar Naik dan Emiten Bank Diserbu akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *